Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Ciri-Ciri Wajah Hamil Anak Perempuan, Ini Faktanya 

Ciri-Ciri Wajah Hamil Anak Perempuan, Ini Faktanya 
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
Intinya Sih
  • Pemeriksaan USG pada usia kehamilan 18–20 minggu tetap menjadi cara paling akurat untuk mengetahui jenis kelamin.

  • Banyak mitos menyebut wajah berminyak, kusam, berjerawat, atau lebih bulat menjadi ciri-ciri ibu hamil anak perempuan.

  • Selain wajah, ciri seperti rambut kusam, linea nigra, bentuk perut naik, hingga morning sickness sering dikaitkan dengan bayi perempuan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Untuk mengetahui jenis kelamin janin, ibu hamil  bisa melakukan pemeriksaan USG ke dokter kandungan pada usia kehamilan antara 18 hingga 20 minggu. Pemeriksaan ini dianggap sebagai cara paling akurat secara medis untuk mengetahui apakah calon bayi laki-laki atau perempuan.

Ternyata di tengah kemajuan teknologi medis ini, masih ada sebagian orang yang meyakini bahwa jenis kelamin bayi bisa ditebak dari perubahan pada kondisi wajah ibu selama kehamilan. Meskipun secara ilmiah belum ada bukti yang mendukungnya. Kepercayaan turun-temurun ini telah berkembang menjadi mitos yang hingga kini masih sering diperbincangkan sebagai cara tradisional untuk mendeteksi jenis kelamin bayi.

Untuk itu, berikut Popmama.com siapkan informasi seputar ciri wajah hamil anak perempuan. Yuk, kita cari tahu, Ma!

Table of Content

1. Kondisi wajah menjadi berminyak dan kusam

1. Kondisi wajah menjadi berminyak dan kusam

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Salah satu perubahan yang paling terlihat saat hamil adalah kondisi kulit wajah. Tidak sedikit ibu hamil yang mengeluhkan wajahnya menjadi lebih berminyak dan kusam. Hal ini sering kali menimbulkan rasa kurang percaya diri, apalagi ketika cermin seolah menunjukkan wajah yang berbeda dari biasanya.

Menariknya, beberapa orang percaya, wajah yang berminyak dan kusam selama masa kehamilan bisa menjadi pertanda bahwa calon bayi yang dikandung adalah perempuan. Konon, bayi perempuan “mencuri” sebagian kecantikan sang ibu sehingga kulit terlihat lebih kusam dan mudah berminyak. Namun, ciri ini hanya berdasarkan pengalaman yang dipercaya oleh masyarakat dan belum memiliki dasar ilmiah.

Hal ini karena Perubahan minyak dan kondisi kulit saat hamil sebenarnya lebih dipengaruhi oleh hormon, terutama hormon androgen, yang meningkat selama kehamilan dan memicu produksi minyak berlebih pada kulit.

2. Wajah lebih mudah berjerawat

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Beberapa orang percaya, ibu yang mengalami wajah lebih berjerawat cenderung mengandung bayi perempuan. Keyakinan ini diuji oleh sebuah studi kecil yang melibatkan 35 perempuan, dan menemukan bahwa ibu yang melahirkan anak perempuan memiliki lebih banyak jerawat pada trimester kedua dan ketiga dibandingkan ibu yang mengandung anak laki-laki.

Meski studi tersebut menarik, perlu diketahui bahwa jerawat bukan indikator pasti jenis kelamin bayi. Kondisi ini cukup umum terjadi pada banyak ibu hamil, dan bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti pola makan, stres, dan perawatan kulit. Jadi, meskipun jerawat sering dikaitkan dengan bayi perempuan, hal ini tetap dianggap sebagai mitos yang dipercaya secara turun-temurun.

3. Bentuk wajah lebih bulat

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Bentuk wajah ibu hamil sering dikaitkan dengan prediksi jenis kelamin bayi. Beberapa orang meyakini bahwa perubahan bentuk wajah selama kehamilan bisa menjadi ciri-ciri jenis kelamin calon bayi.

Jika wajah terlihat lebih bulat dan penuh selama kehamilan, mitosnya menyebutkan bahwa ibu kemungkinan besar mengandung bayi perempuan. Selain itu, ciri lain yang sering dikaitkan adalah hidung yang tampak sedikit melebar. Namun, hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan kebenaran ciri-ciri ini.

Fakta Hubungan Wajah dengan Jenis Kelamin

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Mitos yang mengaitkan kondisi wajah ibu hamil dengan jenis kelamin bayi memang terdengar menarik, tetapi kenyataannya, perubahan pada wajah selama kehamilan lebih berkaitan dengan faktor hormon dan fisiologis tubuh.

