- Pada bayi
Apa Itu Hernia Umbilikalis? Benjolan di Pusar Bisa Jadi Tanda Ini

- Hernia umbilikalis adalah kondisi di mana sebagian jaringan dari dalam perut, biasanya usus kecil, menonjol keluar melalui otot perut yang lemah di sekitar pusar.
- Sekitar 20 persen bayi lahir dengan hernia umbilikalis, yaitu kondisi di mana sebagian usus menonjol melalui pusar. Hal ini terjadi karena otot perut di sekitar cincin umbilikalis, tempat tali pusar melewati, belum sepenuhnya menutup.
- Penyebab hernia umbilikalis pada bayi adalah lubang kecil di otot perut yang tidak menutup sepenuhnya setelah lahir. Pada orang dewasa, penyebab umumnya adalah peningkatan tekanan di dalam per
Pernahkah Mama melihat tonjolan kecil di pusar si Kecil atau bahkan di diri Mama sendiri, lalu bertanya-tanya apakah itu hal yang wajar? Atau merasa khawatir ketika benjolan tiba-tiba muncul di perut?
Ternyata, tonjolan seperti ini bisa menjadi tanda hernia umbilikalis, kondisi yang lebih umum daripada yang Mama kira. Tapi apakah semuanya berbahaya, atau justru bisa hilang sendiri?
Sebelum panik, ada baiknya Mama mengenal lebih jauh tentang hernia umbilikalis. Berikut Popmama.com rangkum penjelasannya.
Apa Itu Hernia Umbilikalis?

Hernia umbilikalis adalah kondisi di mana sebagian jaringan dari dalam perut, biasanya usus kecil, menonjol keluar melalui otot perut yang lemah di sekitar pusar. Benjolan ini biasanya lembut, bisa ditekan masuk, dan lebih jelas terlihat saat batuk, menangis, atau mengejan.
Kondisi ini terjadi karena area di sekitar pusar tidak cukup kuat untuk menahan jaringan perut, sehingga jaringan atau organ dalam menonjol keluar. Meski sering tampak ringan, hernia umbilikalis tetap perlu diperhatikan untuk mencegah komplikasi.
Gejala yang paling mudah dikenali adalah munculnya tonjolan di pusar yang bisa berubah ukuran tergantung aktivitas atau tekanan di perut. Jika tonjolan terasa keras, nyeri, atau berubah warna, itu bisa menjadi tanda keadaan darurat medis.
Siapa yang Bisa Mengalaminya?

Dilansir dari laman Hopkins Medicine, Sekitar 20 persen bayi lahir dengan hernia umbilikalis, yaitu kondisi di mana sebagian usus menonjol melalui pusar. Hal ini terjadi karena otot perut di sekitar cincin umbilikalis, tempat tali pusar melewati, belum sepenuhnya menutup.
Hernia ini paling sering terjadi pada bayi baru lahir dan biasanya terlihat sebagai tonjolan lembut di pusar yang bisa mengecil ketika ditekan. Benjolan ini bisa lebih jelas saat bayi menangis atau mengejan.
Kabar baiknya, sekitar 90 persen hernia umbilikalis pada anak akan menutup sendiri sebelum usia 5 tahun, sehingga banyak kasus tidak memerlukan tindakan medis khusus.
Namun, kondisi ini juga bisa dialami oleh orang dewasa. Pada orang dewasa, hernia umumnya tidak membaik tanpa tindakan medis dan sering kali membutuhkan operasi perbaikan jika menimbulkan gejala atau komplikasi.
Penyebab Terjadinya Hernia Umbilikalis

Berikut adalah penyebab hernia umbilikalis, melansir Mayo Clinic:
Saat bayi masih dalam kandungan, tali pusat melalui lubang kecil di otot perut. Setelah lahir, lubang ini seharusnya menutup. Jika otot tidak menutup sepenuhnya, jaringan usus dapat menonjol keluar.
- Pada orang dewasa
Penyebab yang paling umum adalah peningkatan tekanan di dalam perut, seperti pada:
- Obesitas
- Kehamilan ganda
- Penumpukan cairan di perut (ascites)
- Batuk kronis
- Angkat beban berat
Diagnosis dan Penanganan

Sebagian besar hernia umbilikalis pada bayi akan menutup sendiri pada usia 1 atau 2 tahun. Dokter bahkan mungkin dapat mendorong tonjolan tersebut kembali ke dalam perut selama pemeriksaan fisik. Namun, jangan mencoba ini sendiri.
Masih melansir Mayo Clinic, untuk anak-anak, pembedahan biasanya dikhususkan untuk hernia umbilikalis yang:
- Terasa menyakitkan
- Berukuran sedikit lebih besar dari 1/4 hingga 3/4 inci (1 hingga 2 sentimeter) diameternya.
- Berukuran besar dan tidak mengecil selama dua tahun pertama kehidupan.
- Terjebak atau menyumbat usus
Untuk orang dewasa, pembedahan biasanya direkomendasikan untuk menghindari kemungkinan komplikasi, terutama jika hernia umbilikalis membesar atau menjadi nyeri.
Selama operasi, sayatan kecil dibuat di dekat pusar. Jaringan yang mengalami hernia dikembalikan ke rongga perut, dan lubang di dinding perut dijahit hingga tertutup. Pada orang dewasa, ahli bedah sering menggunakan jala (mesh) untuk membantu memperkuat dinding perut.
Nah, itulah informasi mengenai hernia umbilikalis yang perlu Mama ketahui.


















