3 Metode Penting dalam Mengedukasi Musik ke Anak Sejak Usia Dini

Musik dapat membuat anak semakin bahagia nih, Ma!

20 Maret 2019

3 Metode Penting dalam Mengedukasi Musik ke Anak Sejak Usia Dini
Pixabay/allegralchaple0

Ma, sudah memperkenalkan musik kepada si Kecil belum? Sebagai orangtua, Mama dapat memperkenalkan musik pada anak-anak melalui beragam barang dan produk untuk membantu memberikan edukasi mengenai musik. 

Sejalan dengan perayaan Hari Musik Nasional pada tanggal 9 Maret 2019, orangtua harus bisa memahami kalau musik tidak hanya dikenal sebagai media hiburan saja. Namun, memperkenalkan musik ke si Kecil dapat menawarkan beberapa manfaat positif bagi kesehatan fisik dan psikologisnya. Bahkan musik dapat membuat seseorang merasa bahagia dan memengaruhi pola pikirnya. 

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak orangtua yang juga mengambil peran lebih aktif dalam memperkenalkan musik kepada anak-anak sejak usia dini serta membangun lingkungan anak yang kaya akan musik. 

“Banyaknya orangtua yang tertarik mengajarkan anak-anaknya mengenal musik. Kami berharap dapat menginspirasi anak-anak mendalami musik sejak dini dan membentuk anak Indonesia menjadi generasi yang cerdas serta kreatif,” ucap Rezky Yanuar, Country Manager Shopee dalam acara BincangShopee pada Jumat (16/3/2019) mengenai talkshow & workshop dengan tema Tingkatkan Kreativitas Anak Melalui Musik.

Melihat pentingnya peranan orangtua dalam memperkenalkan musik kepada anak-anak, berikut rangkuman dari Popmama.com mengenai 3 metode yang penting dapat membantu untuk edukasi musik ke si kecil. 

Editors' Picks

1. Body movement

1. Body movement
Pixabay/jamplops

Mama pasti sudah mengetahui kalau musik dan gerakan termasuk dua hal yang saling berkesinambungan. 

Kategori gerakan mencakup beberapa hal, salah satunya melalui perkenalan musik saat orangtua mengajarkan kategori gerakan tubuh atau menari bersama si Kecil. Apalagi cara seperti ini dapat membantu anak mama dalam mengikuti lantunan musik.  Secara bersamaan si Kecil akan belajar pengenalan mengenai melodi musik dan melatih sensorik serta motorik.

Metode yang satu ini masuk ke dalam peningkatan kecerdasan kinestetik, Ma. Saat pengenalan musik ini terus dilakukan salah satunya dengan sebuah gerakan atau menari.

Mama bisa melatihnya terus agar si Kecil mampu belajar keseimbangan gerak, keselarasan gerak hingga kekuatan dan kelenturan otot. 

Sebagai orangtua, tetaplah mendukung hobi si Kecil saat dirinya sudah menyukai pengenalan musik dengan cara seperti ini. Bisa juga melibatkannya dalam sebuah kompetisi maupun seni pertunjukan agar dapat mengasah kepercayaan dirinya. 

2. Body percussion

2. Body percussion
Pixabay/dhanelle

Mama sebagai orangtua dapat memperkenalkan memperkenalkan beberapa unsur seperti tempo, dinamika, ritme menggunakan anggota tubuh sebagai alat musik. 

Metode ini masuk ke dalam kategori gerakan yang diperlukan untuk menghasilkan sebuah suara. Melalui metode body percussion, si Kecil dapat melatih perkembangan motorik dan kognitif.

Saat memiliki waktu luang bersama si Kecil, Mama dapat memberikan contoh dengan menghitung melalui bertepuk tangan atau menepuk paha, kemudian bisa juga menggabungkan keduanya.

Metode yang satu ini dapat memperkenalkan musik dengan cara yang menyenangkan nih, Ma. 

3. Musical terms and symbols

3. Musical terms and symbols
unsplash/Kelly Sikkema

Memperkenalkan musik kepada si Kecil bisa melalui cara-cara yang menyenangkan tentunya. Salah satunya melalui simbol-simbol musik, irama hingga tempo. Melalui simbol-simbol yang ada, anak mama dapat mengetahui caranya memainkan sebuah lagu atau musik. 

Cara ini dapat diperkenalkan dalam meningkatkan kemampuan dasar intelektual si Kecil. Kemudian, si Kecil dapat menyalurkan metode ini melalui aktivitas yang menyenangkan seperti sebuah permainan atau tebak gambar. 

Itulah beberapa metode sederhana yang bisa Mama lakukan di rumah dalam memperkenalkan musik kepada si Kecil.

Yuk Ma, luangkan waktu sebentar agar si Kecil lebih tertarik belajar musik!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.