Selain dipengaruhi oleh kematangan perkembangan, kesulitan memegang pensil juga bisa berkaitan dengan tantangan tertentu, seperti gangguan koordinasi motorik, masalah pada kekuatan otot, gangguan penglihatan yang belum terdeteksi, atau keterlambatan perkembangan motorik halus.
Biasanya, kondisi tersebut tidak hanya terlihat saat anak belajar menulis.
Anak juga mungkin mengalami kesulitan saat mengancingkan baju, menggunakan gunting, menyusun benda-benda kecil, membuka tutup botol, atau menggunakan sendok dan garpu dengan baik.
Jika Mama mulai melihat beberapa tanda tersebut muncul bersamaan, sebaiknya jangan menunggu hingga anak memasuki sekolah dasar untuk mencari bantuan.
Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mengamati kemampuan anak dalam berbagai aktivitas sehari-hari seperti:
apakah anak menunjukkan kemajuan meski perlahan?
apakah anak masih menikmati kegiatan menggambar dan mewarnai, atau justru selalu menghindarinya karena merasa kesulitan?
Pengamatan sederhana ini dapat menjadi informasi penting saat berkonsultasi dengan dokter anak atau terapis okupasi apabila diperlukan.
Anak usia 5 tahun masih belajar melalui bermain, sehingga stimulasi akan jauh lebih efektif jika dikemas menjadi aktivitas yang menyenangkan.
Namun, apabila dalam beberapa bulan tidak terlihat adanya kemajuan atau justru muncul tanda keterlambatan perkembangan lainnya, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menemukan penyebab sekaligus menentukan stimulasi yang paling sesuai untuk anak.
Semakin dini penyebabnya diketahui, semakin cepat pula anak mendapatkan pendampingan yang sesuai untuk mendukung tumbuh kembangnya secara optimal.
Itulah penyebab kenapa anak usia 5 tahun masih sulit untuk memegang pensil. Semoga membantu ya, Ma.