Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Instagram.com/allanface
  • Tren highlighter bawah mata yang ramai di TikTok dan Instagram memanfaatkan pantulan cahaya untuk menciptakan tampilan lebih cerah, segar, dan bercahaya tanpa concealer tebal.

  • Teknik ini menggunakan permainan cahaya dan bayangan untuk menyamarkan cekungan atau bayangan bawah mata, tetapi tidak dapat mengubah tekstur kulit.

  • Gunakan highlighter cair atau krim berkilau halus secukupnya pada sudut dalam mata dan area gelap; concealer serta color corrector tetap dapat ditambahkan untuk lingkaran hitam.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lupakan sejenak teknik menonjolkan tulang pipi dengan highlighter. Musim gugur ini, tren kecantikan yang tengah populer adalah memberikan kilau ekstra pada area di bawah mata.

Teknik ini menggunakan highlighter yang memantulkan cahaya untuk mencerahkan area tersebut, menciptakan tampilan yang segar dan bercahaya tanpa perlu mengandalkan lapisan concealer yang tebal. Tren ini tengah ramai diperbincangkan di media sosial, dan para penata rias selebritas pun menjelaskan mengapa trik sederhana ini layak untuk dicoba.

Berikut, Popmama.com bagikan trik agar area bawah mata tampak cerah tanpa menggunakan concealer.

1. Tentang tren ini

Instagram.com/lilachilds, ninapark

Tren ini mulai populer di TikTok dan Instagram, di mana para pencinta makeup menggunakan highlighter pemantul cahaya untuk mencerahkan area bawah mata.

Teknik ini sangat mudah untuk dicoba sendiri di rumah. Kamu hanya memerlukan highlighter dan area bawah mata yang dirasa membutuhkan sedikit kilau tambahan.

“Banyak orang selalu mencari cara untuk mencerahkan area bawah mata tanpa harus menumpuk concealer,” jelas penata rias selebritas, Renée Loiz. Ia menambahkan bahwa daya tarik teknik ini terletak pada formulanya yang memantulkan cahaya, sehingga menciptakan tampilan yang lebih cerah – seolah-olah telah melalui proses edit foto yang mulus.

Loiz membandingkan tren ini dengan teknik mencerahkan area bawah mata yang populer pada tahun 90-an dan awal 2000-an, saat produk pemantul cahaya banyak digunakan untuk menciptakan tampilan yang lebih segar dan terjaga, tanpa perlu riasan yang tebal.

Konsepnya masih serupa hingga saat ini, yakni mengandalkan pantulan cahaya untuk mencerahkan area bawah mata, namun dengan hasil akhir yang lebih berkilau. Hal ini menunjukkan bagaimana teknik kecantikan sering kali kembali populer dengan sentuhan yang lebih modern.

2. Cara kerjanya

Tiktok.com/@cclaracr

Teknik ini cukup sederhana: mengaplikasikan produk dengan efek kilau di bawah mata untuk memantulkan cahaya, sehingga area tersebut tampak lebih cerah. “Pada dasarnya, kamu bermain dengan cahaya dan bayangan. Riasan dapat mengubah persepsi bentuk melalui permainan cahaya dan bayangan, tetapi tidak bisa mengubah tekstur kulit,” jelas MUA selebritas Kasey Spickard.

Jika biasanya area bawah mata dicerahkan menggunakan concealer satu hingga dua tingkat lebih terang dari foundation, teknik ini menawarkan pendekatan yang sedikit berbeda. Daripada hanya mengandalkan warna concealer, produk dengan partikel shimmer digunakan untuk memantulkan lebih banyak cahaya. 

Menurut Spickard, cara ini sangat membantu menyamarkan tampilan cekungan atau bayangan di bawah mata karena memberikan efek cerah yang lebih maksimal dibandingkan concealer dengan hasil akhir matte.

3. Cara mendapatkan look ini

Instagram.com/reneeloizmakeup

Siapa pun bisa mencoba tren ini! Kuncinya adalah memilih formula yang tepat dan mengaplikasikannya dengan cara yang sesuai. Spickard merekomendasikan highlighter berbentuk cair atau krim dengan tekstur ringan, tidak lengket, dan mudah dibaurkan. Produk ini bahkan bisa digunakan sendiri untuk memberikan tampilan bawah mata yang lebih segar, lembap, dan bercahaya. Pastikan kamu memilih highlighter dengan kilau halus, bukan glitter atau shimmer yang terlalu mencolok dan metalik.

Untuk hasil terbaik, mulailah dengan sedikit produk, lalu tambahkan secara bertahap jika diperlukan. Loiz mengingatkan bahwa shimmer berlebihan bisa sulit dikurangi setelah diaplikasikan. 

Jika area bawah matamu cenderung kering atau memiliki garis halus, pilih highlighter dengan efek pearl yang lembut agar tekstur kulit tidak semakin terlihat. Sementara itu, jika memiliki kantung mata, perhatikan penempatannya karena pantulan cahaya dapat membuat area tersebut tampak lebih menonjol.

Daripada mengaplikasikan highlighter ke seluruh area bawah mata, fokuskan pada sudut dalam mata dan bagian yang terlihat lebih gelap atau memiliki bayangan. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan efek cerah yang natural tanpa membuat area bawah mata terlihat terlalu berkilau.

4. Tambahkan concealer

Tiktok.com/@imemma.z, @annietamaki

Punya lingkaran hitam di bawah mata yang cukup membandel? Tenang, kamu tetap bisa menggunakan concealer seperti biasa. Kedua makeup artist menyarankan untuk memadukan trik highlighter ini dengan sedikit color corrector dan concealer agar mendapatkan coverage ekstra.

Spickard menyarankan untuk mengaplikasikan highlighter terlebih dahulu, kemudian membiarkannya selama sekitar satu menit hingga menyatu dengan kulit. Setelah itu, aplikasikan concealer seperti biasa di bawah mata dan tunggu sekitar 20–30 detik hingga teksturnya sedikit mengering dan terasa lebih lengket. Kemudian, baurkan secara perlahan menggunakan jari, beauty blender, atau kuas makeup sesuai preferensi.

Anggap saja ini sebagai kombinasi dua langkah yang saling melengkapi: concealer membantu menyamarkan lingkaran hitam dan warna kulit yang tidak merata, sementara highlighter di bawahnya memantulkan cahaya sehingga area bawah mata tetap terlihat segar dan bercahaya.

Itulah, trik agar area bawah mata tampak cerah tanpa menggunakan concealer. Siap untuk coba tren ini?

Curated For You

Editorial Team

Related Article