Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Viral CCTV Anak Tersambar Motor saat Bermain, Terapkan 3 Kebiasaan Ini Sejak Dini

Viral CCTV Anak Tersambar Motor saat Bermain, Terapkan 3 Kebiasaan Ini Sejak Dini
Instagram.com/wtfolk.id
Intinya Sih
  • Video CCTV viral memperlihatkan dua anak tersambar motor saat bermain di teras rumah, memicu keprihatinan soal keselamatan anak di area dekat jalan raya.
  • Artikel menekankan pentingnya memberi batasan area bermain yang aman dengan pagar atau tanda jelas agar anak tidak mudah keluar ke jalan.
  • Ditekankan pula latihan prinsip menyebrang dan pengawasan penuh orang dewasa sebagai langkah utama mencegah kecelakaan serupa terjadi lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Sebuah video CCTV viral di media sosial memerlihatkan adegan mengerikan dua anak tersambar sepeda motor saat bermain di teras rumah.

Kedua anak yang awalnya terlihat asyik bermain, lalu tiba-tiba berlari keluar menuju jalan raya tanpa melihat kanan dan kiri. Pengendara motor pun tak sempat mengerem karena kejadian yang begitu mendadak.

Akibat insiden tersebut, baik pengendara motor maupun kedua anak itu jatuh terseret di jalan. Hingga kini, lokasi pasti kejadian dalam video masih belum diketahui.

Namun, rekaman ini sudah cukup menjadi tontonan yang bikin hati siapa saja tercekat, Ma. Apalagi kita sebagai orangtua agar yang tinggal di dekat jalan raya besar, agar lebih waspada.

Kelengahan sedikit saja bisa berakibat fatal bagi buah hati. Itulah mengapa pentingnya mengingatkan dan mengajari anak agar mengamati situasi dengan saksama sebelum menyeberang jalan.

Berikut ini Popmama.com akan rangkumkan tips mengajarkan anak agar lebih aman bermain di luar rumah, terutama etika menyebrang jalan.

1. Beri batasan yang jelas mengenai area bermain anak

menyebrang
Magnific/pvproductions

Rumah seharusnya menjadi tempat paling aman bagi anak, tapi jika teras berbatasan langsung dengan jalan raya, risiko akan selalu mengintai, Ma.

Kita harus paham bahwa area bermain anak harus jelas terpisah dari jalur kendaraan. Untuk itu, pastikan ada pagar pembatas dan gerbang yang selalu terkunci agar anak tidak bisa dengan mudah keluar menuju jalan.

Ajarkan juga anak untuk mengerti 'zona berbahaya' di depan rumah. Misalnya, buat garis imajiner atau beri tanda cat di aspal yang tidak boleh mereka lewati saat bermain.

Dengan menerapkan konsistensi seperti ini dengan tegas, anak pun akan belajar bahwa adanya batasan seperti ini memang diperlukan demi menjaga keamanannya dan orang sekitar.

Selain menjaga keamanan anak, apa yang kita terapkan pada anak ini juga menanamkan disiplin tentang keselamatan sejak dini. Ingat, mencegah selalu lebih baik daripada menyesal di kemudian hari, Ma.

2. Latih anak prinsip menyebrang ini

ajarkan anak menyebrang
Magnific/freepik

Dari video viral yang perlihatkan dua anak tersambar saat menyebrang ini, Mama pun bisa melatih anak prinsip "Berhenti, Lihat Kiri-Kanan, dan Dengarkan" sebelum menyeberang atau bahkan mendekati area jalan.

Jelaskan dengan cara yang menyenangkan, misalnya sambil bermain peran di halaman rumah, atau bernyanyi.

Jangan pernah bosan mengingatkan bahwa mereka harus berhenti sejenak di tepi jalan, menoleh ke kiri dan kanan untuk memastikan tidak ada kendaraan, dan mendengarkan suara klakson atau mesin motor.

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak belum memiliki kemampuan untuk menilai kecepatan dan jarak kendaraan dengan baik. Oleh karena itu, tugas kita sebagai orang dewasa adalah menjadi mata ekstra bagi mereka sampai mereka benar-benar paham dan terbiasa.

Dengan latihan sederhana ini, Mama sudah bisa menyelamatkan nyawa mereka saat berada di luar rumah meski tidak dalam pengawasan.

3. Selalu awasi anak ketika bermain di mana pun

belajar menyebrang
Magnific/freepik

Seringkali, kita lengah karena menganggap anak hanya bermain di teras rumah. Padahal, video viral ini membuktikan bahwa hal itu nyatanya tidak cukup.

Anak kecil sangat impulsif dan mudah terpancing untuk berlari mengejar bola atau mainan yang menggelinding ke jalan tanpa berpikir panjang.

Ketika anak bermain di area yang berpotensi berbahaya, pastikan ada pengawasan penuh dari orang dewasa. Artinya, jangan hanya mengandalkan anak untuk menjaga diri mereka sendiri. Kita harus berada di posisi yang strategis, siap sedia jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bersikaplah proaktif, Ma. Jika melihat ada kendaraan melintas, pegang erat tangan anak atau panggil mereka untuk berhenti. Kehadiran fisik dan kewaspadaan kita adalah tameng paling kuat yang bisa melindungi mereka dari bahaya di jalan raya.

Dari kisah dua anak yang tersambar motor saat bermain di area depan rumahnya ini, tentu bisa jadi pengingat kita bersama ya, Ma.

Mari bersama-sama ciptakan lingkungan yang aman dan selalu ajarkan anak-anak untuk waspada, karena mengawasi mereka adalah wujud cinta yang paling nyata.

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Novy Agrina
EditorNovy Agrina

Related Articles

See More
6 Nama Negara dari Huruf C

6 Nama Negara dari Huruf C

08 Jul 2026, 00:05 WIBBig Kid