Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

10 Buah Penurun Gula Darah yang Enak dan Mudah Dicari

10 Buah Penurun Gula Darah yang Enak dan Mudah Dicari
Pexels/Viktoria Slowikowska
Intinya Sih
  • Artikel membahas sepuluh buah dengan indeks glikemik rendah yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil tanpa mengorbankan rasa enak dalam konsumsi harian.
  • Buah-buahan seperti jeruk bali, stroberi, apel, pir, dan alpukat disebut efektif menurunkan gula darah berkat kandungan serat tinggi, vitamin, serta antioksidan alami.
  • Nanas dan delima juga termasuk pilihan sehat karena mengandung nutrisi penting seperti bromelain dan polifenol yang mendukung pengendalian gula darah serta kesehatan tubuh secara menyeluruh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menjaga kadar gula darah tetap stabil sebenarnya tidak melulu soal pantang makan enak. Salah satu cara paling sederhana yang bisa kamu coba adalah lewat pilihan buah-buahan sehari-hari. 

Beberapa jenis buah punya indeks glikemik rendah alias tidak bikin gula darah melonjak drastis setelah dikonsumsi, sehingga cocok jadi camilan harian buat yang sedang menjaga kesehatan.

Nah, biar kamu tidak bingung mau pilih buah apa, berikut Popmama.com mengulas 10 buah penurun gula darah, dikutip dari Vinmec Yuk, simak satu per satu!

1. Jeruk Bali

Jeruk Bali
Pexels/Laker

Jeruk bali dikenal sebagai buah yang menyegarkan sekaligus bersahabat bagi kesehatan, sebab hampir seluruh bagiannya, sekitar 91 persen, terdiri atas air. Selain menyegarkan, buah ini juga kaya vitamin C yang berperan penting untuk menjaga daya tahan tubuh. 

Kandungan seratnya yang larut pun tergolong tinggi, sehingga baik untuk membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah. Tak heran, jeruk bali memiliki indeks glikemik rendah, yakni sekitar 25 mg/dL, yang menandakan buah ini tidak memicu lonjakan gula darah secara drastis setelah dikonsumsi.

Keistimewaan lain dari jeruk bali terletak pada kandungan naringenin, yakni senyawa alami yang memberikan cita rasa sedikit pahit pada buah ini. Di balik rasanya yang khas, naringenin justru dipercaya mampu meningkatkan kepekaan tubuh terhadap insulin, sehingga gula dalam darah dapat diproses dengan lebih efisien.

2. Stroberi

Stroberi
Pexels/Mark Stebnicki

Beralih ke buah berwarna merah cerah yang juga jadi favorit banyak orang, stroberi. Stroberi mengandung banyak vitamin, antioksidan, dan serat yang membantu mengontrol kadar gula darah.

Dengan indeks glikemik sekitar 41 dan kandungan karbohidrat yang rendah, stroberi juga membantu meredam rasa lapar berlebihan sekaligus menjaga energi tetap stabil. Cukup satu cangkir stroberi segar setiap hari. Manfaatnya sudah bisa kamu rasakan.

3. Jeruk

Jeruk
Pexels/Engin Akyurt

Siapa yang tidak kenal jeruk? Buah yang satu ini memang jadi andalan banyak keluarga di rumah. Jeruk kaya akan serat, rendah gula, serta melimpah vitamin C dan B1 sehingga mampu membantu mengontrol kadar gula darah. 

Kandungan airnya yang mencapai 87 persen membuat jeruk juga baik untuk menjaga berat badan tetap ideal. Indeks glikemiknya pun tergolong cukup rendah, sehingga aman dikonsumsi secara rutin.

4. Ceri

Ceri
Pexels/Joaquin Reyes Ramos

Kalau kamu suka buah dengan rasa manis sedikit asam, ceri bisa jadi pilihan yang menarik. Masih dari sumber yang sama, ceri disebut sangat baik untuk penderita diabetes karena indeks glikemiknya rendah, sekitar 22, serta kaya vitamin C, A, B9, zat besi, kalium, magnesium, dan serat. 

Ceri juga mengandung antosianin, sejenis antioksidan yang dipercaya dapat membantu menurunkan kadar gula darah sekaligus meningkatkan produksi insulin. Konsumsi satu cangkir ceri segar setiap hari disebut cukup membantu menjaga gula darah tetap terkendali.

