Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cara Menggunakan Hair Oil yang Benar Menurut Hair Stylist Profesional 
Magnific.com/magnific
  • Hair oil cocok untuk semua jenis rambut, tapi jumlah dan cara pemakaian harus disesuaikan agar hasilnya maksimal tanpa membuat rambut lepek atau berminyak.
  • Selain sebagai finishing product, hair oil bisa digunakan sebagai perawatan intensif untuk mengatasi rambut kering dan rapuh, baik semalaman maupun sebelum keramas.
  • Waktu penggunaan hair oil bervariasi tergantung kondisi rambut; bisa sebelum keramas, setelah styling, atau rutin beberapa kali seminggu untuk menjaga kilau dan kelembapan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tak sedikit yang masih ragu menggunakan hair oil karena khawatir rambut justru tampak berminyak. Jika Mama juga pernah berpikir demikian hingga takut rambut terlihat seperti genangan minyak berjalan, inilah saatnya untuk memperkenalkannya kembali.

Jika digunakan dengan benar, produk serbaguna ini dapat melakukan semuanya: menghilangkan rambut kusut, menghilangkan listrik statis, menjinakkan ujung rambut bercabang, dan dalam beberapa kasus, bahkan mendorong akar rambut untuk tumbuh lebih cepat.

Rahasianya bukanlah produk itu sendiri, melainkan tekniknya. Untuk menyelamatkan kamu dari tampilan rambut yang lepek, penata rambut profesional menjelaskan secara detail cara mengaplikasikan hair oil dengan benar. 

Berikut, Popmama.com bagikan cara menggunakan hair oil yang benar menurut hair stylist profesional. Bersiaplah untuk menikmati kilau dan tinggalkan minyak berlebih.

1. Cara menggunakan hair oil sesuai jenis rambut

Magnific.com/freepic.diller

Hair oil pada dasarnya cocok digunakan untuk semua jenis rambut. Namun, jumlah produk dan cara pengaplikasiannya perlu disesuaikan dengan kondisi rambut agar manfaatnya lebih maksimal.

Bagi pemilik rambut tipis atau halus, gunakan hair oil secukupnya, sekitar satu hingga dua tetes saja. Fokuskan pemakaian pada bagian ujung rambut untuk membantu menjaga kelembapan tanpa membuat rambut terlihat lepek. Sementara itu, rambut yang tebal atau bertekstur kasar umumnya membutuhkan lebih banyak produk. Hair oil dapat diaplikasikan dari bagian tengah hingga ujung rambut untuk membantu menghaluskan tekstur sekaligus membuat rambut terasa lebih lembut.

Untuk rambut bergelombang dan keriting, hair oil juga dapat membantu mempertegas bentuk ikal, mengurangi frizz, serta mengunci kelembapan agar rambut tetap terhidrasi lebih lama. Selain teknik pemakaian, memilih jenis minyak yang tepat juga penting. Rambut tipis cenderung lebih cocok menggunakan minyak bertekstur ringan, seperti jojoba, grapeseed, atau argan oil

Sebaliknya, rambut tebal, keriting, dan ikal dapat memperoleh manfaat lebih optimal dari minyak yang lebih kaya, seperti castor oil atau coconut oil. Beberapa produk hair oil juga diperkaya vitamin E yang berfungsi menutrisi rambut sekaligus melindunginya dari paparan sinar UV dan polusi yang dapat memicu kerusakan.

Untuk pemakaian sehari-hari, tuangkan hair oil sesuai petunjuk penggunaan ke telapak tangan, lalu gosok kedua telapak tangan agar produk merata. Aplikasikan mulai dari ujung rambut, kemudian ratakan hingga ke bagian tengah batang rambut. Sisa produk pada jari dapat digunakan untuk menyisir lembut rambut agar hasil akhir tampak lebih halus dan berkilau.

2. Gunakan hair oil sebagai perawatan Intensif

brillare.co.in

Selain sebagai finishing product, hair oil juga bisa dimanfaatkan sebagai perawatan intensif untuk membantu mengatasi rambut kering, rapuh, dan mudah patah. Kandungan asam lemak di dalamnya dapat membantu menjaga kesehatan kulit kepala sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih optimal untuk pertumbuhan rambut.

Jika ingin menjadikannya sebagai overnight treatment, aplikasikan hair oil dalam jumlah lebih banyak pada kulit kepala dan ujung rambut sebelum tidur, lalu keramas keesokan paginya untuk membersihkan sisa produk. Apabila tidak ingin mendiamkannya semalaman, cukup gunakan sebagai hair mask selama sekitar 30 menit sebelum keramas. Setelahnya, pastikan rambut dicuci menggunakan sampo dan kondisioner agar tidak meninggalkan residu yang dapat menyebabkan penumpukan produk.

