Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Buah untuk Melancarkan Pipis Guna Kesehatan Saluran Kemih

7 Buah untuk Melancarkan Pipis Guna Kesehatan Saluran Kemih
Pexels/Viktoria Slowikowska
Intinya Sih
  • Artikel membahas gangguan buang air kecil seperti anyang-anyangan dan pentingnya menjaga kesehatan saluran kemih melalui konsumsi buah-buahan tertentu.
  • Tujuh buah yang direkomendasikan meliputi beri, pir, pisang, apel, melon, delima, dan jeruk karena kandungan antioksidan, serat, serta kadar air tinggi yang mendukung fungsi kemih.
  • Masing-masing buah memiliki manfaat spesifik seperti mencegah bakteri menempel, mengurangi peradangan, menjaga hidrasi tubuh, hingga menyeimbangkan pH urine agar tetap sehat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Mengalami gangguan saat buang air kecil, seperti rasa perih, anyang-anyangan, atau aliran yang tidak selesai, tentu membuat Mama merasa tidak nyaman dalam menjalani aktivitas sehari-hari. 

Kondisi seperti ini sering kali menjadi tanda awal adanya masalah pada saluran kemih, mulai dari sekadar kurang minum atau dehidrasi ringan, hingga risiko infeksi bakteri yang memerlukan perhatian lebih. 

Terdapat beberapa langkah untuk melancarkan pipis dengan mengonsumsi buah-buahan.

Penasaran apa saja? Berikut Popmama.com rangkum 7 buah untuk melancarkan pipis. Yuk, simak sampai habis!

Table of Content

1. Buah beri

1. Buah beri

Buah untuk Melancarkan Pipis 2.jpg
Pexels/Jacob Yavin

Bicara soal kesehatan saluran kemih, keluarga buah beri seperti cranberry, blueberry, dan stroberi selalu menempati posisi teratas sebagai primadona. 

Mengutip dari Norton Healthcare, buah beri mengandung senyawa penting bernama proanthocyanidins. Senyawa ajaib ini berfungsi ibarat perisai yang mencegah bakteri jahat menempel dan berkembang biak pada dinding saluran kemih.

2. Pir

Buah untuk Melancarkan Pipis 3.jpg
Pexels/Any Lane

Setelah asupan antioksidan dari kesegaran buah beri, Mama juga bisa beralih ke buah pir yang dikenal sangat ramah untuk kandung kemih. 

Mengutip Liv Hospital, buah pome seperti pir tidak hanya lezat dan berair, tetapi juga memuat serat tinggi yang luar biasa. Kandungan nutrisi di dalam buah pir bekerja lembut di dalam perut tanpa mengiritasi saluran kemih yang sedang sensitif.

3. Pisang

Buah untuk Melancarkan Pipis 4.jpg
Pexels/SHVETS production

Mungkin Mama bertanya-tanya, apa hubungannya buah pisang yang padat dengan kelancaran siklus buang air kecil? 

Mengutip dari Norton Healthcare, kelancaran saluran pencernaan ternyata memiliki dampak langsung pada saluran kemih. 

Kurangnya buang air besar yang teratur dapat menyebabkan sembelit, yang pada akhirnya memberikan tekanan ekstra pada kandung kemih dan menghalangi aliran urine. 

Pisang adalah sumber serat yang sangat baik untuk melancarkan sistem pencernaan, sehingga secara otomatis membantu menghilangkan tekanan tersebut dan membuat Mama bisa buang air kecil dengan lebih nyaman.

4. Apel

Buah untuk Melancarkan Pipis 5.jpg
Pexels/Pixabay

Selain pir, apel juga masuk dalam daftar buah yang sangat direkomendasikan untuk menunjang sistem ekskresi tubuh. 

Buah bertekstur renyah ini kaya akan antioksidan unik seperti quercetin dan catechin yang terbukti secara klinis mampu melawan peradangan. 

Dilansir Liv Hospital, nutrisi dalam apel bertugas melindungi sel-sel kandung kemih dari kerusakan dan menyehatkan saluran kemih. 

Mama bisa memilih varian apel hijau seperti Granny Smith yang tidak hanya memberikan sensasi segar saat digigit, tetapi juga memberikan proteksi maksimal dari risiko peradangan penyebab anyang-anyangan.

5. Melon

Buah untuk Melancarkan Pipis 6.jpg
Pexels/alleksana

Kelancaran sistem pembuangan tubuh kita tentu sangat bergantung pada seberapa baik tingkat hidrasi yang Mama miliki. 

Untuk urusan ini, melon maupun semangka hadir sebagai pilihan buah untuk melancarkan pipis yang sangat menyegarkan. 

Berkat kandungan airnya yang sangat melimpah, melon bertindak sebagai pembilas alami yang membantu menyapu tuntas bakteri dan sisa racun dari dalam ginjal hingga keluar melalui urine.

6. Delima

Buah untuk Melancarkan Pipis 7.jpg
Pexels/Engin Akyurt

Jika Mama ingin mencari alternatif rasa yang sedikit berbeda, buah delima atau pomegranate wajib masuk dalam keranjang belanja. 

Buah delima adalah superfood berkat sifat anti-inflamasinya yang sangat kuat. 

Warna merah merona dari biji delima berasal dari asam elagat dan polifenol yang ampuh menurunkan tingkat stres oksidatif serta meredakan pembengkakan pada saluran kemih. 

Dengan saluran kemih yang rileks dan bebas radang, aliran urine pun akan kembali normal dan rasa nyeri saat buang air kecil bisa diminimalkan.

7. Jeruk

Buah untuk Melancarkan Pipis 8.jpg
Pexels/S. Deniz

Sebagai pelengkap nutrisi harian yang menjaga daya tahan tubuh, jeruk tidak boleh dilewatkan begitu saja. 

Mengutip Norton Healthcare, buah-buahan bersitrus yang kaya akan vitamin C, seperti jeruk dan lemon, memiliki peran unik, yakni membuat tingkat keasaman (pH) urine menjadi lebih asam. 

Kondisi urine yang asam ini nyatanya merupakan lingkungan yang sangat tidak disukai oleh bakteri, sehingga efektif mencegah bakteri tumbuh di dalam sistem saluran kemih. 

Itulah pembahasan mengenai 7 buah untuk melancarkan pipis. Semoga bermanfaat, Ma.

FAQ Seputar Buah untuk Melancarkan Pipis

Agar air kencing lancar minum apa?

Untuk membantu melancarkan buang air kecil, perbanyak minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi. Selain itu, beberapa minuman seperti air kelapa atau jus cranberry tanpa gula juga dipercaya membantu menjaga kesehatan saluran kemih.

Kencing tidak lancar, gejala apa?

Kencing tidak lancar bisa menjadi gejala berbagai kondisi, seperti infeksi saluran kemih, pembesaran prostat, batu saluran kemih, atau kurangnya asupan cairan. Gejalanya dapat berupa urine tersendat, nyeri saat buang air kecil, atau rasa tidak tuntas setelah kencing.

Bagaimana cara agar aliran urine saya lebih lancar?

Untuk membantu melancarkan aliran urine, cukupi kebutuhan cairan harian, hindari menahan buang air kecil terlalu lama, dan batasi konsumsi kafein atau alkohol. Jika keluhan berlangsung terus-menerus atau disertai nyeri, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Related Articles

See More