Selama kehamilan, hormon estrogen dan progesteron meningkat secara signifikan. Lonjakan hormon ini memengaruhi produksi minyak (sebum) di kulit. Peningkatan sebum bisa membuat kulit tampak lebih berminyak dan berjerawat, sementara kombinasi dengan retensi cairan dapat membuat wajah terlihat lebih penuh atau “mengembang”.

Selain itu, kulit ibu hamil juga bisa tampak kering, kusam, atau muncul bercak gelap akibat perubahan pigmentasi yang dipicu oleh hormon. Retensi cairan dan perubahan metabolisme tubuh selama kehamilan juga ikut berperan dalam membentuk penampilan wajah yang berbeda dari biasanya.

Semua perubahan ini merupakan respons alami tubuh dalam menyesuaikan diri dengan kondisi kehamilan, bukan indikator jenis kelamin janin. Dalam jurnal Birth. Studi tersebut menegaskan bahwa tidak ada hubungan ilmiah antara gejala kehamilan, termasuk kondisi wajah dengan jenis kelamin bayi. Artinya, wajah berminyak, kusam, berjerawat, atau lebih bulat muncul karena faktor hormonal dan fisiologis tubuh.

Ciri-Ciri Lain yang Sering Dikaitkan dengan Kehamilan Bayi Perempuan

Popmama.com/Alya Putri Abi/AI
Popmama.com/Alya Putri Abi/AI

Selain perubahan wajah dan kulit, ada beberapa ciri lain yang sering dikaitkan dengan kehamilan bayi perempuan. Meski sebagian besar masih bersifat mitos, ciri-ciri ini tetap menjadi bahan cerita menarik bagi banyak ibu hamil.

  1. Rambut lebih tipis dan kusam
    Beberapa orang percaya bahwa perubahan rambut menjadi kusam dan lebih tipis bisa menjadi pertanda ibu sedang mengandung bayi perempuan. Sebaliknya, rambut yang tampak berkilau dipercaya menunjukkan kehamilan anak laki-laki. Secara medis, kondisi ini lebih disebabkan oleh faktor hormonal selama kehamilan.

  2. Munculnya linea nigra
    Linea nigra adalah garis gelap vertikal yang muncul di area perut selama kehamilan. Mitosnya, jika garis berhenti di bawah pusar, dipercaya hamil bayi perempuan. Faktanya, linea nigra muncul karena peningkatan pigmen melanin selama kehamilan.

  3. Berat badan bertambah di tengah
    Beberapa orang percaya bahwa ibu yang berat badannya bertambah di bagian tengah tubuh cenderung mengandung bayi perempuan. Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang mendukung teori ini. Penambahan berat badan selama kehamilan normalnya bervariasi dan dipengaruhi tipe tubuh ibu, pola makan, dan aktivitas sehari-hari.

  4. Morning sicknes
    Morning sickness atau mual di pagi hari sering dikaitkan dengan jenis kelamin bayi. Beberapa studi, seperti yang diterbitkan dalam jurnal Brain, Behavior, and Immunity tahun 2017, menemukan bahwa ibu yang mengandung bayi perempuan lebih sering mengalami peradangan ketika sistem kekebalan tubuh terpapar bakteri. Hal ini dapat memengaruhi intensitas morning sickness. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan karena gejala ini dapat berbeda-beda pada setiap ibu hamil.

  5. Bentuk perut terlihat naik
    Ciri lain menyebutkan bahwa perut yang terlihat lebih naik atau besar menandakan ibu sedang hamil bayi perempuan. Padahal, bentuk perut selama kehamilan dipengaruhi banyak faktor, termasuk posisi janin, tonus otot, dan kondisi pencernaan. Perut yang terlihat naik bisa juga disebabkan gangguan pencernaan atau kram, bukan jenis kelamin bayi.

  6. Perubahan mood yang ekstrem
    Perubahan suasana hati selama kehamilan adalah hal yang normal karena fluktuasi hormon estrogen dan progesteron, serta rasa tidak nyaman fisik seperti morning sickness. Meski ada yang percaya bahwa mood yang ekstrem menandakan hamil bayi perempuan, penelitian ilmiah belum membuktikan hubungan ini.

Nah, itu dia fakta terkait ciri wajah hamil anak perempuan. Apakah Mama pernah mengalami salah satunya?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyuni Sahara
EditorWahyuni Sahara
Follow Us

Latest in Pregnancy

See More