Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Apakah Boleh Mengupil saat Puasa? Ternyata Begini Aturannya!
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI
  • Ngupil saat puasa tidak membatalkan ibadah selama jari tidak melewati batas khaisyum, yaitu bagian terdalam rongga hidung menurut penjelasan fikih dan ulama.
  • Jika sesuatu masuk hingga melewati khaisyum, maka puasanya bisa batal karena dianggap memasukkan benda ke dalam tubuh melalui jalur yang membatalkan puasa.
  • Buya Yahya menegaskan ngupil aman asal hanya di bagian luar hidung, disarankan berhati-hati, cuci tangan dulu, dan hindari gerakan kasar agar tetap higienis serta menjaga sahnya puasa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ngupil mungkin terdengar seperti kebiasaan sepele, tetapi saat bulan Ramadan, banyak orang mulai bertanya-tanya soal hukumnya. Apakah aktivitas sederhana ini aman dilakukan saat berpuasa, atau justru bisa membatalkan ibadah?

Dalam pembahasan fikih, ada batasan tertentu yang menjadi kunci penentu sah atau tidaknya puasa ketika sesuatu masuk melalui hidung. Sejumlah ulama, termasuk Buya Yahya, pernah menjelaskan persoalan ini secara rinci sehingga tidak perlu lagi merasa bingung atau waswas.

Lalu, bagaimana sebenarnya hukum ngupil saat puasa menurut pandangan para ulama? Popmama.com sudah rangkum penjelasan lengkapnya berikut ini. Yuk, simak! 

Tidak Melewati Khaisyum, Puasa Tetap Sah

Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Dalam pembahasan fikih yang dilansir dari lama NU Cirebon, ada batas yang menjadi penentu apakah sesuatu yang masuk lewat hidung bisa membatalkan puasa atau tidak. Batas itu disebut khaisyum, yaitu pangkal atau ujung terdalam dari rongga hidung.

Jika seseorang hanya memasukkan jari ke dalam lubang hidung tetapi tidak sampai melewati khaisyum, maka puasanya tetap sah. Penjelasan ini diterangkan oleh Imam Zainuddin Al-Malibari dalam kitab Fathul Mu'in:

وَلَا يُفْطِرُ بِوُصُولِ شَيئٍ إلَى باطِنِ قَصَبةِ أَنْفٍ حَتَّى يُجاوِزَ مُنتَهَى الخَيشُومِ، وَهُو أقْصَى الأنْفِ.

“Dan tidak membatalkan (puasa) dengan masuknya sesuatu ke dalam batang hidung hingga melewati ujung khaisyum. Dan itu adalah pangkal hidung.”

Artinya: selama aktivitas seperti ngupil hanya sebatas membersihkan bagian luar atau tidak terlalu dalam, maka puasanya tidak batal.

Namun, jika seseorang memasukkan jarinya terlalu dalam hingga melewati batas khaisyum, maka puasanya bisa batal. Sebab, sesuatu yang masuk ke rongga tubuh dan melewati batas tersebut dalam pandangan fikih termasuk hal yang membatalkan puasa.

Penjelasan Menurut Buya Yahya

bahwa batas yang dimaksud adalah wilayah yang jika dimasukkan air dan terasa “nyegrak” atau perih sampai ke atas hidung. Bagian itulah yang termasuk wilayah dalam.

“Kita masukkan apa pun ke wilayah yang jika seandainya kita masukkan air, kita rasakan panasnya hidung. Nyegrak bahasanya, berarti bagian atas. Maka bagian bawah tidak," katanya.

Artinya, jika hanya membersihkan bagian bawah atau luar rongga hidung (yang tidak sampai ke area dalam tersebut), maka tidak membatalkan puasa.

Beliau juga menegaskan bahwa orang yang punya hobi ngupil tidak perlu khawatir, selama tidak memasukkan sesuatu sampai ke bagian dalam hidung yang dimaksud tadi.

Bagaimana Cara Ngupil yang Aman saat Puasa?

Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Meski ngupil tidak membatalkan puasa selama tidak melewati batas khaisyum, tetap ada adab dan kehati-hatian yang perlu diperhatikan agar ibadah tetap terjaga.

Berikut beberapa tips agar aman saat puasa:

  1. Jangan terlalu dalam. Bersihkan hanya bagian luar rongga hidung dan hindari memasukkan jari terlalu jauh.

  1. Lakukan perlahan. Hindari gerakan kasar yang bisa melukai bagian dalam hidung. Jika sampai berdarah dan darah tertelan, itu bisa berisiko membatalkan puasa.

  1. Sebaiknya cuci tangan dulu. Selain lebih higienis, ini juga mencegah kotoran atau kuman masuk lebih dalam ke hidung.

  1. Jika ragu, lebih baik hindari. Jika tidak yakin apakah sudah melewati batas Khaisyum atau belum, lebih baik tidak melakukannya agar puasanya tetap aman.

Itulah penjelasan seputar hukum ngupil saat puasa yang sering bikin ragu. Semoga informasi ini membantu Mama tetap nyaman dan fokus menjaga kualitas puasa hingga waktu berbuka tiba.

FAQ Seputar Apakah Boleh Ngupil saat Puasa?

Apa yang dimaksud dengan khaisyum?

Khaisyum adalah batas terdalam rongga hidung. Dalam fikih, jika sesuatu melewati batas ini dan masuk ke dalam tubuh, maka bisa menyebabkan puasa batal.

Apakah ngupil hingga menyebabkan mimisan membatalkan puasa?

Mimisan tidak otomatis membatalkan puasa. Namun jika darah yang keluar tertelan dengan sengaja, maka hal itu bisa membatalkan puasa.

Apakah menggunakan tisu atau alat pembersih hidung saat puasa diperbolehkan?

Boleh saja selama tidak dimasukkan terlalu dalam hingga melewati batas khaisyum.

Editorial Team