8 Bahan yang Tidak Boleh Dicampur dengan Kopi, Bisa Hilangkan Cita Rasa!

- Mentega tidak cocok dicampur dengan kopi karena menambah kalori dan kolesterol, membuat minuman berminyak, dan menghilangkan aroma khas kopi.
- Alkohol kurang cocok dicampur dengan kopi karena aroma dan rasanya yang keras, serta dapat membuat tubuh bingung karena campuran anti depresan dan kafein.
- Minyak kelapa tidak disarankan untuk dicampurkan dengan kopi karena memiliki lemak jenuh tinggi yang dapat memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh.
Kopi merupakan salah satu minuman yang mudah dikreasikan karena bisa dicampur dengan berbagai minuman lainnya. Minuman satu ini memang sering dikreasikan dengan berbagai bahan yang membuat rasanya menjadi lezat.
Namun, penting untuk memperhatikan kandungannya terlebih dahulu karena tidak semua jenis bahan dapat dicampur dengan kopi. Mencampurkan kopi dengan bahan secara asal dapat merusak cita rasa, membuat rasa menjadi aneh, bahkan dapat meningkatkan risiko kesehatan.
Ada beberapa bahan yang tidak boleh dicampur dengan kopi karena berbagai alasan. Ada apa saja, ya?
Berikut ini Popmama.com telah merangkum bahan yang tidak boleh dicampur dengan kopi. Yuk disimak!
1. Mentega

Kopi yang dicampur dengan mentega atau yang disebut butter coffee sebenarnya tidak disarankan meskipun kombinasi ini sempat viral. Mengutip dari laman Tasting Table, mentega mengandung lemak yang dapat menambah jumlah kalori dan kolesterol dalam tubuh.
Mentega yang dicampur ke dalam kopi juga akan membuat minuman menjadi lebih berminyak dan dapat menghilangkan kekentalan kopi. Selain itu, rasa gurih pada mentega juga dapat menghilangkan aroma khas kopi dan meninggalkan lapisan lemak di lidah jika tidak tercampur secara merata.
2. Alkohol

Alkohol juga kurang cocok dicampur dengan kopi, bahkan dapat membuat rasanya menjadi kurang nikmat. Hal ini dikarenakan alkohol memiliki aroma yang tajam, kuat, serta rasanya cukup keras, sehingga dapat menutupi rasa kopi itu sendiri.
Efek dari mencampurkan alkohol yang mengandung anti depresan dan kopi yang mengandung kafein juga akan membuat tubuh bingung. Kombinasi ini mungkin akan membuat kamu merasa lebih segar, tetapi juga dapat membuat tubuh merasa cepat lelah setelahnya.
3. Minyak kelapa

Selanjutnya bahan yang tidak boleh dicampurkan dengan kopi adalah minyak kelapa. Minyak bukanlah pilihan yang tepat untuk dicampur dengan minuman seperti kopi karena tidak dapat bercampur dengan baik.
Melansir dari laman Eating Well, kombinasi ini tidak disarankan karena minyak kelapa juga memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi, sehingga dapat memengaruhi peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh.
4. Matcha

Matcha dan kopi merupakan salah dua minuman yang sedang digemari banyak orang. Namun, matcha sepertinya tidak boleh dicampur dengan kopi karena keduanya sama-sama memiliki kandungan kafein yang tinggi.
Kombinasi kedua minuman ini sebenarnya ada dan banyak dijual, sering disebut ‘dirty matcha’. Kombinasi minuman ini tidak disarankan karena bisa menghambat penyerapan zat besi, membuat jantung berdebar, dan memicu masalah lambung.
5. Lemon atau jeruk

Lemon atau jeruk juga bukan pilihan yang tepat jika ingin membuat inovasi minuman kopi dengan rasa terbaru. Meskipun kombinasi lemon dapat ditemukan pada espresso gourmet, kombinasi buah ini tidak disarankan untuk dicampurkan pada kopi.
Kombinasi sifat asam dari kafein dan asam sitrat dapat memicu masalah pencernaan seperti sakit maag atau GERD, terutama bagi yang sensitif, karena dapat memperburuk gejala lambung.
6. Sirup buah

Sirup buah bukanlah pilihan tepat untuk dicampur dengan kopi menurut para barista, seperti yang dikutip dari laman Tasting Table. Sirup buah, terutama yang memiliki rasa manis seperti apel hijau dan rasberi memiliki rasa yang terlalu tajam, sehingga dapat menutupi rasa kopi.
Kombinasi sirup buah juga membuat rasa susu pada kopi susu menjadi terasa tengik. Jika ingin mengombinasikan dengan sirup buah, stroberi dan bluberi menjadi pilihan yang cocok untuk dicampur dengan kopi.
7. Kental manis berlebihan

Kental manis merupakan salah satu pilihan yang sering digunakan sebagai campuran kopi. Penggunaannya boleh saja, namun perlu diperhatikan agar tidak berlebihan.
Kental manis yang terlalu banyak membuat kopi terasa enek dan aroma khas kopi juga akan menghilang. Tekstur kental dari kental manis yang terlalu banyak juga membuat kopi menjadi kurang terasa karena perbandingan campurannya tidak seimbang.
8. Minuman energi

Minuman energi memiliki kandungan kafein yang dapat membuat tubuh tetap terjaga, sma dengan kopi. Hal ini membuat kombinasi keduanya bukanlah pilihan yang tepat, karena membuat kandungan kafein menjadi terlalu tinggi dan kurang baik untuk tubuh.
Selain itu, perpaduan rasa antara kopi dengan minuman berenergi juga kurang cocok. Minuman energi biasanya memiliki rasa sintetis yang dapat merusak karakter kopi itu sendiri.
Itu dia penjelasan mengenai bahan yang tidak boleh dicampur dengan kopi. Bahan-bahan ini sebenarnya dapat ditemui pada menu yang tersedia di beberapa coffee shop.
Meski dijual dan menurut sebagian orang boleh-boleh saja, sebaiknya hindari dan jangan dikonsumsi terlalu sering karena bukan hanya berpengaruh pada rasa kopi, tetapi juga pada kondisi kesehatan.
Kombinasi apa yang biasa kamu campurkan dengan kopi?
FAQ Seputar Kopi
| Apa manfaat kopi bagi kesehatan? | Kopi bermanfaat untuk kesehatan seperti meningkatkan fungsi otak, energi, dan konsentrasi, serta menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, Parkinson, Alzheimer, dan kanker hati. |
| Kopi hitam tanpa gula khasiatnya apa? | Kopi hitam tanpa gula bermanfaat meningkatkan energi, fokus, dan performa fisik karena kafein, serta kaya antioksidan yang melawan radikal beba, dan berbagai manfaat kesehatan lainnya. |
| Efek minum kopi apa saja? | Minum kopi punya efek positif seperti meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi, tapi konsumsi berlebihan bisa menimbulkan efek negatif seperti kecemasan, insomnia, gangguan pencernaan (asam lambung naik, diare), sering buang air kecil (dehidrasi), jantung berdebar, dan peningkatan tekanan darah, terutama jika dikonsumsi tanpa gula atau pada perut kosong. |















-1L0FPK276qKPKYaxexCd9RZap8Q5Hwyv.jpg)


