Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

3 Kalimat Pengganti 'Nggak Punya Uang' ke Anak Menurut Psikolog

3 Kalimat Pengganti 'Nggak Punya Uang' ke Anak Menurut Psikolog
Magnific/Lifestylememory
Share Article

Pernah nggak, Ma, si Kecil tiba-tiba merengek minta dibelikan mainan atau camilan di supermarket? Deg-degan banget, kan, apalagi kalau dompet sedang tidak bersahabat.

Banyak dari kita yang langsung spontan menjawab, "Nggak ada uangnya, Nak," atau "Kita lagi nggak mampu beli itu." Rasanya kalimat-kalimat seperti ini sudah paling praktis dan cepat untuk menghentikan rengekan anak, ya.

Tapi, tahukah Mama? Menurut American Psychological Association (APA) yang dikutip dari Times of India, uang adalah salah satu topik yang paling jarang dibicarakan secara terbuka dalam keluarga.

Padahal, cara anak memandang uang terbentuk sejak masa kecil, jauh sebelum mereka dewasa. Nah, ketika si Kecil terus-terusan mendengar "Kita nggak punya uang," mereka nggak memaknainya seperti orang dewasa. Anak-anak justru bisa benar-benar mengira kondisi keuangan keluarganya sedang buruk, Ma!

Karena itu, psikolog menyarankan orangtua untuk mengganti kalimat tersebut dengan ungkapan yang lebih edukatif. Berikut Popmama.com rangkumkan 3 kalimat bijak yang bisa Mama terapkan ke si Kecil.


1. "Saat ini uangnya untuk kebutuhan yang lain, ya"

mama bersama anak laki-lakinya.jpg
Magnific/pressfoto

Daripada bilang "kita nggak bisa belinya, Nak", Mama bisa menjelaskan bahwa saat ini ada prioritas lain yang lebih penting. Misalnya, "uangnya dipakai buat kebutuhan lain dulu, ya."

Dengan mengajarkan demikian, Mama sudah mengajarkan si Kecil bahwa mengelola uang bukan cuma soal ada atau tidaknya, tapi tentang pilihan dan skala prioritas keluarga.

Dengan begitu, anak jadi paham bahwa orangtua sedang membuat keputusan bijak, bukan karena kondisi keuangan sedang buruk.

Si Kecil pun mulai belajar bahwa uang punya banyak fungsi dan nggak semua keinginan harus dipenuhi sekarang juga, Ma.

2. "Ayo, kita nabung dulu bareng-bareng!"

mengelola keuangan
Magnific/jcomp

Masih dari penjelasan psikolg yang dikutip melalui APA, mengajak anak menabung justru lebih bijak daripada Mama bilang "nggak ada uangnya."

Kalimat ini mengajak si Kecil belajar delayed gratification alias menunda kesenangan demi tujuan yang lebih besar. Nah, emampuan inilah yang menjadi fondasi penting untuk kebiasaan finansial yang sehat di masa depan.

Mama bisa ajak si Kecil menyiapkan celengan khusus untuk barang yang diinginkannya. Selain mengurangi rasa kecewa, proses menabung ini mengajarkan bahwa mendapatkan sesuatu butuh perencanaan, kesabaran, dan usaha.

Kalau dilakukan bersama, pasti jadi lebih seru dan bikin anak makin semangat deh, Ma!

3. "Masukkan ke daftar kado ulang tahun atau momen spesial, yuk!"

happy mama with kiddo
Magnific/tirachardz

Kalau barang yang diminta bukan kebutuhan mendesak, Mama bisa mengarahkan si Kecil untuk memasukkannya ke wishlist hadiah.

Bisa untuk ulang tahunnya, kenaikan kelas, atau momen spesial lainnya seperti Hari Raya atau Natal. Mama bisa mengucapkan, "boleh, tapi nanti pas kamu ulang tahun/Hari Raya ya kita belinya."

Dengan cara ini, Mama tetap mengakui keinginan anak tanpa langsung menolaknya. Si Kecil juga belajar bahwa nggak semua keinginan harus dipenuhi saat itu juga. Ada waktu dan momen yang tepat untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan.

Jadi, mulai sekarang yuk kita biasakan mengganti kalimat "nggak punya uang" dengan kalimat bijak di atas menurut psikolog.

Mengganti kebiasaan bicara soal uang menjadi latihan yang tepat diajarkan sejak dini, untuk membantunya kelak agar tumbuh dengan pemahaman finansial yang lebih sehat dan nggak cemas soal kondisi keuangan keluarga.

Selamat mencoba ya, Ma!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More