5 Manfaat Konsumsi Makanan Pedas bagi Kesehatan

Kabar baik bagi pencinta makanan pedas, ini manfaat kesehatannya

3 Agustus 2022

5 Manfaat Konsumsi Makanan Pedas bagi Kesehatan
unsplash.com/@tamanna_rumee

Ada banyak positif dan negatif dari makanan pedas yang ditemukan pada sambal maupun makanan balado. Salah satu yang paling sering adalah menyebabkan sakit lambung.

Tidak hanya itu, makanan pedas dapat menyebabkan rasa sakit di perut, tenggorokan terbakar, hingga diare.

Tapi, benarkah mengonsumsi makanan pedas baik untuk kesehatan? Berikut ungkapan dari ahli yang Popmama.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Makanan pedas dapat membantu meningkatkan kesehatan seumur hidup

1. Makanan pedas dapat membantu meningkatkan kesehatan seumur hidup
unsplash.com/@sugercoatit

Seorang Ahli Nutrisi dari Universitas Hospitals Cleveland Medical Center Jayna Metalonis mengatakan, meski makanan pedas dapat membakar di lidah dan memiliki gangguan pencernaan, sisi positifnya dapat meningkatkan kesehatan seumur hidup.

Capsaicin, bahan yang ditemukan pada paprika yang menyebabkan panas dan pedas, merupakan senyawa kimia seperti minyak, yang dapat mengikat reseptor rasa sakit di lidah dan seluruh saluran pencernaan.

“Tapi capsaicin tidak benar-benar membakar Anda,” ungkap Ahli Gizi itu.

Editors' Picks

2. Studi mengungkap, makanan pedas bisa menurunkan risiko kematian dini

2. Studi mengungkap, makanan pedas bisa menurunkan risiko kematian dini
unsplash.com/@little_klein

Sebuah peneltian dari Jayna Metalonis mengungkapkan, mengonsumsi makanan pedas selama enam kali seminggu memiliki penurunan risiko kematian dini, jika dibandingkan dengan orang yang jarang makan pedas.

Selain itu, ada manfaat lain dari makanan pedas. Mulai dari menurunkan kolesterol, penurunan risiko terhadap penyakit jantung, meningkatkan kesehatan perut dan usus, hingga penurunan berat badan.

3. Capsaicin paprika bisa menjadi obat pereda nyeri

3. Capsaicin paprika bisa menjadi obat pereda nyeri
unsplash.com/@bekkybekks

Rasa pedas capsaicin yang ada di paprika, merupakan bahan utama yang dapat dijadikan obat pereda nyeri. Tentunya, bahan ini dapat mengobati penyakit arthritis, fibromyalgia, hingga sakit kepala.

Kabar baiknya, bagi pecinta makanan pedas tidak ada resiko serius permanen bagi kesehatan. Bahkan tidak perlu melakukan perawatan medis.

Hanya saja, ada satu hal yang patut dihindari agar tidak beresiko, salah satunya dengan menghindari makanan keripik dari Carolina Reaper.

4. Makanan pedas bisa menjaga kesehatan hati

4. Makanan pedas bisa menjaga kesehatan hati
unsplash.com/@grimnoire

Mengonsumsi makanan pedas disebut dapat menurunkan risiko dari serangan jantung dan stroke. Para ilmuwan percaya, bahwa capsaicin dalam cabai dan saus dapat membantu mengurangi peradangan kronis, yang merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular.

Selain itu, makanan pedas juga dapat menjaga kesehatan hati, mencegah akumulasi kolesterol dalam tubuh, dan mempersempit arteri sehingga dapat meningkatkan aliran ke pembuluh darah.

5. Makanan pedas mengurangi risiko kematian rendah dan hidup lebih lama

5. Makanan pedas mengurangi risiko kematian rendah hidup lebih lama
unsplash.com/@v2osk

Meski makanan pedas dapat membuat perut sakit, tetapi makanan pedas dapat mengurangi risiko kematian rendah dan hidup lebih lama. Hal itu telah diungkap lewat sebuah penelitian dari Harvard School of Public Health dan Chinese Academy of Medical Studies, yang mempelajari diet lebih dari 500.000 peserta selama periode waktu lima tahun.

Hasilnya ditemukan, mereka yang mengonsumsi makanan pedas selama enam sampai tujuh kali per minggu, meningkatkan hidup lebih lama sebesar 14 persen, serta mengurangi risiko dari kematian.

Berikut informasi mengenai manfaat dari makanan pedas. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk