Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

8 Daftar Obat Penenang di Apotek dan Harganya

8 Daftar Obat Penenang di Apotek dan Harganya
Pexels/Unseop Kang
Intinya Sih
  • Artikel membahas pentingnya penggunaan obat penenang sesuai resep dokter karena termasuk golongan obat keras yang berisiko menimbulkan efek samping dan ketergantungan bila digunakan sembarangan.
  • Terdapat delapan jenis obat penenang seperti Alprazolam, Amitriptyline, Citalopram, Diazepam, Escitalopram, Fluoxetine, Lorazepam, dan Sertraline dengan fungsi berbeda untuk gangguan kecemasan hingga depresi.
  • Masing-masing obat memiliki dosis, manfaat, serta efek samping spesifik sehingga konsultasi dengan dokter atau psikiater wajib dilakukan sebelum mengonsumsinya agar terapi berjalan aman dan efektif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Menghadapi tekanan mental, stres berkepanjangan, atau gangguan kecemasan memang bukan hal yang mudah. Dalam beberapa kondisi, terapi seperti konseling atau psikoterapi saja belum cukup. 

Di sinilah peran obat penenang dibutuhkan, yaitu untuk membantu menyeimbangkan zat kimia di otak agar suasana hati dan respons tubuh terhadap stres bisa lebih stabil. Namun, penting untuk dipahami bahwa obat penenang bukan solusi instan yang bisa digunakan sembarangan. 

Umumnya obat penenang termasuk ke dalam golongan Obat Keras (Logo G), yang artinya hanya boleh digunakan dengan resep dan pengawasan dokter atau psikiater.

Penggunaan yang tidak tepat, baik dari segi dosis maupun durasi, berisiko menimbulkan efek samping hingga ketergantungan.

Untuk itu, Popmama.com telah menyiapkan 8 daftar obat penenang di apotik yang aman dikonsumsi sesuai anjuran dokter.

Table of Content

1. Alprazolam

1. Alprazolam

Daftar Obat Penenang di Apotek 2.jpg
toco.id

Alprazolam termasuk salah satu obat penenang yang cukup sering diresepkan, terutama bagi yang mengalami serangan panik atau kecemasan yang datang tiba-tiba. Obat ini bekerja dengan meningkatkan aktivitas zat kimia di otak bernama GABA, yang berfungsi menenangkan sistem saraf.

Karena efeknya yang cepat terasa, Alprazolam biasanya digunakan untuk jangka pendek saja. Penggunaan dalam waktu lama harus benar-benar diawasi dokter karena berisiko menyebabkan ketergantungan.

Komposisi: Alprazolam 0,25 mg, 0,5 mg, atau 1 mg.

Manfaat: Mengatasi gangguan kecemasan dan gangguan panik yang disertai atau tanpa agorafobia.

Efek Samping: Mengantuk, pusing, kelelahan, dan risiko ketergantungan jika digunakan tidak sesuai aturan.

Harga: Rp2.000 - Rp5.000 per tablet.

2. Amitriptyline

Daftar Obat Penenang di Apotek 3.jpg
toco.id

Amitriptyline sebenarnya dikenal sebagai obat antidepresan, tetapi juga sering dimanfaatkan untuk membantu mengatasi gangguan tidur. 

Obat ini bekerja dengan menjaga keseimbangan zat kimia di otak seperti serotonin dan norepinefrin, yang berperan dalam mengatur suasana hati dan kualitas tidur.

Efek mengantuk yang ditimbulkan cukup kuat, sehingga sering diresepkan untuk yang mengalami insomnia akibat stres atau gangguan mental.

Komposisi: Amitriptyline Hydrochloride 25 mg.

Manfaat: Menangani gejala depresi dan membantu memperbaiki kualitas tidur pada pasien insomnia.

Efek Samping: Mulut kering, pandangan kabur, sembelit, dan retensi urin.

Harga: Rp500 - Rp1.500 per tablet.

3. Citalopram

Daftar Obat Penenang di Apotek 4.jpg
ocduk.org

Citalopram termasuk dalam golongan SSRI, yaitu obat yang bekerja dengan meningkatkan kadar serotonin di otak. Serotonin sendiri dikenal sebagai hormon bahagia karena berperan dalam menjaga suasana hati tetap stabil.

Berbeda dengan obat penenang yang langsung memberikan efek rileks, Citalopram bekerja lebih perlahan namun membantu memperbaiki mood secara keseluruhan dalam jangka panjang.

Komposisi: Citalopram 20 mg.

Manfaat: Membantu memulihkan keseimbangan serotonin untuk mengatasi gangguan depresi mayor.

Efek Samping: Mual, mulut kering, perubahan nafsu makan, dan rasa lelah yang tidak biasa.

Harga: Rp10.000 - Rp15.000 per tablet.

4. Diazepam

Daftar Obat Penenang di Apotek 5.jpg
toco.id

Diazepam adalah obat dengan fungsi yang cukup luas. Selain digunakan sebagai penenang untuk meredakan kecemasan, obat ini juga sering dimanfaatkan sebagai pelemas otot dan obat antikejang.

