Topik ini sangat berguna saat anak ingin bertanya tentang asal-usul suatu benda, terutama mainan, makanan, atau pakaian kesukaannya.
Made of dipakai ketika bahan asli suatu benda masih terlihat jelas dan tidak berubah bentuk, misalnya kayu pada meja atau kaca pada botol.
Made from digunakan ketika bahan aslinya sudah berubah total menjadi sesuatu yang baru, seperti susu menjadi keju atau anggur menjadi jus.
Lalu ada made with yang lebih spesifik menyebut bahan-bahan penyusun atau alat yang dipakai dalam proses pembuatan.
Terakhir, made by selalu digunakan untuk menunjukkan siapa pelaku atau pembuatnya, baik itu orang, kelompok, maupun mesin.
Contoh yang sering ditemui anak:
“The table is made of wood.” (Meja itu terbuat dari kayu.) - kayunya masih terlihat jelas
“The bottle is made of glass.” (Botol itu terbuat dari kaca.) - kacanya masih kelihatan
“Cheese is made from milk.” (Keju terbuat dari susu.) - susu sudah berubah bentuk
“Juice is made from grapes.” (Jus terbuat dari anggur.) - anggur sudah diolah
“The cake is made with butter.” (Kue itu dibuat dengan mentega.) - mentega salah satu bahan
“The toy was made with simple tools.” (Mainan itu dibuat dengan alat sederhana.) - menyebut alat
“This scarf was made by my mother.” (Syal ini dibuat oleh ibuku.) - pembuatnya ibuku
“Most bottles are made by machine.” (Kebanyakan botol dibuat oleh mesin.) - pembuatnya mesin
Saat anak melihat mainan atau makanan, coba pancing oertanyaan “What is this made of?” atau “Who made this?” agar anak aktif berpikir.
Saat makan bersama, Mama juga bisa menanyakan “Is this cake made with chocolate?” untuk melatih penggunaan made with.
Belajar tata bahasa Inggris tak harus membosankan dan baku, Ma, asalkan kita bisa menyisipkannya dalam percakapan sehari-hari dengan cara yang menyenangkan dan kontekstual.
Dengan contoh-contoh nyata dan latihan ringan setiap hari, anak akan lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris tanpa merasa sedang belajar sekalipun.
Yuk, mulai praktikkan 7 topik di atas bersama anak di rumah!