Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Selain Minum Obat, Ini 8 Cara Mengatasi GERD Kambuh
Pexels/Pavel Danilyuk
  • Artikel membahas delapan kebiasaan sederhana untuk mengatasi GERD tanpa bergantung pada obat, mulai dari cara makan hingga gaya hidup sehari-hari.
  • Ditekankan pentingnya mengatur porsi makan, posisi tubuh setelah makan dan saat tidur, serta menghindari makanan pemicu seperti lemak, pedas, dan kafein.
  • Langkah lain termasuk menjaga berat badan ideal, berhenti merokok, mengenakan pakaian longgar, dan memperhatikan efek samping obat yang dikonsumsi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ketika asam Lambung naik, banyak orang yang langsung memilih obat medis untuk mengurangi gejalanya dalam waktu instan. Tapi ternyata, ada beberapa kebiasaan sederhana yang punya pengaruh besar terhadap kondisi GERD.

Cara ini bisa membantu penderitanya untuk mengurangi ketergantungan pada obat. Tidak selalu rumit atau mahal, Kamu bahkan bisa dengan mudah menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari. Penasaran apa saja? 

Kali ini Popmama.com telah merangkum 8 cara mengatasi GERD kambuh yang bisa kamu coba selain perawatan medis. 

1. Atur porsi dan cara makan

Pexels/Norma Mortenson

Salah satu langkah paling sederhana tapi sering disepelekan adalah memperhatikan cara makan sehari-hari. Menurut Harvard Health, makan dalam porsi besar sekaligus bisa memberi tekanan lebih pada lambung dan membuat asam lebih mudah naik ke kerongkongan.

Oleh karena itu, makan sedikit tapi lebih sering biasanya lebih disarankan dibanding langsung makan dalam jumlah banyak.

Selain porsi, cara makan juga ikut berpengaruh. Makan terlalu cepat atau terburu-buru bisa membuat lambung bekerja lebih keras. Untuk itu, makanan sebaiknya dikunyah perlahan hingga halus agar proses pencernaan terasa lebih ringan.

Kebiasaan sederhana ini bisa membantu mengurangi rasa penuh berlebihan yang sering memicu GERD kambuh.

2. Jangan langsung rebahan setelah makan

Pexels/Darina Belonogova

Setelah makan, tidak jarang muncul rasa ingin rebahan agar terasa nyaman. Namun, kebiasaan ini justru sering jadi pemicu utama asam lambung naik.

Melansir dari National Health Service UK, tubuh sebenarnya membutuhkan bantuan gravitasi agar makanan dan asam tetap berada di lambung. Dengan memberi jeda sebelum berbaring, rasa panas di dada terutama saat malam hari bisa perlahan berkurang.

Karena itu, sebaiknya tetap duduk atau berdiri tegak setidaknya selama tiga jam setelah makan. Aktivitas berat atau terlalu sering membungkuk juga sebaiknya dihindari setelah makan karena bisa menambah tekanan pada area perut.

3. Perbaiki posisi tidur

Pexels/KATRIN BOLOVTSOVA

Kalau gejala GERD sering muncul saat malam, posisi tidur mungkin perlu lebih diperhatikan. Gastroenterology and Nutrition of Central Florida menjelaskan meninggikan posisi kepala sekitar 15–20 sentimeter dapat membantu mencegah asam lambung naik saat tidur. 

Namun, perlu diperhatikan bahwa caranya bukan sekadar menumpuk bantal tinggi di kepala melainkan memberi penyangga pada bagian bawah kasur atau tubuh bagian atas agar posisi badan sedikit miring ke atas.

Selain itu, tidur miring ke kiri juga sering direkomendasikan karena posisi ini membantu menjaga cairan asam tetap berada di bagian bawah lambung.

4. Hindari makanan dan minuman pemicu

Pexels/Kampus Production

Setiap orang bisa punya pemicu GERD yang berbeda-beda. Beberapa pemicu yang cukup sering menyebabkan GERD kambuh antara lain makanan berlemak, makanan pedas, tomat, bawang, cokelat, hingga minuman berkafein.

Minuman bersoda juga termasuk yang perlu dibatasi karena gas di dalamnya dapat memicu sendawa, yang membuat katup lambung lebih mudah terbuka.

Agar pola makan lebih terjaga, disarankan untuk mencatat makanan apa saja yang terasa aman dan mana yang sering membuat gejala muncul lagi ketika mengonsumsi suatu makanan.

5. Hindari tekanan berlebih di area perut

Pexels/Caleb Oquendo

Tidak hanya pola makan, hal kecil seperti pakaian ternyata juga bisa memengaruhi GERD. Manhattan Primary Care mengungkapkan celana terlalu ketat, ikat pinggang yang menekan perut, atau pakaian yang terlalu sempit dapat memberi tekanan tambahan pada lambung.

Saat perut tertekan, isi lambung lebih mudah terdorong naik ke kerongkongan. Karena itu, mengenakan pakaian yang lebih longgar dan nyaman, terutama setelah makan atau saat gejala mulai terasa, bisa membantu mengurangi rasa tidak nyaman.

6. Jaga berat badan tetap ideal

Pexels/Gustavo Fring

Berat badan berlebih bisa memunculkan risiko asam lambung naik yang lebih sering daripada berat badan ideal. Kelebihan berat badan, terutama di area perut, dapat meningkatkan tekanan pada lambung sehingga asam lebih mudah naik.

Meski menjaga berat badan memang membutuhkan konsistensi dan hasil yang tidak instan, perubahan kecil yang dilakukan secara bertahap, seperti memperbaiki pola makan dan rutin bergerak, bisa membantu mengurangi frekuensi kambuhnya GERD dalam jangka panjang.

7. Berhenti merokok

Pexels/Monstera Production

Selain masalah saluran pernapasan, merokok juga bisa jadi salah satu alasan GERD sering kambuh. Hal ini dikarenakan nikotin dalam rokok dapat membuat otot katup lambung menjadi lebih rileks yang padahal tugasnya adalah menahan asam tetap di dalam lambung.

Bukan cuma itu, merokok juga mengurangi produksi air liur yang sebenarnya membantu menetralkan asam di kerongkongan. Untuk itu, selain membawa manfaat lain untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, berhenti merokok sering kali membantu mengurangi gejala GERD secara perlahan.

8. Perhatikan obat yang sedang dikonsumsi

Pexels/Kampus Production

Kadang, penyebab GERD kambuh bukan cuma dari makanan atau gaya hidup, tetapi juga dari obat tertentu. Beberapa jenis obat, seperti antidepresan, obat penenang, hingga obat antiinflamasi tertentu, dapat membuat katup lambung lebih rileks atau mengiritasi kerongkongan.

Kalau merasa gejala GERD makin sering muncul setelah mengonsumsi obat tertentu, ada baiknya diskusikan dengan dokter dan tidak menghentikan obat sendiri. Tindakan ini bisa dibarengi dengan mencari alternatif yang lebih aman untuk lambung bila memang diperlukan.

Nah, itulah 8 cara mengatasi GERD kambuh yang bisa dicoba. Yuk, mulai coba terapkan di kegiatan sehari-hari!

Editorial Team

Related Article