Mengalami susah buang air besar atau sembelit memang bisa merusak suasana hati seharian. Perut yang terasa begah dan penuh sering kali membuat aktivitas sehari-hari menjadi sangat tidak nyaman. Banyak orang langsung mengandalkan obat pencahar sebagai jalan pintas yang instan.
7 Olahraga untuk Melancarkan BAB, Bantu Atasi Susah Buang Air!

- Artikel menyoroti bahwa sembelit dapat diatasi secara alami melalui olahraga rutin yang membantu merangsang pergerakan otot usus dan memperlancar sistem pencernaan.
- Tujuh jenis olahraga direkomendasikan, mulai dari senam aerobik, yoga, berjalan kaki, berlari, bersepeda, berenang hingga olahraga tim seperti basket atau sepak bola.
- Masing-masing aktivitas fisik memiliki manfaat spesifik bagi pencernaan, seperti meningkatkan aliran darah ke usus, mengurangi stres, serta mempercepat proses pengeluaran sisa makanan.
Padahal, ada cara yang jauh lebih alami dan menyehatkan tubuh untuk mengatasi masalah pencernaan ini, yaitu dengan mulai menggerakkan tubuh secara rutin.
Faktanya, gaya hidup menjadi salah satu penyebab utama lambatnya sistem pencernaan manusia. Mengutip dari Pantai Hospital , rutin melakukan aktivitas fisik dapat merangsang pergerakan otot usus sehingga sisa makanan lebih mudah terdorong keluar dari tubuh.
Jika kamu sedang mencari cara mengatasi perut begah, berikut Popmama.com merangkum 7 olahraga untuk melancarkan BAB. Yuk, simak sampai habis!
Table of Content
1. Senam aerobik

Ketika membicarakan cara yang menyenangkan untuk membuang keringat, senam aerobik sering kali menjadi pilihan yang paling utama. Olahraga ini tidak hanya bagus untuk menjaga kesehatan kardiovaskular, tetapi juga sangat efektif untuk mengatasi keluhan sembelit.
Gerakan aerobik yang cepat dan dinamis akan mempercepat pernapasan serta detak jantung kamu. Hal ini secara otomatis memompa darah lebih banyak ke seluruh bagian tubuh, termasuk secara khusus ke saluran pencernaan.
Dengan aliran darah yang jauh lebih lancar, otot-otot di usus akan berkontraksi dengan lebih kuat. Kamu bisa menyalakan musik favorit di rumah dan mulai melakukan senam aerobik ringan setidaknya selama 20 hingga 30 menit sehari agar sisa makanan di usus tidak menumpuk terlalu lama.
Jika gerakan melompat dan bertempo cepat dalam aerobik dirasa terlalu menguras tenaga untuk kondisi fisikmu hari ini, kamu bisa beralih mencoba alternatif yang jauh lebih tenang namun tetap memberikan pijatan maksimal pada organ dalam.
2. Yoga

Yoga sudah lama dikenal sebagai latihan pernapasan yang tidak hanya menenangkan pikiran, tetapi juga sangat ampuh menyembuhkan keluhan fisik.
Berbagai pose peregangan dalam yoga, terutama yang melibatkan gerakan memutar di area perut, bekerja selayaknya pijatan alami bagi usus kamu.
Mengutip Healthline, postur memutar badan dalam latihan yoga sangat membantu merangsang aliran darah di sekitar area pencernaan, sehingga kotoran yang terjebak di usus bisa bergerak lebih mudah menuju saluran pembuangan.
Pose-pose dasar dan sederhana seperti child’s pose atau wind-relieving pose (pose membuang angin) sangat disarankan bagi kamu yang sedang berjuang melawan perut kembung dan begah.
Namun, bagaimana jika kamu adalah tipe orang yang sibuk, tidak sempat menggelar matras yoga, dan menginginkan bentuk olahraga yang bisa dilakukan di sela-sela aktivitas harian?
3. Berjalan kaki