Efeknya yang cukup kuat dalam menenangkan sistem saraf membuat Diazepam sering digunakan dalam kondisi tertentu, termasuk saat tubuh mengalami ketegangan berlebih.

Komposisi: Diazepam 2 mg atau 5 mg.

Manfaat: Meredakan gejala kecemasan, mengatasi gejala putus alkohol akut, dan pelemas otot.

Efek Samping: Lemas otot, mengantuk berat, gangguan koordinasi tubuh, dan pusing.

Harga: Rp1.000 - Rp3.000 per tablet.

5. Escitalopram

Daftar Obat Penenang di Apotek 6.jpg
toco.id

Escitalopram masih satu kelompok dengan Citalopram, namun dianggap lebih murni sehingga sering dipilih dokter karena efeknya lebih spesifik dan relatif minim interaksi dengan obat lain.

Obat ini banyak digunakan untuk mengatasi gangguan kecemasan umum dan depresi, terutama jika kamu membutuhkan terapi jangka menengah hingga panjang.

Komposisi: Escitalopram Oxalate 10 mg.

Manfaat: Mengatasi gangguan depresi mayor dan gangguan kecemasan umum.

Efek Samping: Sakit kepala, mual, insomnia ringan, dan gangguan pencernaan.

Harga: Rp15.000 - Rp25.000 per tablet.

6. Fluoxetine

Daftar Obat Penenang di Apotek  7.jpg
toco.id

Fluoxetine merupakan salah satu obat yang cukup populer untuk menangani berbagai gangguan mental, mulai dari depresi hingga OCD. Cara kerjanya adalah dengan meningkatkan kadar serotonin sehingga komunikasi antar sel saraf di otak menjadi lebih baik.

Obat ini biasanya membutuhkan waktu beberapa minggu hingga efeknya benar-benar terasa, sehingga penggunaannya harus rutin sesuai anjuran dokter.

Komposisi: Fluoxetine 10 mg atau 20 mg.

Manfaat: Mengatasi gangguan depresi, gangguan panik, OCD, serta bulimia nervosa.

Efek Samping: Tremor, mulut kering, gangguan tidur, dan perasaan gugup.

Harga: Rp3.000 - Rp8.000 per kapsul.

7. Lorazepam

Daftar Obat Penenang di Apotek  8.jpg
toco.id

Lorazepam sering digunakan untuk mengatasi kecemasan yang cukup berat dalam waktu singkat. Obat ini bekerja cepat memberikan efek tenang, sehingga dalam beberapa kasus juga digunakan sebelum tindakan medis untuk membantu pasien lebih rileks.

Karena efeknya yang cukup kuat, penggunaannya harus benar-benar sesuai dengan resep dokter.

Komposisi: Lorazepam 0,5 mg, 1 mg, atau 2 mg.

Manfaat: Meredakan gejala kecemasan yang intens dalam waktu singkat.

Efek Samping: Pusing, rasa kantuk yang kuat, kebingungan, dan kelemahan otot.

Harga: Rp3.000 - Rp6.000 per tablet.

8. Sertraline

Daftar Obat Penenang di Apotek  9.jpg
toco.id

Sertraline adalah salah satu obat yang sering diresepkan untuk kondisi seperti PTSD, gangguan panik, hingga kecemasan sosial. Obat ini membantu meningkatkan kadar serotonin sehingga perasaan cemas dan takut bisa lebih terkendali.

Dalam banyak kasus, Sertraline digunakan sebagai bagian dari terapi jangka panjang untuk membantu menstabilkan kondisi mental.

Komposisi: Sertraline Hydrochloride 50 mg.

Manfaat: Menangani depresi, PTSD, gangguan panik, dan gangguan kecemasan sosial.

Efek Samping: Diare, mual, insomnia, dan mulut kering.

Harga: Rp8.000 - Rp12.000 per tablet.

Itu dia 8 daftar obat penenang di apotik sesuai dengan gejala yang diderita. Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau psikiater agar dosis dan jenis obat yang diberikan benar-benar sesuai dengan kondisi yang sedang dialami.

FAQ Obat Penenang

1. Apakah obat penenang itu narkoba?

Obat penenang yang diresepkan oleh psikiater kebanyakan dikategorikan sebagai obat golongan Psikotropika golongan IV.

2. Apa antidepresan yang aman untuk ibu hamil?

Antidepresan yang aman dikonsumsi saat hamil antara lain SSRI (citalopram, fluoxetine, sertraline), SNRI (duloxetine, venlafaxine), dan trisiklik (nortriptyline, amitriptyline).

3. Apakah antidepresan obat keras?

Ya, antidepresan merupakan obat keras dan tidak bisa dibeli tanpa resep. Mengonsumsi obat ini tanpa diagnosis dan pengawasan medis dapat berbahaya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Related Articles

See More