Seperti orang dewasa, anak kecil juga memiliki emosi yang kuat. Yang membedakan adalah ia belum mampu mengelolanya sehingga memicu tantrum.
Mama mungkin sering kali menganggap ini sebagai kenakalan atau kegagalan pola asuh. Padahal, bukan lho Ma. Tantrum merupakan bagian dari perkembangan emosional balita yang normal.
Menghadapi momen yang menguji kesabaran ini memerlukan pemahaman bijak orangtua. Dengan bekal pengetahuan yang tepat, Mama dapat merespon tantrum anak secara tenang dan tanpa merasa panik.
Menambah pengetahuan Mama mengenai emosi anak. Dr. Cathryn, seorang dokter anak dengan pengalaman lebih dari 40 tahun sekaligus pemilik akun @healthiest_baby memberikan pengetahuan mengenai tantrum pada anak. Berikut sudah Popmama.com rangkum 7 hal penting tentang seringnya tantrum pada balita.