Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Benarkah Rumput di Kuburan Bisa Ringankan Siksa Kubur? Begini Penjelasannya

Benarkah Rumput di Kuburan Bisa Ringankan Siksa Kubur? Begini Penjelasannya
Pexels/Tom Fisk
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Kepercayaan bahwa rumput di kuburan bisa meringankan siksa kubur berakar dari hadis sahih tentang Rasulullah SAW yang menancapkan pelepah kurma basah di dua makam agar azabnya diringankan.
  • MUI menjelaskan menanam tanaman kecil di atas makam hukumnya sunnah, asalkan tidak merusak struktur kuburan dan tetap dirawat agar hidup serta segar sebagai bentuk penghormatan.
  • Ulama berbeda pendapat soal mencabut rumput di makam, namun disarankan menjaga sebagian agar tetap bertasbih, sementara doa dan amal jariyah keluarga tetap menjadi amalan utama bagi ahli kubur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Pernahkah kamu berziarah ke makam keluarga dan tiba-tiba memperhatikan rumput hijau yang tumbuh subur di atasnya? Banyak orang percaya, rumput dan tanaman yang tumbuh di atas kuburan itu bukan sekadar tumbuhan liar biasa. 

Ada yang bilang, keberadaannya justru bisa meringankan siksa orang yang sudah meninggal di dalam kubur. Banyak yang bertanya-tanya tentang pendapat tadi. Lalu, apakah hal tersebut fakta atau hanyalah mitos belaka? 

Untuk menjawab rasa penasaran kamu, berikut Popmama.com mengulas benarkah rumput di kuburan bisa ringankan siksa kubur? Yuk, simak sampai habis!

Table of Content

Apakah Rumput di Kuburan Bisa Meringankan Siksa Kubur?

Apakah Rumput di Kuburan Bisa Meringankan Siksa Kubur?

Benarkah Rumput di Kuburan Bisa Ringankan Siksa Kubur
Pexels/Arbiansyah Sulud

Kepercayaan ini sebenarnya bukan tanpa dasar. Ada sebuah hadis sahih yang diriwayatkan Imam Bukhari dari sahabat Ibnu Abbas, yang menjadi rujukan utama soal ini. 

Dikisahkan, Rasulullah SAW pernah melewati dua makam yang penghuninya sedang diazab. Bukan karena dosa besar, melainkan karena kebiasaan tidak menjaga diri saat buang air kecil, dan satu lagi karena suka menyebarkan fitnah.

Melihat itu, Nabi Muhammad SAW mengambil pelepah kurma yang masih basah, membelahnya jadi dua, lalu menancapkan masing-masing bagian di atas kedua makam tersebut. 

Saat sahabat bertanya alasannya, Rasulullah menjawab bahwa harapannya azab keduanya bisa diringankan selama pelepah itu masih basah, sebagaimana dijelaskan dalam laman resmi MUI Digital.

Dari kisah inilah, ulama Ahlussunah wal Jamaah berpendapat bahwa tanaman yang masih hidup dan segar itu senantiasa bertasbih kepada Allah SWT. 

Mengutip dari NU Online Gresik, dzikir dari tanaman yang ditancapkan di atas kubur dipercaya bisa membantu meringankan siksa di dalamnya. Landasannya pun cukup kuat, sebab Al-Qur'an dalam Surah Al-Hasyr ayat 1 menegaskan bahwa segala sesuatu di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah.

Namun, perlu kamu catat juga, sebagian ulama menilai tindakan Nabi tersebut adalah kekhususan beliau saja, bukan anjuran umum untuk semua kuburan. 

Sebab Rasulullah hanya melakukannya pada makam yang beliau ketahui penghuninya sedang disiksa lewat wahyu, bukan pada setiap makam yang dilewati. Jadi, dzikir tumbuhan ini sifatnya membantu, bukan jaminan mutlak. 

Yang paling utama bagi ahli kubur tetaplah doa, istigfar, dan amal jariyah dari keluarga yang masih hidup.

Tanaman Apa Saja yang Boleh Ditanam di Atas Makam?

