Lirik Lagu 'Training Season' Dua Lipa dan Terjemahannya

- ‘Training Season’, bagian dari album Radical Optimism (2024), terinspirasi pengalaman Dua Lipa menghadapi kencan kurang menyenangkan dan kelelahan mengajari pasangan yang belum siap berkomitmen.
- Liriknya menggambarkan kebutuhan akan pasangan yang matang, komunikatif, dekat secara emosional, serta mampu hadir ketika rentan; Dua Lipa menegaskan fase “melatih” pasangan telah berakhir.
- Lagu ini menyoroti self-worth, standar hubungan, dan kejelasan kebutuhan emosional; penggemar juga mengaitkannya dengan manifestasi setelah Dua Lipa menikah dengan Callum Turner.
Lagu ‘Training Season’ milik Dua Lipa kembali ramai dibicarakan usai kisah cintanya dengan Callum Turner berujung di pelaminan. Lagu yang dirilis pada 2024 ini awalnya cuma terdengar seperti curhatan soal lelah menghadapi pasangan yang belum matang secara emosional.
Namun, 2 tahun setelah dirilis, liriknya justru terasa makin related. Banyak penggemar menganggap lagu ini seperti "ramalan" tentang sosok pasangan ideal yang akhirnya benar-benar ditemukan oleh Dua Lipa.
Penasaran seperti apa cerita, terjemahan, dan makna di balik ‘Training Season’? Berikut Popmama.com mengulas lirik lagu ‘Training Season’ Dua Lipa dan terjemahannya. Yuk, simak sampai habis!
Table of Content
Lirik dan Terjemahan ‘Training Season’ Dua Lipa

Instagram.com/dualipa Are you
Apakah kamu
Someone that I can give my heart to?
Seseorang yang bisa aku percayakan hatiku?
Or just the poison that I'm drawn to?
Atau hanya racun yang menarik perhatianku?
It can be hard to tell the difference late at night
Sulit untuk membedakan di malam hari
Play fair
Bermainlah dengan adil
Is that a compass in your nature?
Apakah itu kompas dalam dirimu?
Or are you tricky 'cause I've been there?
Atau kamu licik karena aku sudah pernah mengalami itu?
And baby, I don't need to learn that lesson twice
Dan sayang, aku tidak mau belajar pelajaran itu dua kali
But if you really wanna go there
Tapi jika kamu benar-benar ingin ke sana
You should know I
Kamu harus tahu bahwa aku
Need someone to hold me close
Butuh seseorang yang bisa memelukku erat
Deeper than I've ever known
Lebih dalam dari yang pernah aku rasakan
Whose love feels like a rodeo
Cintanya terasa seperti rodeo
Knows just how to take control
Tahu bagaimana cara mengendalikan
When I'm vulnerable
Saat aku rentan
He's straight talking to my soul
Dia berbicara langsung ke jiwaku
Conversation overload
Obrolan yang berlebihan
Got me feeling vertigo
Membuatku merasa pusing
Are you somebody who can go there?
Apakah kamu seseorang yang bisa pergi ke sana?
'Cause I don't wanna have to show ya
Karena aku tidak ingin harus menunjukkan padamu
If that ain't you, then let me know, yeah
Jika itu bukan dirimu, beri tahu aku, ya
'Cause training season's over
Karena musim pelatihan sudah berakhir
I tried to see my lovers in a good light
Aku berusaha melihat para kekasihku dalam cahaya yang baik
Don't wanna do it just to be nice
Tidak ingin melakukannya hanya untuk bersikap baik
Don't wanna have to teach you how to love me right
Tidak ingin harus mengajarkanmu bagaimana mencintaiku dengan benar
I hope it hits me like an arrow
Aku berharap ini menghantamku seperti anak panah
Someone with some potential
Seseorang dengan potensi
Is it too much to ask for?
Apakah ini terlalu banyak untuk diminta?
Who understands I need someone to hold me close
Siapa yang mengerti aku butuh seseorang untuk memelukku erat
Deeper than I've ever known
Lebih dalam dari yang pernah aku rasakan
Whose love feels like a rodeo
Cintanya terasa seperti rodeo
Knows just how to take control
Tahu bagaimana cara mengendalikan
When I'm vulnerable
Saat aku rentan
He's straight talking to my soul
Dia berbicara langsung ke jiwaku
Conversation overload
Obrolan yang berlebihan
Are you somebody who can go there?
Apakah kamu seseorang yang bisa pergi ke sana?
'Cause I don't wanna have to show ya
Karena aku tidak ingin harus menunjukkan padamu
If that ain't you, then let me know, yeah
Jika itu bukan dirimu, beri tahu aku, ya
'Cause training season's over
Karena musim pelatihan sudah berakhir
Can you compete?
Bisakah kamu bersaing?
Now is your time
Sekarang adalah waktumu
Run when you hear that whistle blow
Lari saat kamu mendengar peluit itu berbunyi
Are you on my team, or stuck on the sidelines waiting for someone to tell you to go?
Apakah kamu di timku, atau terjebak di pinggir menunggu seseorang memberitahumu untuk pergi?
For someone to tell you to go?
Untuk seseorang memberitahumu untuk pergi?
You should know I need someone to hold me close
Kamu harus tahu bahwa aku butuh seseorang untuk memelukku erat
Deeper than I've ever known
Lebih dalam dari yang pernah aku rasakan
Whose love feels like a rodeo
Cintanya terasa seperti rodeo
Knows just how to take control
Tahu bagaimana cara mengendalikan
When I'm vulnerable
Saat aku rentan
He's straight talking to my soul
Dia berbicara langsung ke jiwaku
Conversation overload
Obrolan yang berlebihan
'Cause training season's over
Karena musim pelatihan sudah berakhir
'Cause training season's over
Karena musim pelatihan sudah berakhir
Training season's over
Musim pelatihan sudah berakhir
Terinspirasi dari Pengalaman Kencan yang Buruk

