Inspiratif! Ini Kisah Reuni 4 Pejuang Kanker Cilik

Kanker bukan halangan untuk selalu ceria

20 Oktober 2018

Inspiratif Ini Kisah Reuni 4 Pejuang Kanker Cilik
Parents/Johnshopkinsallschildrenhospital

Sekitar tiga tahun lalu, empat gadis cilik ini berjuang bersama melawan kanker yang menggerogoti tubuh mereka. Mereka adalah McKinley, Chloe, Ava, dan Lauren, yang sama-sama menjalankan serangkaian pengobatan di sebuah rumah sakit di Florida.

Saat itu usia mereka masih 1 atau 2 tahun, jadi sudah pasti pengobatan ini diwarnai begitu banyak duka dan drama.

Ya, mereka masih terlalu kecil untuk melawan kejamnya kanker yang sering disebut ‘the silent killer’ itu.

Ketika anak seusianya sedang sibuk bermain riang di alam terbuka, keempat pejuang cilik ini justru sibuk berkutat di rumah sakit untuk melawan kanker.

Sungguh perjuangan yang tidak mudah, baik bagi si penyandang maupun keluarga mereka.

Begitu banyak suka duka yang mereka jalani bersama. Namun beberapa hari lalu, mereka berkumpul bersama lagi bukan sebagai pasien, melainkan sebagai empat gadis cilik tangguh yang sudah berhasil melawan kanker. Baca kisah lengkapnya yuk, Ma.

Editors' Picks

Tiga tahun lalu

Tiga tahun lalu
Parents/johnshopkinsallschildrenhospital

Lebih dari sekadar teman! Mungkin itulah kata-kata yang cocok untuk mendeskripsikan kedekatan empat pejuang cilik ini. Bagaimana tidak, sejak 3 tahun lalu, mereka sudah menjalani begitu banyak kisah pilu bersama.

Semua ini berawal sejak mereka divonis kanker di usia yang masih sangat kecil, yaitu sekitar 1 atau 2 tahun. McKinley, Ava, dan Lauren menderita leukemia lymphoblastic akut, sedangkan Chloe menderita kanker paru-paru yang langka.

Rasa sedih, patah hati, dan putus asa tentu dirasakan orangtua mereka. Namun ternyata 4 gadis cilik ini tidak mau menyerah begitu saja pada kanker.

Mereka masih bisa tersenyum dan ceria di tengah pengobatan kanker yang bertubi-tubi.

Rambut mereka mulai berjatuhan, tubuhnya semakin kurus, dan mata mereka memancarkan rasa sakit yang begitu pedih.

Namun walau begitu, empat anak perempuan ini tetap ceria ketika bertemu satu sama lain. Mereka saling menguatkan! Mereka dengan mudahnya menjadi sahabat, “karena darah kita sedang sakit,” ujar McKinley dengan polosnya.

Rutinitas berfoto bersama

Rutinitas berfoto bersama
Parents/johnshopkinsallschildrenhospital

Sejak menjadi sahabat, empat gadis cantik ini setahun sekali berfoto bersama di lobi Johns Hopkins All Children’s Hospital, di St. Petersburg, Florida, Amerika Serikat.

“Mereka semua sedang dalam pengobatan aktif saat kami pertama kali melakukan foto ini,” ujar ibu dari Ava, Alyssa Luciano, pada FOX13. Namun kali ini mereka berfoto bersama lagi, sebagai pejuang kanker yang sudah sembuh.

“Sangat menakjubkan bisa melihat perkembangan mereka, yang tadinya bayi kecil botak,” tambah Alyssa.

Saling menguatkan

Saling menguatkan
Parents/johnshopkinsallschildrenhospital

Menurut Shawna Glynn, ibu dari Lauren, tidak heran keempat gadis tangguh ini menjadi sahabat, awalnya karena mereka sama-sama tidak punya rambut.

“Saat itu umur anakku masih 3 tahun dan tidak punya rambut sama sekali, tetapi semua temannya di rumah sakit itu juga tidak punya rambut, maka ia merasa hal itu normal-normal saja,” kenang Shawna.

“Sangat melegakan bisa melihat wajah-wajah familiar, dan tahu dia tidak sendiri menghadapi ini,” ucap Karen Moore, ibu dari McKinley, pada Parents. Tidak hanya anak-anaknya saja yang saling menguatkan, para orangtua mereka juga sudah seperti keluarga sendiri. Mereka semua menjadi tim yang saling menguatkan, memberi solusi, dan tentu saja menjadi penyemangat untuk tidak putus asa.

Lauren adalah anak terakhir yang menyelesaikan pengobatan melawan kanker, tepatnya di tanggal 10 September kemarin.

“Kami sudah selesai. Perjuangan mereka sudah begitu hebat. Lauren sudah menunjukkan tanda kalau ia benar-benar sudah sehat, dan ia akan masuk sekolah TK hari Senin besok,” ujar Glynn penuh haru.

Sungguh empat pejuang cilik yang sangat tangguh ya, Ma.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.