Benarkah Rumput di Kuburan Bisa Ringankan Siksa Kubur
Pexels/zahara

Setelah tahu dasarnya, mungkin kamu jadi tertarik menanam sesuatu di makam orang tercinta. Tapi tunggu dulu, tidak semua tanaman boleh ditanam. 

Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Miftahul Huda, dikutip dari laman resmi MUI, menjelaskan bahwa menanam tanaman di atas makam hukumnya sunnah, asalkan jenis tanamannya disesuaikan dengan ukuran kuburan.

Alasannya cukup logis, kamu. Pohon besar dengan akar kuat dan menyebar berisiko merusak struktur makam, bahkan bisa mengganggu makam di sekitarnya. 

Jadi, tanaman yang dianjurkan adalah jenis yang ukurannya kecil hingga sedang, seperti rumput, bunga harum, atau tanaman hias sederhana yang tidak akan mengamuk akarnya dalam beberapa tahun ke depan. 

MUI juga menegaskan bahwa menyiram tanaman tersebut diperbolehkan, terutama saat musim kemarau, agar tetap hidup dan segar.

Bagaimana Hukum Mencabut Rumput di Makam?

Benarkah Rumput di Kuburan Bisa Ringankan Siksa Kubur
Pexels/Emin Alper

Nah, ini yang sering jadi pertanyaan saat keluarga beramai-ramai bersih-bersih makam menjelang Ramadhan atau Lebaran. Boleh kah mencabut rumput yang tumbuh di atas kuburan?

Menurut bahtsul masail yang dimuat di NU Online, para ulama mazhab Syafi'i ada tiga pendapat soal hukum mencabut rumput di makam. 

Sayyid Abu Bakar Utsman bin Muhammad Syatha Ad-Dimyati menjelaskan bahwa hukum haram tersebut mengarah pada tiga pendapat. Pertama, haram secara mutlak. Kedua, haram bagi orang lain, dan boleh bagi pemilik, dan ketiga, haram jika tanamannya sedikit, dan boleh jika tanamannya banyak.

Jadi, kalau kamu mau lebih aman dan tetap menjaga makam terlihat rapi, coba deh letakkan bunga langsung di atas rumput tanpa perlu mencabutnya. 

Atau, kalau rumputnya sudah terlalu lebat, cabut sebagian saja dan sisakan sedikit. Dengan begitu, ahli kubur tetap bisa merasakan manfaat dari tasbih rumput tersebut, sekaligus makam tetap terawat.

Hukum Menanam Tumbuhan di Atas Kuburan

Benarkah Rumput di Kuburan Bisa Ringankan Siksa Kubur
Pexels/Nurefşan KOŞAR

Lalu, bagaimana dengan kebalikannya, yakni sengaja menanam tumbuhan di atas makam? Berdasarkan penjelasan MUI, hukumnya adalah sunnah. 

Dasarnya tetap merujuk pada hadis Bukhari dari Ibnu Abbas tentang Rasulullah SAW yang menancapkan pelepah kurma basah di dua kuburan tadi.

Ulama Ahlussunah menambahkan, kalau menanam dahan pohon saja sudah diperbolehkan dan dicontohkan langsung oleh Nabi, maka tentu kiriman doa dan bacaan Al-Qur'an dari keluarga yang masih hidup jauh lebih utama dan lebih bermanfaat bagi mayit, sebagaimana dijelaskan dalam laman NU Gresik. 

Soalnya, derajat manusia lebih tinggi dibanding makhluk lain, termasuk tumbuhan, sehingga dzikir manusia tentu lebih bernilai daripada dzikir rumput atau pohon.

Meski begitu, sunnah ini tetap punya batasan. Seperti yang sudah disinggung di poin sebelumnya, pilih tanaman yang ukurannya proporsional dengan makam. Jangan sampai bikin makam jadi rusak atau bahkan sulit dikenali karena tertutup semak. 

Intinya, menanam tumbuhan di atas makam itu boleh-boleh saja sebagai bentuk perawatan dan harapan baik, tapi jangan sampai dijadikan jalan pintas pengganti doa dan amal yang justru lebih dibutuhkan oleh ahli kubur.

Nah, itulah pembahasan mengenai benarkah rumput di kuburan bisa ringankan siksa kubur? Semoga bermanfaat!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias

Related Articles

See More