- Hernia Terjebak (Incarcerated): Ini terjadi jika jaringan yang menonjol tidak bisa kembali ke dalam rongga perut. Hernia seperti ini bisa makin sakit dan menimbulkan obstruksi usus.
- Hernia Tercekik (Strangulated): Ini adalah bentuk komplikasi paling serius: aliran darah ke jaringan yang menonjol terhenti, sehingga jaringan bisa mati (nekrosis). Kondisi ini mengancam nyawa dan memerlukan tindakan medis segera.
Apakah Hernia Berbahaya? Ternyata Komplikasi Juga Bisa Terjadi

- Hernia adalah kondisi ketika organ dalam tubuh menonjol keluar melalui celah atau area otot yang melemah, sering terjadi di area perut.
- Hernia bisa berbahaya saat terjadi komplikasi seperti hernia terjebak (incarcerated) dan hernia tercekik (strangulated), memerlukan tindakan medis segera.
- Pendekatan watchful waiting dilakukan pada hernia ringan tanpa gejala, sementara operasi hernia merupakan solusi utama yang paling efektif untuk menangani kondisi ini.
Apakah hernia berbahaya? Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang menyadari adanya benjolan tidak biasa di area perut atau selangkangan.
Meski kerap dianggap sepele, hernia sebenarnya merupakan kondisi medis yang perlu dipahami dengan baik agar tidak menimbulkan risiko kesehatan yang lebih serius.
Untuk menjawab pertanyaan di atas, berikut Popmama.com rangkum informasi penting seputar hernia.
Apa itu Hernia?

Dilansir dari laman Cleveland Clinic, hernia adalah kondisi ketika organ dalam tubuh menonjol keluar melalui celah atau area otot dan jaringan yang melemah. Kondisi ini paling sering terjadi di area perut dan dapat terlihat sebagai benjolan.
Sebagian besar hernia berkembang secara bertahap. Seiring bertambahnya usia, kekuatan otot dapat menurun akibat pemakaian terus-menerus, sehingga tekanan di dalam perut lebih mudah mendorong organ keluar.
Selain faktor usia, hernia juga bisa disebabkan oleh cedera, bekas operasi, atau kelainan bawaan sejak lahir. Kondisi ini membuat otot lebih rentan sehingga hernia lebih mudah terjadi.
Kapan Hernia Bisa Berbahaya?

Secara umum, hernia kecil yang tidak menimbulkan nyeri parah bisa dipantau terlebih dahulu, terutama jika gejalanya ringan. Namun, melansir dari Mayo Clinic, kondisi hernia bisa menjadi berbahaya saat komplikasi terjadi, seperti:
Gejala yang harus diwaspadai segera:
- Nyeri hebat yang tiba‑tiba.
- Benjolan tidak bisa didorong kembali.
- Demam, mual atau muntah.
Jika mengalami gejala di atas, segera hubungi fasilitas medis terdekat.
Apakah Semua Hernia Harus Dioperasi?

Tergantung pada jenis hernia, ukuran benjolan, serta gejala yang dirasakan. Setiap kondisi memerlukan penanganan yang berbeda, mulai dari pemantauan rutin hingga tindakan medis lebih lanjut sesuai anjuran dokter.
- Pendekatan “watchful waiting” (pantau dan menunggu)
Pendekatan watchful waiting dilakukan pada hernia ringan tanpa gejala. Dokter akan memantau kondisinya secara berkala tanpa operasi.
Cara ini dinilai aman selama hernia tidak menimbulkan nyeri atau komplikasi. Namun, wajib konsultasi dulu dengan dokter.
- Operasi Hernia
Operasi hernia merupakan solusi utama yang paling efektif untuk menangani kondisi ini. Tindakan ini bertujuan mengembalikan organ ke posisi semula dan memperkuat area otot yang melemah.
Melansir gesund.bund, operasi melibatkan dokter yang mendorong kantung hernia kembali ke dalam perut atau mengangkatnya, dan menutup celah di dinding perut dengan jahitan. Biasanya juga dimasukkan jaring sintetis halus untuk memperkuat dinding perut dan mencegah hernia kambuh.
Cara Pencegahan dan Perawatan Sehari‑hari

Walau tidak semua hernia bisa dicegah sepenuhnya, kamu tetap bisa mengurangi risikonya dengan menerapkan gaya hidup sehat. Langkah pertama adalah menjaga berat badan ideal, karena berat badan berlebih memberi tekanan ekstra pada otot perut yang rentan melemah.
Selain itu, penting untuk menghindari mengangkat benda berat dengan cara yang salah. Teknik angkat yang tepat dapat membantu mencegah otot perut cedera dan mengurangi kemungkinan hernia muncul
Kamu juga perlu segera menangani masalah kesehatan yang bisa meningkatkan tekanan dalam rongga perut, seperti batuk kronis atau konstipasi. Mengatasi kondisi ini lebih awal dapat membantu mencegah hernia berkembang atau memburuk.
Itulah informasi mengenai apakah hernia berbahaya. Dengan memahami pernyataan di atas, kamu bisa lebih waspada dan menjaga kesehatan tubuh dengan lebih baik.










-1L0FPK276qKPKYaxexCd9RZap8Q5Hwyv.jpg)







