Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

18 Anak Ular Kobra Dievakuasi dari Rumah Warga Demak, Ini Kronologinya

18 Anak Ular Kobra Dievakuasi dari Rumah Warga Demak, Ini Kronologinya
Dok. Damkar Demak
Intinya Sih
  • Warga Demak geger setelah menemukan 18 anak ular kobra bersarang di kolong lantai rumah, lalu melapor ke petugas pemadam kebakaran untuk evakuasi.

  • Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam dengan pembongkaran hati-hati. Seluruh anak ular berhasil diamankan meski induknya belum ditemukan.

  • Satu petugas Damkar sempat tergigit anak kobra namun tidak mengalami luka serius, menegaskan tingginya risiko dalam penanganan satwa berbisa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Warga Dukuh Karangturi, Desa Bogosari, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dibuat geger setelah menemukan puluhan anak ular kobra bersarang di kolong lantai rumah. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran untuk segera ditangani.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas berhasil mengevakuasi sebanyak 18 anak ular kobra dari lokasi tersebut. Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati mengingat ular kobra merupakan salah satu jenis ular berbisa yang berbahaya bagi manusia.

Temuan puluhan anak ular di dalam area rumah pun menarik perhatian banyak orang. Berikut Popmama.com telah merangkum fakta evakuasi 18 anak ular kobra yang bersarang di rumah warga di Demak.

Yuk, disimak selengkapnya!

1. Berawal dari penemuan seekor ular di dalam rumah

Ular kobra
Pexels/Erik Karlts

Kronologi ini bermula ketika pemilik rumah menemukan seekor ular di dalam rumahnya pada Sabtu (11/7/2026). Khawatir ular tersebut berbisa dan membahayakan penghuni rumah, pemilik segera menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Demak untuk meminta bantuan evakuasi.

Saat petugas melakukan pemeriksaan, ular tersebut diketahui masuk ke dalam sebuah lubang yang berada di lantai rumah. Untuk memastikan kondisi di dalamnya, petugas kemudian menyiramkan sedikit bensin ke lubang tersebut sebagai upaya memancing ular keluar dari persembunyiannya.

Tak lama setelah itu, belasan anak ular kobra justru bermunculan dari dalam lubang secara bergantian. Temuan tersebut membuat proses evakuasi semakin intensif karena petugas menduga lubang tersebut telah menjadi sarang ular kobra.

2. Proses evakuasi berlangsung sekitar dua jam

Damkar
Pexels/Nejc Soklic

Proses evakuasi belasan anak ular kobra berlangsung cukup lama dan membutuhkan waktu sekitar dua jam. Petugas Damkar melakukan pembongkaran serta pemeriksaan secara hati-hati untuk memastikan seluruh ular yang berada di dalam sarang berhasil dievakuasi dengan aman.

Meski berhasil mengamankan 18 anak ular kobra, petugas belum menemukan indukan ular di lokasi tersebut.

Kepala Bidang Linmas Damkar Satpol PP Kabupaten Demak, Endra Toga Perdana, mengatakan induk ular kobra belum berhasil ditemukan. Ia menjelaskan, petugas tidak dapat langsung membongkar seluruh bagian bawah lantai, sehingga memilih menyiramkan bensin ke dalam lubang sebagai upaya memancing ular keluar.

Pihak Damkar menyatakan akan kembali melakukan pencarian apabila pemilik rumah kembali melaporkan kemunculan ular di lokasi yang sama. Sementara itu, belasan anak ular kobra yang berhasil dievakuasi diamankan di Pos Damkar Karangawen untuk penanganan lebih lanjut.

3. Seorang petugas Damkar sempat tergigit anak ular kobra

Ular kobra
Pexels/Regan Dsouza

Di balik proses evakuasi tersebut, salah seorang anggota Damkar diketahui sempat tergigit oleh salah satu anak ular kobra saat bertugas. Meski begitu, proses evakuasi tetap dapat diselesaikan hingga seluruh anakan ular berhasil diamankan.

Kepala Bidang Linmas Damkar Satpol PP Kabupaten Demak, Endra Toga Perdana, menjelaskan bahwa kondisi petugas tidak mengalami luka serius. Menurutnya, gigitan tersebut tidak menyebabkan bisa ular masuk ke dalam tubuh sehingga tidak menimbulkan dampak yang fatal.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa proses evakuasi satwa liar, terutama ular berbisa, memiliki risiko yang tinggi dan sebaiknya hanya dilakukan oleh petugas yang memiliki perlengkapan serta keahlian yang memadai.

Itu dia kronologi evakuasi 18 anak ular kobra yang ditemukan bersarang di rumah warga di Demak. Untuk mengurangi risiko ular masuk ke rumah, pastikan rutin membersihkan area yang lembap atau dipenuhi semak, menutup celah yang dapat menjadi akses masuk, serta menghindari penumpukan barang di sekitar rumah.

Jika menemukan ular, jangan mencoba menangkapnya sendiri dan segera hubungi petugas berwenang agar penanganan dapat dilakukan dengan aman.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More