Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Cara Mengatasi Lemas karena Diare untuk Bantu Pulihkan Tenaga

5 Cara Mengatasi Lemas karena Diare untuk Bantu Pulihkan Tenaga
ilustrasi diare (magnific.com/jcomp)
Intinya Sih
Gini Kak
Sisi Positif
  • Diare menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan elektrolit, sehingga penting untuk segera melakukan rehidrasi dengan air putih, kaldu bening, atau minuman elektrolit seperti oralit.
  • Istirahat cukup membantu tubuh memulihkan energi karena sistem pencernaan sedang bekerja keras melawan penyebab diare, sementara aktivitas berat justru memperlambat pemulihan.
  • Hindari makanan berminyak, pedas, dan olahan susu; pilih makanan mudah dicerna seperti pisang, nasi putih, saus apel, dan roti panggang agar energi pulih tanpa memperparah gejala.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Mengalami diare memang sangat menyiksa dan sering kali mengganggu rutinitas harian kita. Bukan hanya karena urusan bolak-balik ke kamar mandi yang bikin repot, tetapi juga efek setelahnya yang membuat tubuh seolah kehabisan tenaga. 

Rasa lemas ini biasanya muncul karena tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit melalui feses cair dalam waktu yang berdekatan. Alhasil, jangankan untuk bekerja atau mengurus keluarga, untuk sekadar berdiri saja rasanya kepala sudah berkunang-kunang dan otot terasa tidak bertenaga.

Buat kamu yang sedang mengalami hal ini, berikut Popmama.com merangkum 5 cara mengatasi lemas karena diare. Yuk, simak sampai habis!

Table of Content

1. Pastikan minum air yang cukup

1. Pastikan minum air yang cukup

5 Cara Mengatasi Lemas karena Diare untuk Bantu Pulihkan Tenaga
Pexels/Engin Akyurt

Hal pertama dan paling krusial ketika kamu terkena diare adalah mengganti cairan yang terbuang. Lemas yang kamu rasakan sebagian besar adalah akibat langsung dari dehidrasi. 

Saat cairan tubuh berkurang drastis, volume darah menurun sehingga aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak, menjadi tidak maksimal, yang akhirnya memicu rasa lelah dan pusing luar biasa. Oleh karena itu, langkah paling utama dari proses penyembuhan ini adalah melakukan rehidrasi secara intensif.

Mengutip dari Cleveland Clinic, saat mengalami diare, tubuh tidak hanya kehilangan air, tetapi juga elektrolit penting seperti natrium dan kalium yang menjaga fungsi otot dan saraf. Sangat disarankan untuk banyak minum cairan sepanjang hari. 

Kamu bisa mengonsumsi air putih, kuah kaldu bening yang hangat, atau minuman yang mengandung elektrolit seperti oralit. 

Selain itu juga, hindari minuman berkafein (seperti kopi) atau minuman beralkohol. Keduanya bersifat diuretik yang justru bisa menarik lebih banyak cairan keluar dari tubuh dan makin memperparah dehidrasi yang kamu alami.

2. Istirahat yang cukup

5 Cara Mengatasi Lemas karena Diare untuk Bantu Pulihkan Tenaga
Pexels/Polina ⠀

Setelah memastikan asupan cairan aman dan tubuh mulai terhidrasi dengan baik, langkah selanjutnya adalah memberikan hak bagi tubuhmu untuk beristirahat. Banyak orang yang sering kali meremehkan diare dan tetap memaksakan diri untuk bekerja keras atau beraktivitas seperti biasa. 

Padahal, saat sistem pencernaan sedang bermasalah, tubuh sedang bekerja ekstra keras dari dalam untuk melawan bakteri, virus, atau parasit yang mungkin menjadi pemicunya.

Sebagian besar energi yang tersisa di dalam tubuhmu sedang dialihkan untuk proses penyembuhan alami tersebut. Jadi, jangan ragu untuk mengambil cuti atau jeda sejenak dari kesibukanmu.

Berbaringlah di tempat tidur yang nyaman dan pastikan kamu mendapatkan tidur yang berkualitas. Dengan istirahat yang cukup, tubuh tidak akan membuang kalori untuk aktivitas fisik yang tidak perlu, sehingga rasa lemas pun perlahan akan berkurang.

