"Udah ngambil barang orang tanpa izin,gaada kata maaf,mana pke ngerendahin,hadehhhh orang kek gini halal bgt di sleding tulang keringnya," tulis pemilik akun Twitter @donaatenak.
Viral! 2 Anak Ambil Gundam Saudaranya Tanpa Izin saat Bertamu, Sedih!

Seorang lelaki mengoleksi Gundam sebagai hobi. Lalu saat ia pergi, koleksinya dimainkan oleh saudara yang berkunjung ke rumahnya. Bukan hanya dimainkan tapi ternyata juga dibawa pulang. Kedua saudaranya ini memang masih kecil, tapi apa kabar nasib si pemilik Gundam yang membelinya dengan jeripayah?
Gundam merupakan serial robot asal Jepang yang sangat fenomenal. Sejak serial tersebut muncul hingga saat ini, Gundam masih sangat disukai oleh banyak orang, khususnya para laki-laki.
Bahkan, ada dari mereka yang mengoleksi berbagai jenis robot Gundam untuk dijadikan pajangan. Salah satunya seorang lelaki bernama Satria Sri Sultan II.
Sayangnya baru-baru ini ia bercerita kalau Gundam miliknya dicuri oleh keponakannya. Saat ia minta dikembalikan, sang Tante malah memarahinya dan memintanya untuk mengikhlaskan karena menganggap mainan tersebut murah.
Hal itu membuat Satria merasa kesal dan mengungkapkan segalanya melalui akun Facebooknya. Cerita tersebut kini menjadi viral dan membuat banyak orang ikut kesal.
Bahkan, karena sangat ramai dan menjengkelkan, ada yang membuat meme lucunya lho, Ma!
Untuk mengetahui kejadian tersebut lebih detail, berikut ini Popmama.com telah merangkum informasi selengkapnya untuk Mama.
Peristiwa ini bisa menjadi salah satu pembelajaran untuk Mama dalam mendidik anak. Simak yuk, Ma!
1. Kronologi hilangnya Gundam yang tidak ditemukan di tempat semula

Pada 29 Januari 2022, Satria Sri Sultan II bercerita di akun Facebook miliknya kalau mainan Gundam yang ada di mejanya hilang diambil orang lain yang ternyata masih saudarqanya sendiri.
Tepatnya ada dua Gundam yang hilang, Gundam Barbatos dan Gundam GP-03.
Kejadian tersebut terjadi tanpa sepengetahuan Satria. Sebab, kedua anak itu mengambil Gundam ketika dirinya sedang bekerja.
Tentu hal itu membuatnya kesal, karena Gundam merupakan barang kesayangannya. Selain itu harganya pun cukup fantastis.
Diketahui Gundam Barbatos sendiri dijual seharga Rp750 ribu, sedangkan Gundam GP-03 miliknya bekas tipe war seharga Rp1,8 juta.
Maka dari itu, Satria tak segan untuk langsung mengirim pesan pada tantenya. Awalnya ia memastikan Gundam tersebut dibawa oleh keponakannya atau tidak, lalu ia meminta Gundam yang dibawa anaknya untuk dikembalikan.
2. Keponakan dan orangtuanya tidak minta maaf sama sekali karena telah mengambil barang yang bukan miliknya

Dari cerita yang dibagikan oleh Satria, baik anak-anak yang menggambil Gundam maupun orangtuanya tak minta maaf sama sekali ketika telah mengambil barang yang bukan miliknya.
Sang tante malah meminta Satria untuk mengikhlaskan kedua Gundam miliknya.
"Mainan robot itu ikhlasin aja buat oleh-oleh," ujar sang tante melalui pesan WhatsApp pada Satria.
Tak hanya itu, Satria pun bercerita kalau sang tante menganggap remeh Gundam milikinya dengan mengatakan mainan tersebut cuma seharga Rp50 ribu.
Bahkan, sang tante pun menjadi marah dan merembet membahasnya di grup keluarga.
"SEKOLAH YANG BENER BENTAR LAGI LULUS...PUNYA 4 BISNIS NGGAK LAH CUKUP MAU SOMBONG APA?" tulis sang tante pada grup WhatsApp keluarga besar sambil tag nama Satria.
Hal yang dilakukan tantenya itu membuat Satria diserbu oleh anggota keluarganya yang lain.
3. Kejadian hilangnya dua Gundam ini viral di media sosial dan membuat banyak orang ikut kesal

