Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pedagang Jajanan di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak, Ini Faktanya
TikTok.com/polrescirebonkota/fanny.crisna
  • Pedagang cimin berinisial US (45) ditahan Polres Cirebon Kota setelah diduga mencabuli sedikitnya tujuh anak perempuan berusia 6–9 tahun.
  • Kasus terungkap dari kecurigaan orangtua korban, lalu warga mengamankan US pada 18 Agustus 2026 sebelum menyerahkannya kepada polisi.
  • Polisi menduga US memakai alasan menimbang atau mengangkat tubuh anak sebagai modus dan masih menyelidiki kemungkinan korban lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kasus dugaan pencabulan terhadap anak kembali terjadi dan membuat warga Cirebon resah.

Seorang pedagang jajanan berinisial US (45) diamankan polisi setelah diduga melakukan pencabulan terhadap sejumlah anak perempuan yang masih berusia 6–9 tahun.

Polisi menyebut sedikitnya tujuh anak telah terdata sebagai korban dalam kasus tersebut.

Dugaan perbuatan itu disebut dilakukan dengan modus menawarkan untuk menimbang berat badan anak. Lantas, bagaimana kasus ini bisa terungkap dan apa saja fakta yang telah disampaikan polisi?

Berikut Popmama.com telah merangkum faktanya. Yuk simak!

1. Pedagang cimin di Cirebon ditahan polisi

TikTok.com/polrescirebonkota

Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di Kota Cirebon melibatkan seorang pedagang aci mini atau cimin berinisial US (45).

Pria tersebut kini telah diamankan dan menjalani proses hukum setelah diduga melakukan tindakan pencabulan terhadap sejumlah anak perempuan.

Kasus ini terungkap setelah salah satu orangtua korban merasa curiga dengan perilaku US ketika berjualan di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

Kecurigaan tersebut kemudian disampaikan kepada orangtua lainnya. Dari komunikasi dan penelusuran tersebut, polisi menemukan beberapa anak yang diduga mengalami perlakuan serupa.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap US dan mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui rangkaian kejadian secara lebih lengkap. US saat ini berstatus tersangka dan ditahan di Polres Cirebon Kota.

Aparat juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kasus tersebut untuk segera melapor kepada kepolisian. Langkah tersebut penting agar penyidik dapat memastikan apakah masih ada korban lain yang belum terdata.

2. Tujuh anak perempuan diduga menjadi korban

Popmama.com/Violin Heldina/AI

Penyelidikan sementara polisi menemukan sedikitnya tujuh anak perempuan yang diduga menjadi korban dalam kasus ini. Mereka diketahui masih berusia sangat muda, yakni sekitar 6 hingga 9 tahun.

Menurut keterangan kepolisian, dugaan kejadian berlangsung di waktu dan lokasi yang berbeda ketika US berjualan cimin secara berpindah-pindah di sekitar permukiman warga.

Kondisi tersebut membuat penyidik masih perlu mendalami setiap laporan untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang terjadi.

Jumlah tujuh korban tersebut juga belum menjadi angka akhir.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui kemungkinan adanya anak lain yang pernah mengalami kejadian serupa tetapi belum melapor atau belum teridentifikasi.

Dalam menangani kasus yang melibatkan anak, identitas serta informasi pribadi korban perlu dilindungi.

Karena itu, informasi mengenai korban sebaiknya tidak disebarluaskan secara detail, termasuk nama, alamat, sekolah, maupun hal lain yang dapat membuat mereka mudah dikenali.

3. Pelaku diduga menggunakan alasan menimbang berat badan

Popmama.com/Violin Heldina/AI

Polisi mengungkap bahwa US diduga menggunakan alasan hendak menimbang atau mengangkat tubuh anak sebagai cara untuk mendekati korban.

Kesempatan tersebut kemudian diduga dimanfaatkan untuk melakukan tindakan yang mengarah pada pencabulan.

Modus tersebut menjadi salah satu bagian yang sedang didalami penyidik dalam pemeriksaan terhadap tersangka.

Polisi juga menelusuri kejadian-kejadian lain yang dilaporkan oleh keluarga korban untuk memastikan apakah terdapat pola yang sama.

Salah satu dugaan kejadian disebut berlangsung ketika seorang anak membeli jajanan dari US di lokasi yang kondisi sekitarnya relatif sepi.

Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan detail setiap peristiwa dan mengumpulkan keterangan yang dibutuhkan dalam proses penyidikan.

Kasus ini menjadi pengingat bagi orangtua untuk tetap mengajarkan anak mengenai batasan tubuh. Anak juga perlu mengetahui bahwa mereka berhak menolak perlakuan yang membuat tidak nyaman dan dapat segera bercerita kepada orang dewasa yang dipercaya.

4. Warga sempat mengamankan terduga pelaku

Popmama.com/Violin Heldina/AI

Dugaan kasus ini kemudian berkembang setelah warga menemukan US dan menduga adanya tindakan terhadap seorang anak pada 18 Agustus 2026. Warga yang berada di lokasi kemudian mengamankan pria tersebut sebelum menyerahkannya kepada pihak kepolisian.

Tindakan warga dilakukan untuk mencegah situasi berkembang menjadi aksi main hakim sendiri.

Setelah diamankan, US dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasus tersebut selanjutnya ditangani Satreskrim Polres Cirebon Kota. Polisi mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara serta mengamankan sejumlah barang yang dianggap berkaitan dengan penyelidikan.

Aparat juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri apabila menemukan atau mencurigai adanya tindak kekerasan terhadap anak.

Informasi sebaiknya segera disampaikan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sesuai prosedur hukum sekaligus memastikan keselamatan anak yang menjadi korban.

5. Polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain

TikTok.com/polrescirebonkota

Hingga informasi terbaru yang disampaikan kepolisian, terdapat tujuh anak perempuan yang telah terdata sebagai korban.

Namun, penyidik masih melakukan pendalaman karena tidak menutup kemungkinan adanya anak lain yang pernah mengalami kejadian serupa.

Polisi meminta masyarakat yang memiliki informasi mengenai dugaan kejadian serupa untuk segera melapor.

Keterangan dari masyarakat dan keluarga korban dapat membantu penyidik mengetahui apakah terdapat rangkaian kejadian lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Penanganan kasus ini juga perlu memperhatikan kondisi anak yang diduga menjadi korban.

Selain proses hukum, perlindungan dan pendampingan terhadap anak menjadi bagian penting agar mereka tidak kembali mengalami tekanan selama perkara berlangsung.

Bagi orangtua, kasus ini juga dapat menjadi momentum untuk mengingatkan anak mengenai body safety dengan cara sederhana.

Anak perlu mengetahui bagian tubuh pribadi, memahami bahwa mereka boleh mengatakan tidak terhadap sentuhan yang membuat tidak nyaman, serta mengetahui kepada siapa harus bercerita ketika mengalami atau melihat sesuatu yang membuat mereka takut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article