Artis Only Fans Bikin Geger, Pakai Darah Haid sebagai Perawatan Wajah

Viral di sosial media, seorang artis Only Fans Mimi Boliviana jadikan darah haid sebagai masker wajahnya. Hal ini ia terangkan ketika menjawab pertanyaan sebuah artikel media.
Mimi menyatakan bahwa perawatan yang ia lakukan bagus untuk dilakukan "Ini bagus untuk tetap awet muda, terutama di depan kamera," ungkap Mimi dikutip dari Daily Star, Kamis (28/7).
Penggunaan darah haid sebagai masker wajah ia lakukan dikarenakan dirinya merasa kulitnya terhindar dari penuaan dini. Mimi juga mengungkapkan bahwa kulitnya nampak lebih segar dengan darah tersebut.
Memang belum ada penelitian dan riset pasti mengenai penggunaan darah haid sebagai salah satu perawatan wajah. Namun berikut Popmama.com sajikan apakah aman penggunaan darah haid sebagai wajah tersebut dilakukan? Yuk simak artikelnya.
1. Belum adanya penelitian pasti yang teruji

Perawatan wajah dengan darah haid belum memiliki penelitian pasti yang teruji untuk mengetest keamanannya bagi kulit.
Menurut dokter spesialis kulit pada Sanova Dermatology, Jennifer Vickers,MD. "Secara teori, darah menstruasi memang memiliki banyak khasiat yang bermanfaat bagi kulit, seperti sifat anti-inflamasi dan sel punca, namun hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang mendukung penggunaan darah menstruasi sebagai masker," ungkap Dr. Jennifer Vickers, MD dikutip dari Cosmopolitan, Kamis (6/2).
Sehingga dapat dipastikan bahwa cara ini sebaiknya jangan dilakukan guna melindungi kulitmu dari berbagai efek samping yang merugikan.
2. Dapat menyebabkan infeksi pada wajah

Penggunaan darah haid sebagai masker wajah berisiko menyebabkan infeksi pada kulit wajahmu.
Hal ini dikarenakan darah haid terkontaminasi dengan berbagai sel kulit dan lapisan dalam yang telah mati yang dikenal dengan endomisium.
Sehingga berbagai sel mati tersebut dapat menyebabkan timbulnya berbagai infeksi pada wajah mu apabila menggunakan darah haid sebagai masker wajah.
3. Bisa menimbulkan bakteri jerawat

Dampak negatif dari penggunaan darah haid sebagai masker ini yaitu dapat menimbulkan adanya bakteri jerawat.
Memiliki kandungan endometrium dan adanya cairan serviks, darah haid dapat tercampur dengan cairan tersebut terutama bagi perempuan yang mengalami infeksi vagina dan kanker serviks yang dapat menimbulkan infeksi endometrium atau endometritis.
Oleh karenanya untuk menghindari berbagai infeksi dan bakteri yang terkandung dalam cairan darah haid sebaiknya dihindari guna melindungi kulitmu dari timbulnya bakteri jerawat.
4. Pori-pori akan terganggu

Penggunaan darah haid sebagai masker wajah dapat menimbulkan berbagai permasalahan kulit, salah satunya pori-pori tersumbat.
Penyumbatan pori-pori dapat terjadi akibat bakteri yang timbul, hal ini tentu akan merusak tekstur kulitmu.
Sehingga untuk menghindari permasalahan kulit yang semakin parah, hindari penggunaan cara tersebut.
5. Menimbulkan penyakit

Risiko terkena berbagai penyakit kulit dapat diakibatkan oleh penggunaan darah haid sebagai masker wajah ini.
Hal ini dikarenakan darah haid merupakan kotoran dari dalam tubuh yang keluar sehingga tidak higienis maupun steril.
Kemungkinan risiko tinggi terkena paparan penyakit akibat infeksi dari cara ini sangat dapat terjadi apabila diaplikasikan pada wajah.
Itu tadi Popmama.com sajikan berbagai argumen untuk menjawab amankah menggunakan darah haid sebagai masker wajah, untuk melindungi dan menjaga kulit mu sebaiknya hal tersebut jangan digunakan ya!
Baca juga :



















