Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Seru! Tradisi Mendongeng Hidup Lagi Lewat Lomba Kebudayaan
Popmama.com/Keisha Felita Aryamaulana
  • Kementerian Kebudayaan RI menghidupkan kembali tradisi mendongeng lewat program nasional Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 yang melibatkan 2.797 peserta lintas generasi dari 30 provinsi.

  • Acara puncak apresiasi digelar di Graha Utama Jakarta dengan total 1.737 karya terkumpul, menampilkan berbagai kategori peserta dan juri ternama sebagai bentuk pelestarian budaya lisan Nusantara.

  • Keberhasilan program ini menjadi dasar peluncuran gerakan GALA Indonesia Bercerita 2027 yang berfokus pada lima pilar utama untuk membentuk karakter generasi muda pecinta budaya bercerita.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Membesarkan anak di era modern tentu menuntut kita untuk lebih kreatif dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan. 

Di tengah kepungan konten digital, mengenalkan nilai moral lewat dongeng Nusantara bisa jadi pilihan terbaik. 

Sadar akan pentingnya hal tersebut, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia mengambil langkah nyata untuk menghidupkan kembali tradisi lisan yang penuh akan makna bagi tumbuh kembang anak berbagai jenjang usia lewat perlombaan Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026.

Berikut Popmama.com rangkum ulasan lengkap mengenai pelaksanaan program tersebut!

1. Sasar 2.797 peserta lintas generasi dari 30 provinsi

Popmama.com/Keisha Felita Aryamaulana

Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 merupakan sebuah program strategis nasional yang digagas pemerintah untuk mendorong masyarakat luas agar mau mengenal, menceritakan, serta mendokumentasikan kembali cerita rakyat melalui pendekatan digital adaptif. 

Program ini secara khusus menyasar ekosistem yang luas, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, kampus, komunitas penggiat budaya, hingga pemerintah dalam satu gerakan bersama. 

Di tengah tantangan pemulihan dekadensi moral dan berbagai penyimpangan sosial yang marak terjadi saat ini, program lomba mendongeng lewat media sosial ini hadir sebagai wadah orisinal untuk menjemput masa depan generasi baru yang lebih baik.

“Indonesia tidak kekurangan cerita, tapi butuh tempat untuk menyalurkan cerita. Dibutuhkan keluarga yang bercerita, guru yang menggunakan cerita sebagai bahan ajar, dan generasi yang mau membudayakan budaya bercerita,” ujar Bunda Neno Warisman selaku Staf Ahli Menteri Kebudayaan Republik Indonesia.

Melalui wadah yang tepat ini, tradisi lisan yang dulunya sempat kurang tersentuh kini mulai dihidupkan kembali karena mendongeng tidak cuma untuk menghidupkan kisah, tapi menghidupkan cerita.

2. Gelar acara puncak apresiasi secara luring di Graha Utama Jakarta

Popmama.com/Keisha Felita Aryamaulana

Puncak Apresiasi Karya Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026 sukses diselenggarakan secara luring pada Rabu (24/6/2026). 

Acara penghargaan berskala nasional ini bertempat di Graha Utama, Gedung A, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Jakarta.

Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk apresiasi pemerintah dalam menjaga keberlanjutan tradisi bertutur di tengah gempuran perkembangan teknologi digital masa kini. 

Rangkaian pengumpulan karya kreatifnya sendiri telah berjalan dari 20 April hingga 20 Mei 2026, di mana para peserta merekam video mendongeng menggunakan telepon genggam lalu membagikannya ke media sosial. 

Melalui metode penyerahan karya yang praktis tersebut, program ini sukses menarik antusiasme besar hingga mengumpulkan total 1.737 karya dari 2.797 peserta lintas generasi di 30 provinsi.

3. Umumkan daftar lengkap pemenang dari seluruh kategori lomba

Popmama.com/Keisha Felita Aryamaulana

Sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas peserta dalam mendokumentasikan cerita rakyat, kementerian memberikan penghargaan kepada seluruh peserta yang diwakilkan oleh 6 masing-masing kategori harian. 

Beberapa juri kenamaan juga terlibat dalam lomba ini, yang di antaranya adalah Kak Heru, Kak Awam Prakoso, Kak Ojan, Kak Rona Mentari, Kak Budi, Kak Agus, Bunda Neno Warisman, dan Kak Mulyana.

Berikut adalah daftar lengkap para pemenang Gala Cerita Rakyat Indonesia 2026:

  • Kategori Anak terdiri dari Aqhila Arsenio Reynanda (Keadilan di Tanah Tumapel), Anak Agung Gede Krisna Adi Nugraha (Asal Mula Tradisi Mapejuwit), Orlin Atha Rachma Saleh (Asal usul Balum Bili dari Aceh Besar), Ayasha Maulidiasyah (Uwiao Ular Naga), Arsene Joy Syandi Pasaribu (Si Beru Dayang), dan Syafira Zafin Artya (Legenda Batu Menangis).

