Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Alat Cek Gula Darah, dari Manual hingga Tanpa Jarum

5 Alat Cek Gula Darah, dari Manual hingga Tanpa Jarum
Pexels/i-SENS, USA
Intinya Sih

Ada beberapa jenis dengan cara kerja yang beda-beda, mulai dari yang klasik pakai tusuk jari sampai teknologi paling anyar yang bahkan tidak perlu jarum sama sekali.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Buat kamu yang hidup dengan diabetes atau cuma rutin mantau kadar gula darah, alat cek gula darah pasti udah jadi bagian dari rutinitas harian. Tapi, tahukah kamu kalau alat buat mengecek gula darah itu ternyata tidak cuma satu macam? 

Ada beberapa jenis dengan cara kerja yang beda-beda, mulai dari yang klasik pakai tusuk jari sampai teknologi paling anyar yang bahkan tidak perlu jarum sama sekali.

Biar kamu tidak salah pilih, berikut Popmama.com mengulas 5 alat cek gula darah, melansir laman The Periodontitis & Diabetes Hub. Yuk, simak sampai habis!

1. Blood glucose meter (BGM)

Blood glucose meter (BGM)
Pexels/i-SENS, USA

Kalau ngomongin alat cek gula darah, BGM alias blood glucose meter biasanya yang pertama kali kepikiran. Alat kecil dengan strip tes ini memang sudah lama jadi andalan banyak orang, terutama karena cara pakainya yang sederhana dan hasilnya bisa langsung diketahui.

Cara kerja BGM dimulai dari jarum lancet yang menusuk kulit untuk mengambil sedikit sampel darah. Sampel itu kemudian diteteskan ke strip tes, lalu strip tersebut bereaksi dengan kadar gula dalam darah. Setelah itu, alat akan memproses hasilnya dan menampilkan angka kadar gula darah kamu di layar.

Soal akurasi, BGM tergolong cukup bisa diandalkan asal dipakai dengan benar. Tingkat akurasinya bahkan diatur oleh badan kesehatan seperti FDA, dengan hasil yang biasanya akurat dalam rentang 15-20 persen dari kadar gula darah sebenarnya. 

Meski begitu, hasilnya bisa meleset jika ada kesalahan pemakaian, misalnya tidak mengikuti instruksi dengan benar, menggunakan strip tes yang sudah kedaluwarsa, atau cara pengambilan sampel yang kurang tepat. 

Satu hal yang perlu diingat, BGM cuma memberi gambaran kadar gula darah di satu waktu tertentu, jadi tidak bisa memantau tren atau naik-turunnya gula darah sepanjang hari kecuali kamu tes berkali-kali.

2. Continuous glucose monitor (CGM)

Continuous glucose monitor (CGM)
Shopee.co.id

Beda dengan BGM yang cuma kasih hasil sesaat, continuous glucose monitor atau CGM hadir buat kamu yang butuh pemantauan gula darah lebih intens sepanjang hari sampai malam.

CGM bekerja dengan cara memantau kadar gula darah secara real-time, biasanya setiap beberapa menit sekali. Bedanya, alat ini tidak mengukur gula langsung dari darah, melainkan dari cairan interstisial, yaitu cairan yang ada di antara sel-sel tubuh. 

Sebuah sensor kecil dipasang di bawah kulit, biasanya di area perut atau lengan, lalu transmitter akan mengirim data tersebut ke penerima, smartphone, atau bahkan smartwatch. Beberapa CGM juga dilengkapi alarm yang bakal memberi tahu kamu kalau kadar gula darah lagi terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Meski cukup akurat, CGM biasanya sedikit kalah presisi dibandingkan dengan BGM. Soalnya, pengukuran lewat cairan interstisial itu bisa punya jeda waktu dibandingkan dengan kadar gula yang ada langsung di dalam darah.

3. Flash glucose monitor (FGM)

Flash glucose monitor (FGM).
Wikimedia Commons/Thirunavukkarasye-Raveendran

Nah, kalau kamu mau sesuatu yang ada di tengah-tengah antara BGM dan CGM, flash glucose monitor atau FGM bisa jadi jawabannya. Alat ini semacam perpaduan antara cara kerja alat tes gula darah tradisional dan sistem pemantauan berkelanjutan.

Sensor FGM dipasang di bawah kulit, mirip seperti CGM, dan bekerja merekam kadar gula darah secara terus-menerus. Bedanya, buat melihat hasilnya, kamu perlu memindai sensor tersebut pakai alat reader atau smartphone. Jadi, tidak seperti CGM yang otomatis kasih notifikasi real-time, FGM tidak dilengkapi alarm otomatis buat kadar gula darah yang terlalu tinggi maupun rendah.

Dari segi keakuratan, FGM cenderung punya tingkat akurasi yang mirip dengan CGM, bahkan beberapa modelnya terbukti cukup dapat diandalkan. Karena hasilnya juga berdasarkan cairan interstisial, ada kemungkinan muncul sedikit keterlambatan kalau kadar gula darah kamu berubah dengan cepat.

4. Non-Invasive glucose monitor

Non-Invasive glucose monitor
Shopee.co.id

Buat kamu yang takut jarum atau capek harus tusuk kulit tiap kali cek gula darah, kabar baiknya, teknologi non-invasive glucose monitor lagi terus dikembangkan buat jadi solusinya.

Alat cek gula darah jenis ini dirancang buat mengukur kadar gula darah tanpa perlu sampel darah maupun sensor yang ditanam di bawah kulit. Teknologi yang dipakai pun beragam, mulai dari cahaya inframerah, gelombang ultrasound, sampai gelombang elektromagnetik, yang semuanya bekerja dengan cara memindai kulit atau jaringan tubuh lainnya untuk memperkirakan kadar gula darah.

Sayangnya, alat ini masih dalam tahap pengembangan dan belum ada yang benar-benar disetujui untuk penggunaan klinis secara luas. Tingkat akurasinya pun masih terus diteliti, dan sampai sekarang, sebagian besar alat non-invasive belum memenuhi standar untuk memberikan hasil yang konsisten dan bisa diandalkan.

5. Strip tes gula darah

Strip tes gula darah
Pexels/Nataliya Vaitkevich

Strip tes merupakan komponen sekali pakai yang berfungsi sebagai media untuk menampung sampel darah sebelum dianalisis oleh glukometer. Setelah darah diteteskan pada bagian khusus di strip, alat akan membaca kadar glukosa berdasarkan reaksi yang terjadi pada permukaan strip tersebut. 

Oleh karena itu, kualitas strip tes sangat menentukan ketepatan hasil pengukuran. Pastikan strip selalu disimpan dalam wadah aslinya, tertutup rapat, serta ditempatkan di lokasi yang kering dan tidak terkena paparan sinar matahari langsung. 

Hindari menggunakan strip yang sudah kedaluwarsa atau terpapar kelembapan karena kondisi tersebut dapat mengurangi sensitivitas strip dan memengaruhi akurasi hasil pemeriksaan kadar gula darah secara signifikan.

Nah, itulah pembahasan mengenai 5 alat cek gula darah yang bisa dicoba untuk mengetahui kadar gula darah dalam tubuh. Semoga informatif dan bermanfaat!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More
Apakah Kucing Bisa Kentut?

Apakah Kucing Bisa Kentut?

29 Jul 2026, 15:38 WIB