Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Mengenal Konsep 6 Menit Bersama Anak, Bantu Perkuat Hubungan Keluarga
Freepik/tirachardz
  • Konsep '6 menit bersama anak' menekankan pentingnya momen singkat namun berkualitas untuk memperkuat hubungan emosional antara orangtua dan anak di tengah kesibukan harian.
  • Tiga momen krusial adalah dua menit saat bangun tidur, setelah bermain, dan sebelum tidur yang membantu menstabilkan serta memproses emosi anak secara positif.
  • Penelitian menunjukkan konsistensi interaksi singkat lebih berpengaruh pada kesejahteraan emosional anak dibanding durasi waktu panjang, karena menghadirkan rasa aman dan kedekatan emosional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kesibukan aktivitas dan pekerjaan sering kali membuat orangtua merasa sulit memiliki waktu yang cukup bersama anak. Tanpa disadari, beragam momen kecil yang sebenarnya penting justru terlewat begitu saja Ma.

Dalam dunia parenting, kualitas kehadiran orangtua menjadi kunci utama dalam membangun hubungan emosional anak. Anak sejatinya tidak selalu membutuhkan waktu yang panjang, tetapi membutuhkan momen singkat yang penuh perhatian.

Salah satu pendekatan yang dapat Mama coba di rumah adalah konsep “6 menit bersama anak." Konsep ini menjelaskan bahwa terdapat tiga momen krusial yang memengaruhi kondisi emosional dan dinilai dapat mempererat hubungan antara orangtua dan anak.

Untuk memahami informasi ini secara mendalam, simak dalam informasi yang telah Popmama.com rangkum satu ini. Disimak, ya!

1. Dua menit saat bangun tidur untuk menstabilkan emosi anak

Freepik

Momen saat anak bangun tidur sering kali diisi dengan distraksi. Padahal, waktu singkat ini adalah fase transisi penting dari istirahat menuju aktivitas. Cara Mama menyapa anak di pagi hari dapat memengaruhi suasana hati dan kesiapan emosi anak sepanjang hari Ma.

Sapaan hangat, pelukan singkat, atau sentuhan lembut membantu anak merasa aman dan diterima. Anak yang memulai hari dengan perasaan nyaman cenderung lebih tenang. Ia juga lebih mudah diarahkan dan tidak mudah rewel saat beraktivitas.

Hal ini juga didukung dalam penelitian Journal of Child Psychology and Psychiatry, menunjukkan bahwa rutinitas pagi yang konsisten berkaitan dengan regulasi emosi yang lebih baik.

2. Dua menit setelah bermain bersama menenangkan emosi anak

Popmama.com/Amsal Hutagalung/AI

Studi mengungkapkan bahwa paparan layar yang intens dapat memengaruhi kemampuan anak dalam mengatur emosi Ma. Anak dapat mengalami kelelahan sensorik yang membuatnya lebih mudah tersinggung dan sulit fokus.

Untuk membangun hubungan yang baik, ajak anak mengobrol ringan atau lakukan aktivitas sederhana bersama. Misalnya duduk sambil makan camilan atau bercerita tentang permainan yang baru saja ia lakukan. Pendekatan ini juga dinilai membantu sistem saraf anak kembali stabil.

3. Dua menit sebelum tidur membantu anak memproses emosi

Freepik

Menjelang tidur adalah momen yang sangat tepat untuk membangun kedekatan dengan anak, Ma. Pada waktu ini, suasana biasanya lebih tenang dan anak cenderung lebih terbuka.

Mama dapat memanfaatkan dua menit ini dengan mengajak anak berbicara ringan. Tanyakan hal sederhana seperti apa yang membuatnya senang hari ini atau hal apa yang membuatnya bangga. Kebiasaan ini terbukti membantu anak memproses pengalaman harian yang jauh lebih sehat.

4. Konsistensi singkat dinilai lebih efisiensi

Unsplash/Antoni Shkraba Studio

Interaksi singkat yang dilakukan secara konsisten setiap hari ternyata memiliki dampak besar bagi perkembangan emosional anak, Ma. Anak sejatinya tidak selalu membutuhkan waktu panjang, tetapi membutuhkan kehadiran yang utuh dan berulang di momen-momen penting.

Konsep ini secara tak langsung sebagai pengingat penting. Ketika orangtua hadir secara konsisten di waktu-waktu krusial, anak akan merasa lebih aman dan dihargai. Rasa aman inilah yang menjadi dasar penting dalam membentuk kepercayaan diri serta hubungan yang sehat antara anak dan orangtua.

5. Tips membangun hubungan dengan waktu singkat

Freepik/8photo

Membangun hubungan dengan anak tidak selalu membutuhkan waktu yang panjang lho, Ma. Justru dalam keseharian yang padat, Mama dapat memanfaatkan momen singkat tersebut dengan lebih bermakna.

Studi menunjukkan bahwa kualitas waktu bersama orangtua memiliki pengaruh lebih besar terhadap kesejahteraan emosional anak dibandingkan jumlah waktu yang dihabiskan. Artinya, momen singkat yang penuh perhatian dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun hubungan yang dekat dan sehat dengan anak.

Itulah, Ma, penjelasan mengenai konsep 6 menit sederhana yang dapat membantu memperkuat hubungan dengan anak. Mari mulai meluangkan waktu kecil yang penuh makna.

Editorial Team