Instagram.com/dualipa Melansir Popbela, ‘Training Season’ merupakan bagian dari album Radical Optimism yang dirilis oleh Dua Lipa pada 2024. Lagu ini lahir dari pengalaman pribadinya saat menjalani beberapa kali kencan yang kurang menyenangkan.
Dua Lipa masuk ke studio rekaman setelah rangkaian dating tersebut dan mengaku kepada rekan penulis lagunya bahwa dirinya sudah selesai "melatih" laki-laki yang belum siap berkomitmen. Celetukan itulah yang akhirnya berkembang jadi lagu utuh.
Cerita di baliknya bikin lagu ini terasa jujur dan dekat dengan pengalaman banyak orang. Bukan cuma soal patah hati, tapi juga soal lelahnya terus berharap seseorang berubah.
Makna Lagu ‘Training Season’
1. Makna soal lelahnya terus mengajari pasangan

Instagram.com/dualipa Secara garis besar, ‘Training Season’ bercerita tentang seseorang yang sudah lelah harus terus mengajari pasangannya cara mencintai dengan benar. Istilah "musim latihan" menjadi simbol dari fase tersebut, dan lagu ini menandai bahwa fase itu sudah selesai.
Pesan ini terasa relate untuk siapa saja yang pernah berada dalam hubungan sambil terus berharap pasangannya berubah. Alih-alih terus menunggu, lagu ini seperti pengingat bahwa kita berhak mencari hubungan yang sudah sejalan dengan kebutuhan emosional kita.
Daripada capek "melatih" orang lain, lagu ini mengajak pendengarnya untuk lebih selektif memilih pasangan sejak awal.
2. Makna soal pentingnya self-worth dalam hubungan

Instagram.com/dualipa Selain soal kelelahan, ‘Training Season’ juga membawa pesan kuat tentang self-worth. Dibandingkan dengan terus menurunkan standar demi mempertahankan hubungan, Dua Lipa memilih untuk lebih jelas soal apa yang dia inginkan dari seorang pasangan.
Menurut Popbela, lagu ini menegaskan pentingnya standar, komunikasi, dan kedekatan emosional dalam sebuah hubungan. Mengetahui nilai diri sendiri dianggap bisa membantu seseorang lebih paham apa yang benar-benar dia butuhkan.
Pesan ini jadi pengingat bahwa mencintai diri sendiri dan punya standar yang jelas bukan hal yang perlu dirasa bersalah.
3. Makna sebagai manifestasi jodoh

Instagram.com/dualipa Poin menarik lainnya, ‘Training Season’ juga sering disebut sebagai lagu manifestasi. Dua sendiri pernah mengatakan bahwa lagu ini terasa seperti manifestasi karena dia percaya kata-kata yang terus ditulis dan diucapkan bisa jadi semacam mantra.
Melansir Popbela, dalam sebuah wawancara, Dua juga membicarakan kebiasaannya menuliskan apa yang dia inginkan dan mengaitkannya dengan kekuatan manifestasi. Setelah benar-benar menikah dengan Callum Turner, makna ini jadi terasa makin kuat bagi para penggemar.
Kisah ini menunjukkan bahwa mengetahui apa yang kita inginkan dari sebuah hubungan bisa jadi langkah awal untuk benar-benar mendapatkannya.
Nah, itulah pembahasan mengenai lirik lagu ‘Training Season’ Dua Lipa dan terjemahannya. Semoga informatif dan bermanfaat!






