Cerita Satria yang kehilangan dua robot Gundam menjadi viral di seluruh media sosial. Banyak yang ikut merasa kesal dan berkomentar.
"Aku rasa problemnya bkn di satu mainan itu. Tapi kebiasaan ga ngehormatin barang milik orangnya itu yg ngeselin," tulis pemilik akun Twitter @sin_suit2.
"Case gundam ini gue nangkepnya dari awal bukan di harganya sih, tapi ke kepemilikan dan etika. Setiap orang punya hal yg "personal" Buat yg suka gundam, kalo diambil ga izin ya wajar marah. Kalo ada yg ngebelain, belom waktunya hal yg sangat dia hargai itu diambil tanpa izin," tulis pemilik akun Twitter @ricosync.
"Ikutan sakit hati aing bacanya, gundam ama action figure kan mahal yak mana bahannya keras pulak,, malah dijadiin mainan ma anak kecil, ortunya juga ya tuhann minta digampar, ntar anaknya jadi rese cuk tipe-tipe yg gamao ngalah," tulis pemilik akun Twitter @JAY59859914.
4. Kejadian ini sampai dibuat meme lho!

Peristiwa hilangnya dua Gundam ini pun dibuat menjadi cerita komik oleh content creator Instagram @ghosty_comic.
Dalam karyanya, @ghosty_comic menekankan tentang bagian mengikhlaskan Gundam untuk oleh-oleh.
Selain itu, akun Instagram @komikfaktap pun membuat meme yang berisi tentang ucapan sang tante yang suruh mengikhlaskan.
"Ikhlaskan saja, buat anak saya. Kamu juga ikhlas dijajah 3,5 taun loh!" ucap seorang mama dalam meme tersebut.
5. Sikap yang harus Mama ambil ketika mengetahui anak mengambil barang yang bukan miliknya

Kejadian seperti Satria sebenarnya sudah sering terjadi sejak dulu dan bisa menciptakan pertengkaran antar keluarga.
Hal ini karena orangtua cenderung menyepelekan kelakukan anaknya yang merusak atau mengambil benda tertentu saat berkunjung ke rumah kerabat.
Para orangtua menilai hal itu merupakan sesuatu yang wajar. Di mana saudara yang lebih besar harus memberikan dan merelakan barang miliknya untuk saudara-saudaranya yang masih kecil sebagai wujud kasih sayang.
Persepsi tersebut harus kita hapus, Ma. Ketika menghadapi kasus serupa dengan Gundam ini, Mama bisa mengambil sikap sesuai dengan nilai moral yang ingin ditanamkan pada anak.
Pertama, jika Mama mengetahui sang Anak ingin memiliki barang saudaranya, ajarkan padanya untuk meminta izin terlebih dahulu sebelum mengambilnya.
Kedua, jika anak mama telah mengambil barang yang bukan miliknya tanpa sepengetahuan Mama, maka ajak ia untuk meminta maaf dan mengembalikan barang tersebut. Lalu, Mama dan si Anak bisa bersama-sama meminta izin sebelum memiliki barang tersebut.
Ketiga, jika anak mama menangis dan marah tidak mau mengembalikan barang tersebut, Mama harus membantu menenangkannya. Beritahu si Kecil apa saja yang bisa dilakukannya ketika barang yang diinginkan tidak terwujud saat itu, misalnya menabung untuk membeli Gundam atau lainnya.
Poin pentingnya adalah biasakan anak untuk meminta izin ketika ingin mengambil barang yang bukan miliknya sendiri. Selain itu, ajarkan anak untuk bisa menerima ketika si pemilik barang tidak memberi izin. Di dunia nyata tidak semua kehendak anak bisa selalu terwujud dengan mulus.
Melatih anak untuk mengenal rasa kecewa adalah hal yang baik, anak perlu mengenal berbagai bentuk emosi sejak dini. Setelah itu anak perlu pintar mengolah emosi yang dirasakannya.
Tak lupa, Mama juga harus mengingatkan pada anak-anak bahwa meminta izin dan meminta maaf merupakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Ia harus bersabar jika nyatanya tidak diizinkan dan ia pun harus berani mengakui kesalahan.
Cara-cara diatas akan membangun sikap sopan santun dan melatih proses bersosialisasi pada anak-anak. Jadi, walaupun dengan saudara terdekat anak mama tak akan semena-mena.



















