Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Viral! SDIT di Lampung Terapkan Jam Tidur Siang untuk Siswa Full Day
Instagram.com/smyyynnn
  • SDIT Pelita Khoirul Ummah di Bandar Lampung menerapkan tidur siang qailulah bagi kelas Takhasus full day hingga pukul 16.00 WIB, selama sekitar 30 menit setelah zuhur dan makan siang.
  • Kelas diubah menjadi area istirahat dengan meja-kursi digeser, matras dipasang, lampu dimatikan, dan lantunan Al-Qur'an diputar untuk menciptakan suasana tidur yang nyaman.
  • Program yang telah berjalan sekitar tujuh tahun ini viral dan mendapat respons positif dari orang tua, yang menilai anak lebih bugar, tidak mudah stres, serta tetap berenergi di rumah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mama tentu setuju bahwa menjaga stamina dan fokus anak selama sekolah seharian bukanlah hal yang mudah.

Baru-baru ini, sebuah Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) di Bandar Lampung mendadak viral di media sosial setelah membagikan rutinitas unik para siswanya.

Sekolah tersebut menyediakan waktu khusus bagi murid-muridnya untuk tidur siang di dalam kelas sebelum melanjutkan kegiatan belajar.

Langkah ini pun mendapat banyak pujian dari netizen karena dinilai sangat memperhatikan kesehatan fisik serta mental anak.

Berikut Popmama.com telah merangkum penjelasan lengkap mengenai fasilitas tidur siang yang diterapkan oleh sekolah tersebut. Yuk, simak!

1. Menerapkan sunnah qailulah untuk menjaga stamina anak

Instagram.com/smyyynnn

Program tidur siang yang diterapkan oleh SDIT Pelita Khoirul Ummah ini pada dasarnya mengusung konsep qailulah, yaitu istirahat sejenak di pertengahan hari yang disunnahkan dalam ajaran Islam.

Kebijakan ini difokuskan bagi siswa kelas Takhasus yang menjalani sistem full day school hingga pukul 16.00 WIB.

Mengingat jam belajar yang cukup panjang serta beban target hafalan Al-Qur'an yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas reguler, pihak sekolah merasa penting untuk memberikan jeda istirahat yang berkualitas.

Dengan beristirahat sejenak selama kurang lebih 30 menit setelah salat zuhur dan makan siang, daya tahan tubuh anak-anak tetap terjaga dengan baik.

Anak tidak merasa terlalu lelah, sehingga konsentrasi mereka saat menerima materi pelajaran hingga sore hari tetap optimal dan tidak mudah mengantuk.

2. Suasana kelas disulap menjadi area tidur yang nyaman

Instagram.com/smyyynnn

Agar proses istirahat berjalan maksimal, pihak sekolah merancang suasana kelas sedemikian rupa hingga menyerupai ruang tidur yang sangat kondusif dan menenangkan.

Saat jam tidur siang tiba, para siswa bersama guru saling bekerja sama menggeser meja dan kursi ke tepi ruangan.

Setelah area tengah kelas lapang, matras atau kasur lipat empuk dipasang rapi sebagai alas tidur. Tak hanya itu, lampu ruangan dimatikan agar suasana menjadi lebih redup dan sejuk.

Untuk menambah ketenangan serta kenyamanan anak-anak saat terlelap, lantunan ayat suci Al-Qur'an diputar secara perlahan melalui pengeras suara.

Kombinasi suasana yang tenang dan hangat ini membantu anak-anak terlelap dengan cepat, sehingga waktu istirahat yang singkat tersebut terasa sangat berkualitas dan menyegarkan kembali pikiran mereka.

3. Kebijakan lama yang baru viral dan tuai pujian para orangtua

Instagram.com/smyyynnn

Meskipun baru saja viral dan mencuri perhatian netizen di berbagai platform media sosial, pihak pengelola sekolah menyampaikan bahwa program tidur siang ini sebenarnya bukanlah hal yang baru.

Kebijakan unik tersebut rupanya telah diterapkan secara konsisten selama kurang lebih tujuh tahun terakhir sebagai bagian dari kurikulum khusus sekolah.

Banyak orang tua murid memberikan respons yang sangat positif dan mendukung penuh kebiasaan baik ini.

Menurut para orang tua, anak-anak mereka menjadi tidak mudah stres, tidak rewel saat pulang sekolah, serta tetap memiliki energi untuk berkumpul bersama keluarga di rumah.

Banyak netizen mengapresiasi inovasi ini dan berharap makin banyak sekolah berbasis full day yang mengadopsi metode serupa demi menjaga kesejahteraan fisik dan mental para murid.

Itulah keunikan program tidur siang di SDIT Pelita Khoirul Ummah yang berhasil mencuri perhatian masyarakat.

Metode ramah anak seperti ini tentu bisa menjadi inspirasi menarik bagi sekolah-sekolah lain dalam menciptakan lingkungan belajar yang seimbang dan menyenangkan.

Apakah Mama setuju jika program tidur siang seperti ini diterapkan juga di sekolah anak?

Editorial Team

Related Article