3. Kapan waktu terbaik menggunakan hair oil?

curlsmith.com

Hair oil bukan hanya digunakan setelah styling. Produk ini juga dapat diaplikasikan sebelum keramas untuk membantu melindungi batang rambut dari risiko kehilangan kelembapan saat dibersihkan dengan sampo, terutama bagi pemilik rambut kering dan kasar. Setelah rambut selesai diblow atau distyling, hair oil berperan sebagai finishing touch yang membuat rambut tampak lebih halus, berkilau, dan bebas frizz. Hasilnya, rambut terlihat lebih sehat tanpa terasa kaku.

Agar manfaatnya optimal, sesuaikan frekuensi pemakaian dengan kondisi rambut. Rambut berminyak cukup menggunakan hair oil satu hingga dua kali seminggu, rambut normal sekitar tiga kali seminggu, sementara rambut yang kering atau kasar dapat memperoleh manfaat dari penggunaan harian dalam jumlah kecil, ditambah perawatan intensif seminggu sekali.

4. Heat-protectant oil VS hair-finishing oil

beautyandblog.com

Secara umum, hair oil terbagi menjadi dua fungsi utama. Heat-protectant oil digunakan sebelum rambut terkena panas dari hair dryer, catokan, atau catokan untuk membantu mengurangi risiko kerusakan akibat suhu tinggi.

Sementara itu, hair finishing oil diaplikasikan setelah proses penataan selesai untuk memberikan kilau, menghaluskan tekstur rambut, dan meredakan frizz. Perlu diingat, karena teksturnya cenderung lebih kaya, gunakan secukupnya agar rambut tidak tampak lepek.

5. Mengapa rambut tetap kusut meskipun sudah menggunakan minyak rambut?

Magnific.com/benzoix

Jika rambut kusut masih menjadi masalah setelah menggunakan hair oil dengan benar, mungkin ada penyebab lain yang mendasarinya. Menurut para ahli, rambut kusut sering dikaitkan dengan kekeringan, kerusakan akibat panas atau bahan kimia, kurangnya kelembapan, atau bahkan cuaca lembap. 

Meskipun hair oil membantu menghaluskan rambut dan mengunci kelembapan, hair oil sendiri tidak memberikan kelembapan. Untuk hasil terbaik, mulailah dengan produk pelembap seperti sampo pelembap, kondisioner, atau perawatan tanpa bilas, lalu aplikasikan minyak rambut setelahnya untuk mengunci kelembapan tersebut. Anggap hair oil sebagai langkah terakhir yang membantu mempertahankan kelembapan, bukan sebagai sumber kelembapan itu sendiri.

Penting juga untuk diingat bahwa hair oil tidak akan mengubah tekstur alami rambutmu secara permanen. Jika rambut Mama secara alami cenderung kusut, minyak dapat meningkatkan kelembutan dan kilau, tetapi tidak akan sepenuhnya menghilangkan kusut atau mengubah cara rambut kamu berperilaku.

6. Kapan harus melewatkan penggunaan hair oil?

Magnific.com/magnific

Hair oil bukanlah pilihan yang tepat untuk setiap situasi. Jika kamu memiliki kulit kepala berminyak atau mudah mengalami penumpukan produk, sebaiknya hindari mengoleskan hair oil langsung ke akar rambut. Menggunakan terlalu banyak minyak–terutama pada rambut tebal–juga dapat membuat rambut terlihat berat atau berminyak. Sebaliknya, oleskan sedikit dan tambahkan hanya jika diperlukan, daripada menjadikannya bagian penting dari rutinitas harian Mama.

Jika Mama pernah mendengar bahwa hair oil berwarna kuning dapat mengubah warna rambut pirang, para ahli mengatakan bahwa itu sebagian besar adalah kesalahpahaman. Kecuali rambut kamu berwarna pirang platinum yang sangat terang dan Mama menggunakan sejumlah besar minyak yang sangat berpigmen, kemungkinan besar tidak akan memengaruhi warna rambutmu. Sebagian besar minyak berwarna terang aman digunakan tanpa menyebabkan noda yang terlihat.

Itulah, cara menggunakan hair oil yang benar menurut hair stylist profesional. Kini, kamu tidak perlu takut lagi menggunakan hair oil, cukup tahu seberapa banyak yang rambutmu butuhkan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article