5. Apel

Apel
Pexels/Suzy Hazelwood

Apel termasuk buah dengan indeks glikemik tergolong rendah, yakni sekitar 38, sehingga cenderung aman dikonsumsi tanpa memicu kenaikan gula darah secara tiba-tiba. Buah ini juga kaya akan vitamin C, serat larut, dan antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. 

Salah satu kandungan istimewa dalam apel adalah pektin, yaitu zat yang berperan membantu proses pembuangan racun dari dalam tubuh sekaligus dapat meringankan kebutuhan insulin bagi penderita diabetes.

Tak hanya menyehatkan, apel juga menawarkan kepraktisan tersendiri. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang segar menjadikan apel pilihan camilan sehat yang mudah dinikmati kapan saja.

6. Pir

Pir
Pexels/Ylanite Koppens

Buah lain yang juga layak dikonsumsi untuk membantu mengendalikan kadar gula darah adalah pir. Buah ini memiliki kandungan air yang tinggi, yakni sekitar 84 persen, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama. 

Selain itu, pir mengandung serat, vitamin, dan berbagai senyawa bermanfaat yang berperan dalam menjaga kadar gula darah tetap stabil. Bagi penderita diabetes, pir dinilai sebagai pilihan buah yang baik karena memiliki indeks glikemik rendah, yaitu sekitar 38. 

Menjadikan satu buah pir sebagai camilan harian dapat menjadi cara sederhana sekaligus lezat untuk mengurangi keinginan mengonsumsi makanan atau minuman manis yang berlebihan.

7. Alpukat

Alpukat
Pexels/Ivan Vi

Buah berdaging lembut ini memang jadi favorit banyak orang, baik dimakan langsung maupun diolah jadi jus. Lemak sehat dan kalium dalam alpukat sangat bermanfaat bagi penderita diabetes. 

Alpukat juga membantu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol jahat dalam tubuh. Yang menariknya adalah indeks glikemik alpukat tergolong sangat rendah, hanya sekitar 15, sehingga terbilang aman dikonsumsi.

8. Persik

Persik
Pexels/Nanda Mends

Persik juga termasuk buah yang direkomendasikan untuk penderita diabetes karena memiliki rasa manis alami yang menyegarkan tanpa menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis. 

Buah berkulit tipis dengan permukaan berbulu halus ini memiliki indeks glikemik yang rendah, yaitu sekitar 28, sehingga lebih aman dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat. 

Selain itu, persik mengandung serat yang cukup tinggi, yang berperan memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama. Kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan di dalamnya juga membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas serta mendukung kesehatan secara menyeluruh.

9. Nanas

Nanas
Pexels/Jessica Lewis thepaintedsquare

Meskipun memiliki cita rasa manis dan menyegarkan, nanas tetap termasuk buah yang dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes apabila dimakan dalam jumlah yang sesuai. 

Buah tropis ini mengandung berbagai zat gizi, seperti vitamin C, serat, dan enzim bromelain yang dikenal memiliki sifat antiradang (antiinflamasi) serta berpotensi membantu tubuh melawan infeksi tertentu. 

Manfaat tersebut menjadikan nanas sebagai salah satu pilihan buah yang baik untuk mendukung kesehatan secara menyeluruh, termasuk bagi penyandang diabetes. Nanas memiliki indeks glikemik sekitar 56, yang tergolong sedang.

10. Delima

Delima
Pexels/Yevgen Buzuk

Delima menjadi buah terakhir yang layak masuk dalam daftar rekomendasi untuk penderita diabetes. Di balik biji-bijinya yang berwarna merah cerah, delima menyimpan beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. 

Buah ini kaya akan serat, vitamin, mineral, serta antioksidan, terutama polifenol, yang berperan membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Mengonsumsi delima berpotensi membantu menjaga dan mengatur kadar gula darah, sehingga dapat menjadi salah satu pilihan buah yang baik bagi penyandang diabetes. 

Selain itu, delima memiliki indeks glikemik yang sangat rendah, yaitu sekitar 18. Angka tersebut menunjukkan bahwa buah ini tidak menyebabkan kenaikan kadar gula darah secara cepat apabila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. 

Itulah pembahasan mengenai 10 buah penurun gula darah yang bisa kamu masukkan ke menu harian. Semoga bermanfaat!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More