Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Penyebab Bau Badan Tak Hilang Meski Pakai Deodoran

Penyebab Bau Badan Tak Hilang Meski Pakai Deodoran
Freepik.com/bensoix
Intinya Sih
  • Bau badan muncul saat keringat bercampur dengan bakteri di kulit, dan bisa tetap terasa meski pakai deodoran jika cara pemakaiannya kurang tepat atau ketiak masih basah.
  • Perubahan hormon serta kebersihan ketiak yang kurang terjaga, termasuk bulu dan penumpukan sel kulit mati, dapat membuat deodoran jadi kurang efektif mengatasi bau badan.
  • Gaya hidup seperti stres, pola makan tinggi sulfur, bahan pakaian sintetis, serta kenaikan berat badan turut memengaruhi intensitas bau badan meski sudah memakai deodoran.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kamu rutin pakai deodoran tapi bau badan tetap muncul? Kondisi ini bisa bikin rasa percaya diri turun dan bahkan membuat kamu bingung harus melakukan apa lagi supaya tubuh tetap terasa segar dan wangi sepanjang hari.

 Tapi tenang, kamu tidak sendirian, kondisi ini sudah cukup sering terjadi, dan hampir semua orang sering mengalami permasalah dengan bau badan.  Bau badan dipengaruhi oleh berbagai faktor, bukan hanya sekadar salah produk.

Secara alami, tubuh akan mengeluarkan keringat untuk membantu menurunkan suhu. Melansir Cleveland Clinic, keringat sebenarnya tidak berbau. Aroma tidak sedap muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri di permukaan kulit, terutama di area lipatan seperti ketiak.

Meski demikina, faktor lain seperti perubahan hormon dan gaya hidup pun bisa memengaruhi bau badan. Inilah yang membuat deodoran yang dulu terasa ampuh, lama-lama jadi kurang efektif.

Nah, untuk itu, ketahui penyebab bau badan yang tidak hilang meski sudah pakai deodoran berikut ini.

Popmama.com telah rangkum informasinya, scroll ke bawah!

Table of Content

1. Ketiak masih basah saat pakai deodoran

1. Ketiak masih basah saat pakai deodoran

Penyebab Bau Badan Tak Hilang Meski Pakai Deodoran
Freepik.com/stockking

Salah satu penyebab timbulnya bau badan meski sudah memakai deodoran adalah kesalahan dalam memakai deodoran saat kondisi ketiak masih basah. Kesalahan yang dianggap sepele ini ternyata bisa mengurangi efektivitas dari deodoran.

Melansir American Academy of Dermatology, deodoran bekerja lebih optimal pada kulit yang bersih dan kering. Jika masih ada air di permukaan kulit, produk jadi sulit menempel dan tidak terserap dengan baik.

Akibatnya, perlindungan terhadap bau badan jadi tidak maksimal dan lebih cepat hilang. Jadi sebaiknya keringkan ketiak terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan deodora agar lebih optimal.

2. Teknik pemakaian deodoran kurang tepat

Penyebab Bau Badan Tak Hilang Meski Pakai Deodoran
Freepik.com/drotbean

Cara pakai deodoran juga bisa berpengaruh besar terhadap hasil akhirnya, terutama dalam ketahanannya mengunci bau badan. Banyak orang yang masih belum tahu bagaimana cara pengaplikasian yang benar.

Menggunakan deodoran roll atau stick dengan sekali usap bukanlah cara yang tepat, ya. melansir dari laman Axe, tipsnya, jika menggunakan deodoran stick atau roll, pastikan ketiak sudah bersih dan kering dulu, lalu oleskan dengan gerakan ke segala arah agar merata.

Sedangkan untuk deodoran semprot, tahan kaleng sekitar 15 cm dari ketiak, lalu semprotkan beberapa kali hingga seluruh area tertutup. Cara sederhana ini bisa bikin kamu tetap segar dan anti bau badan seharian.

3. Cobalah jenis produk deodoran lainnya

Penyebab Bau Badan Tak Hilang Meski Pakai Deodoran
Freepik.com/ user18526052

Selanjutnya, jika deodoran andalan kamu sudah terasa kurang ampuh, bisa jadi tubuhmu mengalami perubahan hormonal. Untuk mengatasi ini, cobalah untuk mengganti produk deodoran.