Terkadang, solusi dari masalah pencernaan yang terasa rumit justru berasal dari kebiasaan yang paling sederhana, yakni berjalan kaki. Berjalan adalah bentuk aktivitas fisik paling dasar yang sangat mudah dilakukan oleh siapa saja dan tidak membutuhkan peralatan mahal.
Ketika kamu berjalan kaki, pergerakan otot-otot di bagian perut dan panggul akan secara otomatis memicu usus untuk bergerak lebih aktif dalam mengolah makanan.
Jika kamu memiliki pekerjaan yang mengharuskan duduk berjam-jam di depan laptop, usahakan untuk mengambil jeda sejenak guna berjalan di sekitar area rumah atau kantor.
Meluangkan waktu sekitar 15 hingga 20 menit untuk berjalan santai, khususnya setelah makan, sangat direkomendasikan karena efektif membantu lambung memproses nutrisi dengan optimal.
Apabila kamu merasa berjalan kaki sudah terlalu biasa dan ingin mencari sesuatu yang ritmenya sedikit lebih menantang untuk membangunkan sistem pencernaan, maka meningkatkan kecepatan langkah bisa menjadi pilihan.
4. Berlari

Berlari atau joging adalah langkah lanjutan yang luar biasa ampuh jika ususmu membutuhkan dorongan tenaga ekstra. Hentakan kaki yang terjadi secara ritmis dan berulang saat kamu berlari akan memberikan efek stimulasi langsung pada organ pencernaan.
Melakukan aktivitas berlari secara konsisten diketahui secara medis mampu mengurangi total waktu yang dibutuhkan makanan untuk bergerak melewati usus besar.
Ini artinya, jumlah kandungan air yang diserap oleh tubuh dari tinja menjadi lebih sedikit, sehingga tekstur tinja tetap lunak dan sangat mudah dikeluarkan saat kamu berada di toilet.
Mulailah dengan berlari ringan di sekitar lingkungan rumah pada pagi hari, dan pastikan kamu tetap terhidrasi dengan meminum air putih yang cukup.
5. Bersepeda

Bersepeda bisa menjadi cara yang sangat mengasyikkan untuk mengusir keluhan sembelit tanpa harus membebani sendi-sendi kaki kamu secara berlebihan. Gerakan memutar saat mengayuh pedal sepeda memberikan stimulasi langsung ke area perut bawah dan panggul.
Putaran yang konstan ini sangat baik untuk mengaktifkan kinerja usus yang sedang malas bergerak. Selain manfaat fisik, bersepeda santai di luar ruangan sembari menikmati udara yang segar akan terbukti ampuh menurunkan tingkat stres.
Stres kronis sering kali memicu ketegangan pada otot perut yang berujung pada sulitnya buang air besar.
6. Berenang

Berenang adalah aktivitas seluruh tubuh (full-body workout) yang luar biasa karena melibatkan hampir seluruh kelompok otot mulai dari tangan, perut, punggung, hingga kaki.
Resistensi alami yang dihasilkan dari air membuat otot tubuh harus bekerja ekstra, tetapi kamu tidak akan mudah merasa kegerahan berkat suhu air yang sejuk.
Gerakan konstan menendang dan mendayung di dalam kolam akan mengencangkan otot-otot inti (core muscles) di sekitar area perut, yang pada gilirannya memberikan dorongan dan tekanan lembut pada ususmu.
Nah, bagi kamu yang lebih senang bersosialisasi dan mudah bosan bila harus berolahraga sendirian, tidak ada salahnya untuk mencoba aktivitas kompetitif yang melibatkan banyak orang.
7. Olahraga Tim (Basket, Voli, atau Sepak Bola)

Memulai kebiasaan olahraga sendirian terkadang membutuhkan motivasi internal yang sangat besar. Jika kamu merasa sangat berat untuk mulai bergerak, cobalah bergabung dengan teman-teman atau tetangga untuk melakukan olahraga tim seperti bola basket, bola voli, atau sepak bola.
Olahraga kelompok ini umumnya melibatkan banyak sekali gerakan kombinasi yang tidak terduga, mulai dari berlari sprint, melompat tinggi, hingga memutar arah secara tiba-tiba.
Rangkaian aktivitas intens semacam ini tidak hanya efektif membakar banyak tumpukan kalori, tetapi juga secara agresif mendorong usus untuk bekerja lebih cepat membuang sisa metabolisme.
Keseruan bermain bersama teman juga merangsang produksi endorfin, sehingga stres hilang dan pencernaan kembali lancar tanpa kamu sadari.
Nah, itulah pembahasan mengenai 7 olahraga untuk melancarkan BAB. Semoga informatif dan bermanfaat!





