  • Kategori Remaja terdiri dari Mursid Yoga Pratama (Sang Kera dan Buaya), M. Firdaus Al-Kautsar (Dadung yang Mengikat Hati), Noor Darine Salsabilla (Perempuan Pembawa Api dari Pulau Rote), Hangganararas Tyas (Asal Usul Kota Cianjur), Melinda Rahmawati (Si Kabayan Moro), dan Ladziyana Junisti Maryama (Rambut Sindang dari Kuningan).

  • Kategori Orangtua yang terdiri dari Rusmanadi (Ketawak di Gunung Penyabung), Sri Meidiana (Asal-Usul Padhukuhan Dhayu), Rusmiati (Bir Pletok Kebanggaan Jakarta), Dyan Arfiana Ayu Puspita (Pangeran Purbaya dan Pasukan Lebah), Ainur Basirah Mulya (Samba Paria dari Tanah Mandar), dan Putri Khalidah (Ibu Kandungku Seekor Kucing).

  • Kategori Pendidik yang terdiri dari Fauzi Rahmat Nugraha (Situ Bagendit), Ihan Imtihan (Kebo Gerem), Mujadid Sigit Aliah (Makaraja Carita), Wahyuddin (Lalu Lepang Kuning dan Dedara Pitu), Atiril Atifah (Ayam Jago Panji Laras), dan Brian Dhwi Frediaty (Legenda Si Gringsing).

  • Kategori Umum yang terdiri dari Desri Susilawani (Legenda Bukit Bejungor), Nur Danila (Windu), Lahir Jaka (Gatra), Syaeful Amin (Si Gringsing & Si Kasur), Kartika Vireza (Asal Usul Sungai Bangkok), dan Yosan TV Channel (Si Buncir).

  • Apresiasi Inklusi yang terdiri dari Detty Herawati (Pendidik - Raja Jambi Penakluk Hantu Pirau), Abidah Nur Zahro (Remaja - Legenda Suro dan Boyo), Wantofal Anugerah Cantik (Remaja - Timun Mas), Telaga Bening Deslaya (Remaja - Dompu Awang), dan Keisya Aizatul Azzira (Remaja - Timun Mas).

4. Luncurkan gerakan GALA Indonesia Bercerita 2027 lewat lima pilar

Popmama.com/Keisha Felita Aryamaulana

Keberhasilan acara tahun ini secara resmi menjadi pijakan bagi peluncuran gerakan nasional baru yang berkelanjutan, yaitu GALA Indonesia Bercerita 2027. 

Gerakan berbasis cerita ini mengusung misi besar pengasuhan, pembentukan karakter, serta penguatan hubungan emosional antar-generasi. 

Strategi pelaksanaannya akan difokuskan secara merata ke dalam lima pilar utama, yaitu: 

  • Budaya (menghidupkan cerita rakyat lewat medium kreatif dan digital)

  • Pengasuhan (membangun kedekatan emosional orang tua dan anak dalam keluarga)

  • Pendidikan (menguatkan pemanfaatan cerita sebagai media pembelajaran)

  • Generasi Muda (melibatkan remaja, Gen Z, dan Gen A sebagai pelopor pewarisan budaya)

  • Ekosistem Nasional (membangun kolaborasi multipihak).

Gerakan berskala nasional ini akan dilaksanakan secara meluas melalui berbagai agenda utama yang tersebar di wilayah Indonesia. 

Beberapa rencana aksi nyatanya meliputi pembentukan Pusat Pelatihan Indonesia Bercerita untuk melatih 42 anak bersama pendongeng dan pendidik berkolaborasi dengan FIB Universitas Indonesia, pelaksanaan roadshow di 7 kota, peluncuran Platform Digital Indonesia Bercerita, hingga malam penganugerahan kompetisi kreatif.

5. Bentuk karakter generasi muda demi siapkan panen anak suka bercerita

Popmama.com/Keisha Felita Aryamaulana

Rangkaian inisiatif gerakan ini ditargetkan berjalan penuh dan diperkuat melalui berbagai kegiatan edukatif dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Juni 2027 mendatang. 

Gerakan berkelanjutan ini dibentuk sebagai program jangka panjang untuk menyasar pembenihan karakter para remaja, Gen Z, serta Gen A yang didapuk sebagai pelopor utama pewarisan kebudayaan lisan. 

“Anak-anak di bawah 3 tahun kaya kertas putih, mau diisi pakai apa. Apakah diisi dengan nilai-nilai kebaikan, tentu ini akan membentuk karakter, emotional intelligence itu akan terbentuk, ini yang saya kira penting,” ucap Fadli Zon selaku Menteri Kebudayaan Republik Indonesia.

Harapannya, dalam kurun waktu 7 tahun lagi ketika mereka menikah atau 10 tahun lagi, Indonesia sudah memanen generasi baru anak-anak yang suka bercerita karena dibimbing oleh orang tua yang gemar mendongeng.

Melalui gerakan besar seperti Gala Cerita Rakyat Indonesia ini, orangtua kembali diingatkan bahwa aktivitas bercerita memiliki andil besar dalam membentuk kecerdasan emosional anak.

Mari kembali memulai biasakan budaya mendongeng di rumah untuk membimbing tumbuh kembang anak demi mempersiapkan masa depan generasi Indonesia yang cerdas dan berkarakter luhur!

Editorial Team

Related Article