- Acyclovir
- Valacyclovir
- Famciclovir
Apa Saja Pengobatan Herpes Genital? Ini Cara Penanganannya

- Obat antivirus oral: senjata utama melawan virus: Menghambat replikasi virus herpes genital
- Terapi topikal (salep antivirus): Bantuan tambahan untuk kulit: Mengurangi nyeri dan peradangan pada kulit genital
- Terapi simptomatik: Meredakan rasa sakit dan ketidaknyamanan
Herpes genital memang tidak bisa disembuhkan total, tapi pengobatan yang tepat bisa mengurangi gejala, mempercepat penyembuhan, dan menurunkan risiko menular ke pasangan.
Meskipun tidak bisa disembuhkan, penting bagi perempuan untuk memahami pilihan pengobatan, cara merawat diri, dan strategi pencegahan agar tetap sehat dan nyaman.
Berikut Popmama.com akan membahas tentang apa saja pengobatan herpes genital dan bagaimana cara penanganannya. Yuk simak pembahasannya dibawah ini.
1. Obat antivirus oral: senjata utama melawan virus

Obat antivirus oral adalah metode paling efektif untuk menangani herpes genital, terutama pada serangan pertama atau kambuhan. Obat yang biasa diresepkan meliputi:
Cara kerja obat ini adalah menghambat replikasi virus, sehingga jumlah virus di tubuh berkurang dan gejala bisa lebih cepat reda. Menurut CDC, penggunaan obat antivirus oral dapat:
- Mempercepat penyembuhan luka dan lepuhan
- Mengurangi rasa nyeri, perih, dan gatal
- Mengurangi frekuensi kambuh bila digunakan sebagai terapi suppressive
Mama perlu tahu bahwa dosis dan lama pengobatan berbeda-beda, tergantung apakah serangan pertama atau kambuhan. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memulai obat antivirus.
2. Terapi topikal (salep antivirus): bantuan tambahan untuk kulit

Selain obat oral, beberapa dokter menyarankan salep atau krim antivirus, misalnya Acyclovir cream, untuk digunakan langsung pada area genital yang terinfeksi.
Manfaatnya:
- Mengurangi nyeri dan peradangan pada kulit
- Membantu lepuhan lebih cepat kering dan sembuh
- Membantu meredakan gatal lokal
Salep ini biasanya digunakan beberapa kali sehari sesuai anjuran dokter. Meski tidak sekuat obat oral, terapi topikal bisa menjadi tambahan yang bermanfaat terutama untuk gejala ringan atau pada wanita yang sensitif terhadap obat oral.
3. Terapi simptomatik: meredakan rasa sakit dan ketidaknyamanan

Pengobatan tidak selalu harus melalui antivirus. Beberapa langkah perawatan dapat membantu Mama merasa lebih nyaman:
- Obat pereda nyeri: paracetamol atau ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit, nyeri, dan perih
- Kompres dingin: membantu menenangkan lepuhan dan mengurangi gatal
- Mandi air hangat atau sabun lembut: menjaga kebersihan area genital tanpa membuat kulit kering atau iritasi
Langkah-langkah ini bersifat suportif, artinya membantu gejala mereda, tapi tidak membunuh virus. Namun, kombinasi perawatan simptomatik dengan antivirus oral biasanya memberikan hasil terbaik.
4. Terapi pencegahan jangka panjang (suppressive therapy)

Bagi perempuan yang sering mengalami kambuhan, dokter mungkin menyarankan terapi suppressive, yaitu mengonsumsi obat antivirus setiap hari dalam dosis kecil.
Manfaatnya:
- Menekan frekuensi dan durasi serangan herpes
- Mengurangi rasa sakit saat kambuh
- Menurunkan risiko penularan virus kepada pasangan
Terapi ini biasanya dianjurkan untuk perempuan yang mengalami lebih dari 6–10 serangan per tahun atau memiliki gejala yang mengganggu kualitas hidup. Terapi harian bisa berlangsung beberapa bulan hingga bertahun-tahun, tergantung evaluasi dokter.
5. Perawatan mandiri di rumah: mendukung proses penyembuhan

Selain pengobatan medis, perawatan mandiri juga penting untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi ketidaknyamanan seperti:
- Hindari gesekan atau tekanan pada area genital, gunakan pakaian longgar dan berbahan katun
- Jaga kebersihan area genital, tapi jangan terlalu sering dicuci karena bisa membuat kulit iritasi
- Tetap menjaga imun tubuh: tidur cukup, makan bergizi, olahraga ringan, dan kelola stres
- Hindari kontak seksual saat gejala aktif, untuk mencegah penularan ke pasangan
Langkah-langkah ini membantu Mama merasa nyaman, mempercepat penyembuhan lepuhan, dan mengurangi risiko komplikasi.
6. Konsultasikan rutin dengan dokter: kunci pengelolaan jangka panjang

Penting bagi perempuan dengan herpes genital untuk memantau kondisi secara rutin. Dokter dapat menilai:
- Frekuensi dan tingkat keparahan kambuhan
- Efektivitas pengobatan yang sedang dijalani
- Kebutuhan terapi jangka panjang atau perubahan dosis obat
Konsultasi juga membantu perempuan memahami cara mengurangi risiko penularan, baik kepada pasangan maupun bayi saat hamil.
Herpes genital memang tidak bisa disembuhkan total, tapi dengan pengobatan antivirus, perawatan topikal, terapi simptomatik, dan langkah preventif di rumah, gejala bisa dikendalikan, kambuhan berkurang, dan risiko menular ke pasangan bisa ditekan.
Kesadaran diri, menjaga sistem imun, dan konsultasi rutin dengan dokter adalah kunci agar Mama tetap sehat, nyaman, dan percaya diri menghadapi infeksi ini.
Demikian informasi tentang apa saja pengobatan herpes genital dan cara penanganannya. Semoga bermanfaat ya, Ma!



