Hal ini bukan tanpa alasan, karena perubahan hormon punya peran penting yang bisa memengaruhi produksi keringat dan bakteri di permukaan kulit. Karena itulah aroma tubuh jadi ikut berubah dan deodoran lama jadi kurang efektif.

Jadi, penting untuk menyesuaikan produk yang digunakan. Mengganti jenis atau formula deodoran bisa jadi solusi saat produk lama tidak lagi memberikan hasil yang sama.

4. Kurangnya kebersihan ketiak

Penyebab Bau Badan Tak Hilang Meski Pakai Deodoran
Freepik.com/nensuria

Menurut Beth Goldstein, MD, profesor klinis bidang dermatologi di Universitas North Carolina di Chapel Hill yang dilansir dari Everyday Health, kebersihan ketiak yang tidak terjaga turut berkontribusi terhadap bau badan meski sudah memakai deodoran. Kebersihan ketiak ini meliputi:

  • Bulu ketiak

Bulu ketiak dapat memerangkap keringat, sehingga bakteri penyebab bau lebih mudah berkembang. Selain itu, area ini juga jadi lebih sulit dibersihkan secara maksimal. Jika bau masih muncul setelah mandi, mencukur atau waxing bisa membantu menguranginya.

  • Eksfoliasi

Pertumbuhan bakteri atau penumpukan kotoran dari keringat dan produk deodoran dapat menyebabkan bau tidak sedap meskipun sudah diimbangi dengan mandi yang teratur. Untuk mengatasinya, kamu bisa mulai dari hal sederhana seperti mengganti sabun mandi atau menggunakan produk eksfoliasi khusus ketiak. Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati sekaligus menjaga kebersihan kulit agar bakteri tidak berkembang berlebihan.

5. Faktor gaya hidup turut memengaruhi bau badan

Penyebab Bau Badan Tak Hilang Meski Pakai Deodoran
Freepik.com/cookie_studio

Melansir Verrywell Health, beberapa faktor gaya hidup berikut ini dapat memengaruhi bau badan seorang individu:

  • Perubahan Berat Badan

Kenaikan berat badan bisa memicu munculnya lebih banyak lipatan pada kulit. Area ini cenderung lebih mudah lembap karena keringat terperangkap, sehingga menjadi tempat ideal bagi bakteri berkembang. Kondisi inilah yang kemudian bisa memicu bau badan jadi lebih terasa.

  • Stres

Saat stres, tubuh akan bereaksi dengan meningkatkan detak jantung dan memproduksi lebih banyak keringat untuk menjaga suhu tetap stabil. Meningkatnya stres dapat merangsang kelenjar apokrin yang menghasilkan keringat lebih kental dan mudah menimbulkan bau. Itu sebabnya, bau badan sering terasa lebih kuat saat kamu sedang cemas atau tertekan.

  • Pilihan Pakaian

Jenis pakaian yang kamu kenakan juga berpengaruh. Bahan sintetis seperti poliester, spandeks, rayon, hingga mikrofiber cenderung menahan kelembapan di kulit. Akibatnya, bakteri lebih mudah berkembang dan memicu bau tidak sedap.

  • Makanan

Apa yang kamu konsumsi sehari-hari juga bisa berdampak pada aroma tubuh. Makanan yang mengandung sulfur, misalnya, dapat memperparah bau badan karena senyawanya dilepaskan melalui keringat. Diantaranya seperti:

  • Bawang
  • Bawang putih
  • Brokoli
  • Kubis
  • Kembang kol

Selain itu, ada juga makanan dan minuman yang dapat meningkatkan produksi keringat, sehingga bau badan terasa lebih menyengat, seperti:

  • Makanan pedas
  • Kafein
  • Alkohol
  • Rempah kuat seperti jintan dan bubuk kari
  • Makanan yang mengandung MSG

Nah, itulah beberapa penyebab bau badan tidak sedap meski kamu sudah memakai deodoran. Pada dasarnya, bau badan muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri di kulit. Kamu juga perlu memerhatikan produk yang dipakai serta kebersihan tubuh, pola makan, hingga gaya hidup agar tubuh tetap segar.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Onic Metheany
EditorOnic Metheany
Follow Us

Latest in Life

See More