Keseriusan Nala dalam belajar kedokteran tidak hanya menarik perhatian rumah sakit di Jakarta, tetapi juga rumah sakit di kota lain. Pada 28 Februari 2026, ayah Nala membagikan momen ketika Nala mendapat undangan istimewa untuk berkunjung ke RS Kemenkes Surabaya.
Undangan ini berawal dari komentar PLH Direktur Utama RS Kemenkes Surabaya, dr. Martha Siahaan. Dr. Martha yang terkesan dengan dedikasi Nala dalam belajar kedokteran, langsung mengundang Nala untuk datang ke rumah sakitnya.
Pihak rumah sakit menanggung semua biaya perjalanan Nala dan keluarganya. Mulai dari tiket pesawat, akomodasi, hingga segala keperluan selama di Surabaya, semuanya ditanggung oleh RS Kemenkes Surabaya.
Perjalanan dari Jakarta ke Surabaya memakan jarak sekitar 1700 kilometer. Namun, jarak yang jauh ini tidak menyurutkan semangat Nala untuk terus belajar. Bahkan selama di pesawat, Nala tidak membuang waktu. Ia terus membaca buku-buku tentang kedokteran.
Saat sampai di Surabaya, Nala disambut langsung oleh dr. Martha Siahaan. Dr. Martha kemudian mengajak Nala berkeliling ke berbagai ruang di rumah sakit, menunjukkan berbagai fasilitas dan peralatan medis yang ada.
"Ternyata cerita di buku ini satu per satu bisa Nala lihat langsung ya?" ucap Nala yang dibagikan ayahnya di Instagram,
Kunjungan ke RS Kemenkes Surabaya ini menjadi bukti bahwa komitmen Nala dalam belajar kedokteran telah diakui secara luas, bahkan sampai ke luar Jakarta.
Pencapaian Nala di usia 5 tahun ini menginspirasi banyak orangtua untuk mendukung minat dan bakat anak sejak dini. Ketika anak menunjukkan bakat yang kuat terhadap suatu bidang, dukungan dan fasilitas yang tepat dapat membantu mereka berkembang secara optimal.
Apakah anak Mama juga memiliki minat khusus yang perlu didukung sejak dini?