Belakangan ini, sebuah unggahan seorang Mama di media sosial ramai menjadi perbincangan. Dalam ceritanya, sang anak laki-laki mengaku celananya pernah dipeloroti oleh kakeknya saat berada di sebuah supermarket.
Mama mengaku mempercayai cerita anaknya karena sebelumnya keluarga dari pihak suami memang beberapa kali menjadikan tindakan meloroti celana anak sebagai bahan candaan.
Ia bahkan mengaku sudah beberapa kali menegur kebiasaan tersebut, namun tidak diindahkan.
Menurut unggahan tersebut, sang kakek juga beberapa kali melontarkan ucapan ingin melihat alat kelamin cucunya.
Ketika sang Mama menyampaikan kekhawatirannya kepada suami, respons yang diterima justru membuatnya semakin sedih. Suaminya disebut tidak mempercayai cerita anak mereka dan malah memarahi sang anak.
Kisah ini mengingatkan banyak orangtua bahwa candaan yang melibatkan tubuh anak tidak boleh dianggap sepele.
Lalu, apa yang perlu Mama dan Papa lakukan apabila menghadapi situasi serupa? Berikut Popmama.com telah merangkum penjelasannya.
