Instagram.com/thehartonos.family
Melengkapi deretan aktivitas belajarnya, Clayton juga mengikuti ekstrakurikuler robotik sebanyak satu kali dalam seminggu.
Kegiatan ini menjadi salah satu wadah bagi anak untuk mengenal dunia sains dan teknologi melalui cara yang lebih interaktif.
Berbeda dengan coding yang lebih banyak berfokus pada logika pemrograman, robotik mengajak anak untuk melihat secara langsung bagaimana sebuah program dapat diterapkan pada sebuah perangkat atau robot.
Dalam pembelajaran robotik, anak biasanya diajak merakit komponen sederhana, memahami cara kerja sensor, hingga memprogram robot agar dapat menjalankan perintah tertentu.
Proses tersebut mendorong anak untuk berpikir kritis sekaligus mencari solusi ketika robot yang dibuat belum bekerja sesuai harapan. Aktivitas ini juga melatih ketelitian karena setiap komponen perlu dipasang dengan tepat agar dapat berfungsi dengan baik.
Mulai dari olimpiade matematika, bahasa Inggris, coding, Mandarin, parkour, catur, hingga robotik, setiap aktivitas menunjukkan beragam bidang yang ia eksplorasi sejak usia dini.
Menariknya lagi, melalui caption unggahan tersebut, Nadia Fredericha mengungkapkan bahwa Clayton sudah memiliki rencana untuk menambah dua kelas baru mulai bulan depan, yaitu sempoa dan science.
Terlepas dari padatnya aktivitas yang dijalani, setiap anak memiliki minat, bakat, dan kesiapan yang berbeda-beda.
Mama dan Papa dapat menjadikan kisah Clayton sebagai inspirasi untuk mengenalkan berbagai aktivitas kepada si Kecil, sambil tetap menyesuaikannya dengan kebutuhan, kemampuan, dan waktu istirahat anak agar proses belajar tetap terasa menyenangkan.