3. Hindari makanan pemicu

5 Cara Mengatasi Lemas karena Diare untuk Bantu Pulihkan Tenaga
Pexels/Noval Gani

Ketika sedang beristirahat, perut mungkin akan mulai terasa lapar dan keroncongan. Namun, kamu harus ekstra hati-hati dalam memilih menu makanan di momen-momen seperti ini. Saat diare, dinding usus sedang dalam keadaan sangat sensitif dan rentan meradang. 

Memasukkan makanan yang salah ke dalam perut ibarat menyiramkan bensin ke dalam api; gejala diare bisa semakin parah, perut makin melilit, dan otomatis rasa lemas tak akan kunjung hilang.

Dikutip dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), salah satu langkah pengobatan mandiri yang paling penting adalah menghindari makanan yang bisa memperburuk gejala. 

Kamu sangat disarankan untuk menjauhi makanan yang digoreng, berminyak, berlemak tinggi, serta makanan yang rasanya terlalu pedas. Selain itu, untuk sementara waktu kamu membatasi produk olahan susu sapi (seperti susu, keju, dan mentega) karena usus mungkin kesulitan mencerna laktosa saat sedang diare. 

Makanan dan minuman pemicu ini bisa memicu kontraksi usus berlebih, yang berujung pada frekuensi buang air besar yang semakin sering

4. Konsumsi makanan yang mudah dicerna

5 Cara Mengatasi Lemas karena Diare untuk Bantu Pulihkan Tenaga
Pexels/Ilo Frey

Kalau makanan lezat yang pedas dan berlemak harus disingkirkan sementara, lalu apa yang aman untuk dimakan agar energi bisa kembali terisi? Jawabannya adalah makanan hambar alias bland food

Meski terdengar kurang menggugah selera bagi sebagian orang, makanan hambar adalah penyelamat utama perutmu di masa-masa kritis ini. Makan dengan porsi yang tepat merupakan cara yang sangat efektif untuk mengatasi kelemahan karena diare, karena nutrisinya akan diserap tubuh menjadi energi baru tanpa melukai pencernaan.

Dilansir dari Cleveland Clinic, penerapan diet BRAT dilakukan saat diare sedang menyerang. Diet BRAT merupakan singkatan dari Bananas (pisang), Rice (nasi putih), Applesauce (saus apel), dan Toast (roti panggang). 

Makanan-makanan ini sangat mudah dicerna, rendah serat sehingga tidak akan merangsang pergerakan usus secara berlebihan, dan hebatnya lagi dapat membantu memadatkan feses yang cair.

Buah pisang, misalnya, sangat kaya akan kalium yang fungsinya menggantikan elektrolit tubuh yang hilang. Dengan porsi makan yang sedikit namun dilakukan lebih sering, energimu akan berangsur-angsur kembali stabil.

5. Konsumsi obat diare sesuai dengan gejala

5 Cara Mengatasi Lemas karena Diare untuk Bantu Pulihkan Tenaga
Pexels/Anna Shvets

Terkadang, langkah-langkah penanganan alami di atas membutuhkan waktu untuk benar-benar menunjukkan hasil, sementara di sisi lain tubuh sudah terlanjur sangat lemas. 

Jika frekuensi buang air besar tidak juga mereda dan rasa lemas makin melumpuhkan aktivitas harianmu, mengonsumsi obat-obatan adalah jalan keluar yang sangat masuk akal. 

Obat dapat membantu mengendalikan gejala sehingga tubuhmu punya kesempatan untuk bernapas dan tidak terus-terusan kehilangan cairan.

Mengutip dari NIDDK, ada beberapa jenis obat diare tanpa resep (over-the-counter) yang bisa dibeli di apotek untuk meredakan gejala, seperti oralit. 

Obat-obatan ini bekerja ampuh dengan cara memperlambat pergerakan usus atau mengurangi sekresi cairan di dalam saluran pencernaan. 

Itulah pembahasan mengenai 5 cara mengatasi lemas karena diare yang bisa segera kamu terapkan sendiri di rumah. Semoga bermanfaat!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias

Related Articles

See More