“Tasnya kecil, tapi isinya segede gaban!”
Asal Usul Kata Segede Gaban, Ternyata Ada Sejarah Menarik di Baliknya

Arti kata "gede" dalam bahasa Jawa dan KBBI adalah "besar", dengan imbuhan se- menjadi "segede" yang artinya "sebesar".
Istilah "gaban" berasal dari tokoh Space Sheriff Gavan, karakter utama dalam serial tokusatsu Jepang yang populer di Indonesia pada era 1980-an.
Ungkapan "segede gaban" digunakan lintas generasi sebagai bagian dari bahasa gaul sehari-hari untuk menekankan sesuatu yang sangat besar.
Ungkapan “segede gaban” mungkin sudah sering Mama dengar dalam percakapan sehari-hari. Biasanya, istilah ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang ukurannya sangat besar.
Namun, tahukah Mama dari mana asal kata tersebut dan mengapa ungkapan segede gaban bisa begitu populer dan digunakan lintas generasi hingga sekarang?
Untuk mengetahui lebih jauh, berikut Popmama.com menelusuri asal-usul kata segede gaban.
Table of Content
Arti Kata “Gede” dalam Bahasa Jawa dan KBBI

Menurut buku Kamus Praktis Berbahasa Jawa Keseharian karya Siti Alfi Faridlotul, kata “gede” dalam bahasa Jawa berarti “besar”.
Makna tersebut juga dicatat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Dalam KBBI, kata “gede” diartikan sebagai kata sifat (adjektiva) ragam percakapan yang berarti “besar”.
Ketika mendapat imbuhan se-, kata "gede" berubah menjadi "segede", yang mempunyai arti "sebesar". Bentuk ini digunakan untuk membandingkan atau menegaskan ukuran suatu benda atau kondisi tertentu.
Asal Usul “Gaban” dari Budaya Pop Jepang

Selain kata “gede”, istilah “gaban” dalam ungkapan segede gaban diyakini berasal dari tokoh Space Sheriff Gavan, karakter utama dalam serial tokusatsu Jepang Uchuu Keiji Gavan yang populer di Indonesia pada era 1980-an.
Serial ini mengisahkan perjuangan Gavan bersama rekannya, Genzi, melawan alien jahat yang ingin menghancurkan bumi. Dalam ceritanya, Gavan dan Genzi digambarkan sebagai kesatria berzirah besi yang memiliki kekuatan luar biasa.
Dengan berbagai jurus andalan, mereka digambarkan sebagai sosok pahlawan yang kuat dan tangguh, menghadapi lawan-lawan berukuran besar dan menakutkan. Visual inilah yang membuat karakter Gaban identik dengan kesan megah dan berukuran besar.
Patung Gaban di Dufan dan Lahirnya Ungkapan “Segede Gaban”

Karakter Gaban pernah dijadikan aksi hiburan di Taman Hiburan Dunia Fantasi (Dufan), Ancol. Pada masanya, tokoh ini tampil dalam berbagai pertunjukan teater yang menarik perhatian pengunjung, terutama anak-anak dan remaja.
Tak hanya lewat pertunjukan, pihak Dufan juga mendirikan patung Gaban di area depan taman hiburan. Patung ini memiliki tinggi lebih dari 10 meter, jauh melampaui tinggi manusia normal, sehingga tampak mencolok dan mudah dikenali dari kejauhan.
Ukuran patung yang menjulang tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang melihatnya. Dari situ kemudian muncul kebiasaan menyebut benda atau sesuatu yang sangat besar dengan ungkapan “segede gaban”.
Digunakan Lintas Generasi

Ungkapan “segede gaban” kini telah menjadi bagian dari bahasa gaul sehari-hari, bahkan oleh generasi muda yang belum menonton serial aslinya. Biasanya digunakan dalam konteks santai, humor, atau hiperbola untuk menekankan sesuatu yang sangat besar, misalnya:
Ungkapan ini menunjukkan bagaimana bahasa berkembang dari budaya populer menjadi kosakata sehari-hari yang ekspresif dan mudah dipahami.
Nah, itulah asal-usul ungkapan “segede gaban” yang ternyata menyimpan cerita menarik di balik penggunaannya.
FAQ Seputar Kata Segede Gaban
| Dalam konteks apa kata “segede gaban” biasa digunakan? | Ungkapan ini sering dipakai dalam percakapan santai untuk benda, masalah, atau situasi. |
| Apakah ada sinonim dari “segede gaban”? | Ada, seperti “gede banget”, “besar luar biasa”, atau “kebesaran”. |
| Mengapa ungkapan ini terdengar lucu saat diucapkan? | Karena ada unsur hiperbola sehingga terasa dramatis dan humoris. |


















