Bermain di luar rumah menjadi salah satu aktivitas yang baik untuk mendukung eksplorasi dan perkembangan sensorik anak. Tak sedikit orangtua yang mengajak si Kecil bermain di rumput, termasuk di area taman yang terlihat bersih dan terawat.
Namun, pengalaman seorang mama di Jakarta ini menunjukkan bahwa risiko infeksi kulit pada anak tetap bisa muncul dari lingkungan yang selama ini dianggap aman.
Melalui unggahan di Threads, dr. Gabrielle Athalia Wijaya, CHt melalui akun @gabyaw7 menceritakan pengalaman putranya mengalami Cutaneous Larva Migrans (CLM) setelah bermain di area rumput apartemen.
“Sensory pakai kaki telanjang di rumput? Aku sekarang NO. Karena anakku ‘cacingan’ gara-gara main di rumput. Dan plot twist-nya? Rumputnya bukan di kebun.Bukan di desa. Bukan di tanah berlumpur. Tapi di rumput apartemen di Jakarta,” cerita dr. Gabrielle Athalia Wijaya, CHt melansir dari akun Thread @gabyaw7.
Berikut Popmama.com siap membahas informasi mengenai cerita anak terkena CLM usai bermain rumput di apartemen Jakarta.
