Seru dan Edukatif, Glamping Bersama Anak Sambil Ajak Tanam Pohon di Alam

Liburan bersama si Kecil tak hanya tentang mengunjungi playground di dalam mal saja, Ma. Coba alihkan ke aktivitas yang lebih bermakna, seperti liburan ala glamping sambil menanam pohon di alam.
Momen ini bisa jadi pengalaman menginap yang seru sekaligus edukatif bagi anak-anak. Mereka akan antusias 'bermain' tanah sambil belajar menjaga lingkungan.
Bagi orangtua, ini adalah kesempatan emas menciptakan quality time sekaligus mengajarkan nilai cinta alam pada anak sejak dini.
Nah, buat Mama yang sedang mencari pengalaman liburan yang berbeda, kegiatan seperti ini bisa jadi pilihan menarik. Berikut Popmama.com rangkumkan ulasan selengkapnya.
1. Tak cuma menginap, tapi ada aktivitas seru yang edukatif

Aktivitas menanam pohon saat liburan bisa jadi investasi momen berharga untuk keluarga. Bukan sekadar foto-foto di spot menarik, tapi bisa melakukan sesuatu bersama si Kecil.
Selama liburan awal tahun 2026 ini, Bobocabin yang merupakan akomodasi glamping dari Bobobox menawarkan sejumlah aktivitas seru, salah satunya menanam pohon bersama.
Beberapa lokasi di antaranya adalah Bobocabin Rinjani, Bobocabin Bunaken Hills, Bobocabin Baturraden, Bobocabin Ijen, dan Bobocabin Gunung Mas.
Kegiatan penanaman pohon tersebut merupakan bagian dari upaya keberlanjutan yang dijalankan oleh pihak penginapan untuk mengintegrasikan pengalaman menginap dengan kepedulian terhadap lingkungan di sekitar kawasan operasional.
Co-Founder & CEO-nya, Indra Gunawan, mengatakan aktivitas ini dirancang untuk jadi core memory keluarga. Jadi, tak sekadar program seremonial, tapi bagian dari cara mereka beroperasi.
“Karena itu, selain berupaya meminimalkan dampak lingkungan melalui desain produk, prinsip pembangunan, dan cara beroperasi, kami juga secara aktif menambah vegetasi di sekitar lokasi. Upaya ini kemudian diterjemahkan ke dalam kegiatan yang melibatkan langsung para tamu,” kata Indra.
2. Belajar di alam dengan cara tak terlupakan

Sebagai peniru ulung, anak-anak jauh lebih mudah menyerap pelajaran yang diajarkan ketika mereka terlibat langsung.
Di sini, anak tak hanya mendengar teori, tapi turut merasakan tekstur tanah, melihat akar, dan memahami proses menanam. Sensasi ini jauh lebih berkesan daripada sekadar membaca buku saja, Ma.
Dari proses menanam pohon ini, nantinya anak juga bisa memberi nama atau menulis pesan di penanda pohon, sehingga akan menciptakan ikatan emosional.
Cara ini mengajarkan rasa memiliki dan kepedulian yang tinggi sejak dini, sehingga liburan pun berubah jadi petualangan edukatif yang membentuk karakter.
Jadi, tak sekadar liburan di tempat glamping yang kekinian, tapi juga bisa jadi kegiatan seru dan edukatif dalam mengajarkan cinta lingkungan pada anak.
Mama bisa menjelaskan sederhana tentang manfaat pohon, mulai dari udara sejuk yang mereka hirup hingga rumah bagi burung. Pembelajaran secara langsung seperti ini yang akan lebih melekat di ingatan mereka, Ma.
3. Aksi nyata berdampak besar bagi bumi

Kegiatan tanam pohon ini bukan sekadar aktivitas tambahan glamping yang seru, tapi pengalaman edukatif yang mendalam. Anak tak hanya diajak bermain di alam, tapi terlibat langsung dalam merawatnya.
Di sini, anak bisa belajar peduli lingkungan dengan cara yang lebih menyenangkan. Poin plusnya, anak juga belajar nilai tanggung jawab dan cinta alam lewat praktik langsung dibandingkan sekadar teori.
Fakta lebih dari 1.350 pohon telah ditanam juga menunjukkan liburan ini punya dampak nyata. Si Kecil pun belajar bahwa tindakan sederhananya dapat berkontribusi untuk bumi, lho.
Jadi, liburan keluarga tak melulu harus ke tempat mahal atau ramai di pusat perbelanjaan saja ya, Ma. Dengan konsep sederhana seperti menanam pohon, kita bisa menciptakan pengalaman berharga yang akan dikenang si Kecil hingga besar.
Liburan jadi lebih seru, hangat, dan kaya akan makna untuk seluruh keluarga.


















