Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI
Nyeri haid memang umum, Ma. Tapi kalau terasa sangat parah, makin berat tiap bulan, atau sampai mengganggu aktivitas, kondisi ini nggak boleh dianggap sepele. Bisa jadi, dilep adalah tanda ada masalah kesehatan yang perlu diperiksa.
Berikut beberapa kemungkinan yang perlu diwaspadai:
Bisa jadi tanda endometriosis
Nyeri haid hebat bisa berkaitan dengan Endometriosis, yaitu kondisi ketika jaringan dinding rahim tumbuh di luar rahim.
Selain kram intens, biasanya muncul nyeri saat berhubungan intim hingga gangguan kesuburan. Jika rasa sakit terasa tidak wajar, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.
Menandakan kondisi rahim tidak normal
Dilep yang sangat menyakitkan juga bisa menjadi tanda adanya gangguan pada rahim, seperti miom atau peradangan. Biasanya kondisi ini disertai dengan perdarahan yang lebih banyak atau siklus haid yang tidak teratur.
Jika struktur rahim tidak dalam kondisi optimal, kontraksi saat menstruasi bisa terasa lebih kuat dan menyakitkan. Karena itu, penting untuk memeriksakan diri bila nyeri terasa tidak biasa.
Kontraksi rahim terlalu kuat
Saat haid, rahim memang berkontraksi untuk meluruhkan dindingnya. Namun jika kontraksinya terlalu kuat akibat kadar prostaglandin yang tinggi, nyeri bisa terasa sangat tajam dan mengganggu aktivitas.
Kontraksi yang berlebihan juga dapat mengurangi aliran darah sementara ke jaringan rahim, sehingga rasa kram makin intens.