Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Membangun Kedekatan Orangtua dan Anak Melalui Kegiatan Membalas Pantun

happy asian family
Freepik/tirachardz
Intinya sih...
  • Membalas pantun menciptakan waktu berkualitas antara orangtua dan anak, memperkuat ikatan emosional
  • Pantun melatih kemampuan bahasa dan kosakata anak, serta mengembangkan kreativitas dan imajinasi
  • Kegiatan ini juga membantu membangun kepercayaan diri, menjadi sarana ekspresi emosi yang sehat, dan menanamkan nilai budaya dan karakter
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Membangun hubungan yang hangat antara orangtua dan anak merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak, baik secara emosional, sosial, maupun mental. Anak yang merasa dekat dan aman dengan orangtua mereka dan cenderung memiliki kepercayaan diri yang lebih baik, serta mampu mengekspresikan perasaan, dan memiliki kesehatan mental yang cenderung lebih stabil.

Kedekatan ini tak selalu harus dibangun melalui kegiatan yang rumit atau mahal. Justru sebaliknya, aktivitas sederhana yang dilakukan bersama-sama secara konsisten sering kali memberikan dampak yang besar.

Salah satu kegiatan sederhana, menyenangkan, dan kaya manfaat adalah membalas pantun bersama antara orangtua dan anak. Pantun merupakan salah satu bentuk dari bagian budaya bangsa Indonesia, yang kerap kali menjadi bahan untuk tujuan candaan atau guyonan.

Pantun bukan hanya sarana hiburan saja, tetapi juga sebagai media komunikasi yang melatih bahasa, kreativitas, dan emosi anak. Saat orangtua dan anak saling berbalas pantun, terjadi interaksi yang hangat, penuh tawa, dan sarat makna kebersamaan.

Ma, berikut adalah Popmama.com berbagai manfaat dan alasan mengapa kegiatan membalas pantun sangat baik untuk membangun kedekatan orangtua dan anak.

Table of Content

1. Menciptakan waktu berkualitas antara orangtua dan anak

1. Menciptakan waktu berkualitas antara orangtua dan anak

Sharing ideas with family
Freepik/Pressfoto

Membalas pantun bergantian bersama membuat orangtua dan anak benar-benar hadir satu sama lain tanpa gangguan. Dalam kegiatan ini, anak merasa diperhatikan karena orangtua mendengarkan, menanggapi, dan ikut terlibat secara aktif.

Dengan waktu yang berkualitas seperti ini, membantu anak merasa dihargai dan dicintai, sehingga ikatan emosional antara orangtua dan anak semakin kuat.

2. Melatih kemampuan bahasa dan kosakata anak

speech therapy
Freepik

Pantun memiliki pola rima dan struktur bahasa yang khas. Saat anak mencoba membuat atau membalas pantun, ia belajar memilih kata, menyusun kalimat, dan memahami makna.

Orangtua dapat membantu dengan memberi contoh pantun sederhana yang lebih baik. Kegiatan ini sangat bagus untuk melatih kemampuan berbahasa anak, terutama dalam memperkaya kosakata dan meningkatkan kemampuan berbicara secara terstruktur.

3. Mengembangkan kreativitas dan Imajinasi

from the space cadet
Teachwire.net

Ketika kegiatan membalas pantun, anak diajak untuk berpikir kreatif dan berimajinasi. Anak belajar bagaimana menghubungkan ide, perasaan, dan pengalaman ke dalam bentuk pantun.

Kreativitas yang terasah sejak dini, berperan penting dalam perkembangan kognitif anak dan membantu anak lebih fleksibel dalam berpikir dalam memecahkan masalah.

4. Membangun kepercayaan diri

brave kid
Pexels/Anastasia Shuraeva

Ketika pantun anak didengarkan dan dibalas dengan antusias oleh orangtua, mereka merasa pendapat dan karya yang telah dibuat dan dihargai. Hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri anak sejak dini. Anak menjadi lebih berani berbicara, mengekspresikan ide, dan menunjukkan kemampuannya tanpa takut salah atau ditertawakan oleh lawan bicara.

5. Menjadi sarana ekspresi emosi yang sehat

group of primary schoolers
Freepik/rawpixel

Melempar pantun dengan anak dapat digunakan sebagai media untuk menyampaikan perasaan dengan cara yang menyenangkan. Anak bisa mengekspresikan rasa senang, rindu, bahkan kekecewaan melalui pantun sederhana.

Orangtua yang peka, juga dapat menangkap pesan emosional di balik pantun sang anak, sehingga komunikasi emosional antara orangtua dan anak menjadi lebih terbuka dan sehat.

6. Menanamkan nilai budaya dan karakter

adat dan budaya
Freepik

Pantun merupakan warisan budaya yang mengandung nilai kesopanan, kebijaksanaan, dan keindahan bahasa. Dengan membalas pantun bersama, orangtua secara tidak langsung menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal nusantara.

Selain itu, orangtua dapat menyisipkan pesan moral, seperti kejujuran, kerja sama, dan rasa hormat, melalui isi pantun yang dibawakan.

7. Menciptakan suasana rumah yang hangat dan menyenangkan

keluarga sebagai rumah yang nyaman
Pinterest.com/Amigo Semeador

Kegiatan membalas pantun tentu sering kali disertai tawa dan suasana santai. Hal ini, membantu menciptakan lingkungan rumah yang positif dan menyenangkan. Anak yang tumbuh di lingkungan rumah yang hangat, cenderung memiliki kesehatan mental yang lebih baik dan mampu mengelola stres dengan lebih sehat dalam menghadapi dunia kecilnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Novy Agrina
EditorNovy Agrina
Follow Us

Latest in Big Kid

See More

Membangun Kedekatan Orangtua dan Anak Melalui Kegiatan Membalas Pantun

02 Jan 2026, 10:57 WIBBig Kid