Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Apakah Herpes Bisa Sembuh? Ini yang Harus Diketahui Sebelum Panik

Apakah Herpes Bisa Sembuh Ini yang Harus Diketahui Sebelum Panik (1).jpg
dermnetnz
Intinya sih...
  • Herpes tidak bisa sembuh total, virus tetap berada di tubuh seumur hidup dan dapat aktif kembali kapan saja.
  • Virus herpes memiliki kemampuan untuk bersembunyi di sistem saraf, tidak sepenuhnya terdeteksi oleh sistem imun, dan aktif kembali saat tubuh mengalami penurunan imunitas.
  • Herpes kulit menular melalui kontak langsung, terutama saat virus sedang aktif di permukaan kulit, dan dapat menimbulkan risiko penularan tanpa gejala.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Herpes sering membuat banyak orang cemas karena munculnya lepuhan, rasa perih, dan risiko menular ke orang lain. Banyak yang bertanya-tanya, apakah herpes bisa sembuh total atau hanya bisa dikendalikan?

Virus herpes simpleks (HSV) bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun dewasa, dan gejalanya kadang muncul tanpa peringatan. Meski terlihat ringan pada sebagian orang, herpes tetap bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan menimbulkan pertanyaan soal risiko penularan.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Popmama.com telah merangkum informasi penting seputar herpes. Yuk, simak! 

Apakah Herpes Bisa Sembuh Total?

Apakah Herpes Bisa Sembuh Ini yang Harus Diketahui Sebelum Panik.jpg
dermnetnz

Jawabannya adalah herpes tidak bisa sembuh total. Melansir Cleveland Clinic, setelah terinfeksi, virus akan tetap berada di tubuh kamu seumur hidup. Biasanya virus dalam keadaan tidak aktif (dormant) tetapi dapat "bangun" (aktif kembali) dan menyebabkan wabah. 

Pada banyak orang, virus herpes akan berada dalam kondisi tidak aktif (dormant). Saat berada di fase ini, gejala tidak muncul sehingga penderita mungkin merasa sudah sembuh sepenuhnya.

Namun, virus memiliki kemampuan untuk tetap bersembunyi di saraf dan bisa aktif kembali kapan saja, misalnya saat tubuh lelah, stres, atau sistem imun menurun. 

Alasan Herpes Tidak Bisa Sembuh

Apakah Herpes Bisa Sembuh? Ini yang Harus Diketahui Sebelum Panik.jpg
Freepik

Menurut penjelasan World Health Organization (WHO), virus herpes memiliki kemampuan untuk:

  • Bersembunyi di sistem saraf
  • Tidak sepenuhnya terdeteksi oleh sistem imun
  • Aktif kembali ketika tubuh mengalami penurunan imunitas

Inilah alasan mengapa herpes mudah kambuh meski gejalanya sudah mereda.

Apakah Herpes Berbahaya?

Apakah Herpes Bisa Sembuh Ini yang Harus Diketahui Sebelum Panik (2).jpg
Freepik

Herpes adalah infeksi virus yang umum terjadi dan bisa berbahaya dalam kondisi tertentu. Sebagian besar infeksi HSV tidak menyebabkan gejala atau hanya menyebabkan luka ringan, tetapi tetap bisa menimbulkan laporan rasa sakit yang signifikan dan kekambuhan seumur hidup. 

Selain itu, herpes juga dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan lain. Menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention), luka terbuka akibat herpes dapat meningkatkan risiko seseorang tertular atau menularkan infeksi lain seperti HIV. 

Melansir World Health Organization (WHO), Herpes juga bisa lebih berbahaya bagi kelompok tertentu, terutama ibu hamil dan bayi baru lahir. Infeksi herpes yang terjadi saat persalinan dapat menyebabkan herpes neonatal, kondisi serius yang dapat menyebabkan komplikasi berat atau bahkan kematian pada bayi. 

Apakah Herpes Menular?

Apakah Herpes Bisa Sembuh Ini yang Harus Diketahui Sebelum Panik (3).jpg
Freepik/jcomp

Herpes kulit dapat menyebar ketika Herpes Simplex Virus (HSV) berpindah dari kulit yang terinfeksi ke kulit orang lain melalui kontak langsung. World Health Organization (WHO) menjelaskan bahwa HSV menular terutama lewat skin-to-skin contact, khususnya saat virus sedang aktif di permukaan kulit.

Pada fase aktif, lepuhan atau luka kecil di kulit mengandung jumlah virus yang sangat tinggi, sehingga risiko penularan meningkat ketika area tersebut tersentuh. Penularan terjadi tanpa perlu kontak seksual karena herpes kulit dapat muncul di wajah, bibir, tangan, atau area tubuh lain.

Beberapa literatur medis menyebut bahwa HSV-1 dapat mengalami viral shedding tanpa gejala, terutama di area mulut. Menurut StatPearls, virus bisa keluar dari mukosa mulut meski tidak ada lepuhan yang terlihat, sehingga tetap berpotensi menular lewat kontak dekat.

Hal ini lebih sering terjadi pada jaringan mukosa, yang lembap dan lebih mudah mengeluarkan virus. World Health Organization (WHO) juga menjelaskan bahwa HSV menular melalui kontak langsung dengan area yang terinfeksi, termasuk ketika virus sedang aktif meski tanda-tandanya tidak selalu tampak.

Namun untuk kulit non-mukosa seperti tangan atau lengan, bukti penularan tanpa gejala masih terbatas. Panduan medis menegaskan bahwa risiko tertinggi tetap saat lepuhan aktif, karena cairannya mengandung virus dalam jumlah tinggi.

Cara Efektif Mencegah Penularan di Rumah

Apakah Herpes Bisa Sembuh Ini yang Harus Diketahui Sebelum Panik (4).jpg
Freepik

Meski herpes tidak bisa sembuh total, penularannya tetap bisa dicegah dan dikendalikan di rumah. Beberapa cara efektif yang direkomendasikan oleh American Academy of Dermatology (AAD) antara lain:

  • Jangan berbagi barang pribadi seperti lip balm, handuk, pisau cukur, gelas, atau peralatan makan, terutama saat ada luka aktif. 
  • Hindari kontak fisik langsung seperti ciuman atau kontak kulit dekat jika ada lepuhan. 
  • Jika secara tidak sengaja menyentuh area yang terinfeksi, misalnya ketika mengoleskan obat atau menyentuh luka, segera cuci tangan dengan sabun dan air. AAD menekankan pentingnya kebersihan tangan untuk mencegah penyebaran.

Nah, itu dia informasi penting seputar herpes yang perlu kamu ketahui. Dengan langkah yang tepat, kamu bisa mengelola herpes dengan lebih tenang dan menjaga kualitas hidup tetap baik.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Penyebab Herpes Kulit, Bisa Timbul saat Imun Lemah

04 Jan 2026, 08:23 WIBLife