- Minum cairan hangat: Seperti teh atau kaldu untuk melonggarkan lendir, atau cairan dingin seperti es batu untuk meredakan nyeri.
- Konsumsi madu: baik dicampur ke teh hangat maupun dimakan langsung, karena punya sifat antibakteri dan bisa melapisi tenggorokan agar tidak makin iritasi. Khusus bayi di bawah 1 tahun, madu tidak boleh diberikan.
- Berkumur: Bisa dengan air garam atau soda kue hangat setiap tiga jam untuk mengurangi bengkak dan nyeri.
- Mandi air hangat: Dapat dilakukan sembari menghirup uap untuk melonggarkan lendir dan melembapkan tenggorokan.
- Konsumsi obat pereda nyeri: Seperti asetaminofen atau ibuprofen, serta antihistamin bila radang dipicu alergi.
- Istirahat yang cukup: termasuk mengistirahatkan suara kalau tenggorokan sakit akibat banyak bicara.
Radang Tenggorokan Disebabkan oleh Apa?

- Radang tenggorokan umumnya dipicu infeksi saluran pernapasan atas; sekitar 90 persen kasus disebabkan virus, sedangkan bakteri Streptococcus grup A menjadi penyebab utama kasus bakteri.
- Gejalanya meliputi nyeri saat menelan, batuk, bersin, demam, amandel merah atau bengkak, serta kelenjar leher nyeri; kasus bakteri cenderung memunculkan demam tinggi dan bercak putih.
- Peredaannya dapat dilakukan dengan cairan hangat atau dingin, madu, berkumur, istirahat, dan obat pereda nyeri; antibiotik diperlukan bila dokter memastikan infeksi bakteri.
Tiba-tiba tenggorokan terasa gatal dan perih saat menelan? Bisa jadi kamu sedang mengalami radang tenggorokan yang dalam istilah medis disebut faringitis. Kondisi ini memang bikin tidak nyaman, apalagi kalau sampai mengganggu urusan makan dan mengobrol.
Banyak yang penasaran sebenarnya radang tenggorokan disebabkan oleh apa dan bagaimana penyakit ini dapat disembuhkan. Apalagi, rasa tidak nyamannya kerap mengganggu aktivitas harian.
Buat kamu yang penasaran kenapa radang tenggorokan ini muncul, berikut Popmama.com mengulas radang tenggorokan disebabkan oleh apa? Yuk, simak sampai habis!
Table of Content
Apa Penyebab Radang Tenggorokan?

Pexels/Nafsika G. Radang tenggorokan paling sering dipicu oleh infeksi akut di saluran pernapasan atas, mulai dari hidung, sinus, faring (tenggorokan), hingga laring (kotak suara). Melansir HealthXchange, infeksi ini dapat berkembang menjadi faringitis akut, tonsilitis akut, hingga abses di sekitar amandel.
Orang yang sering mengalami refluks asam lambung atau GERD, bernapas lewat mulut, mendengkur karena hidung tersumbat kronis, sampai perokok kronis, juga lebih rentan mengalami radang tenggorokan berulang.
Dilansir dari Harvard Health, sekitar 90 persen infeksi tenggorokan disebabkan oleh virus, sementara sisanya oleh bakteri, terutama Streptococcus grup A yang menyebabkan radang tenggorokan akibat bakteri streptococcus.
Dikutip dari Medical News Today, penyebab lain adalah alergi, iritasi akibat udara kering, polutan, bahan kimia, refluks asam, dan udara dingin. Ada juga penyebab yang lebih jarang ,tetapi perlu diwaspadai, seperti infeksi HIV, tumor di area tenggorokan, atau epiglotitis yang bisa mengganggu jalan napas.
Bagaimana Cara Menghilangkan Radang Tenggorokan?

Pexels/Jahra Tasfia Reza Dilansir dari Cleveland Clinic, berikut beberapa langkah untuk meredakan radang tenggorokan:
Dilansir dari Harvard Health, minum banyak air putih dan menggunakan pelembap udara (humidifier) juga membantu meredakan kekeringan di tenggorokan. Dikutip dari Medical News Today, teh herbal seperti licorice, thyme, dan oregano turut membantu meredakan gejala faringitis.
Kalau penyebabnya infeksi bakteri seperti radang tenggorokan akibat bakteri streptococcus, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik yang wajib dihabiskan sesuai dosis meski gejala sudah membaik.
Berapa Lama Radang Tenggorokan Sembuh?

Pexels/Picas Joe Lamanya penyembuhan radang tenggorokan sebenarnya tergantung pada penyebabnya. Menurut Healthline, radang tenggorokan akibat virus, seperti flu biasa, umumnya sembuh dalam 7 sampai 10 hari tanpa perlu antibiotik. Khusus radang tenggorokan akibat mononukleosis, gejalanya dapat bertahan hingga 1 bulan.
Sementara itu, kalau penyebabnya bakteri seperti strep throat, gejala biasanya mulai membaik dalam satu sampai dua hari setelah mulai minum antibiotik, dan benar-benar hilang dalam waktu seminggu atau kurang. Tanpa antibiotik, infeksi bakteri bisa bertahan sekitar 1 minggu hingga 10 hari.
Melansir Harvard Health, faringitis akibat virus umumnya mereda secara bertahap dalam waktu sekitar satu minggu, sedangkan gejala strep throat mereda dalam dua sampai tiga hari setelah pengobatan antibiotik dimulai.
Apa Saja Ciri-Ciri Radang Tenggorokan?

Pexels/Hải Nguyễn Gejala utama radang tenggorokan adalah rasa sakit di tenggorokan yang semakin terasa saat menelan. Melansir HealthXchange, gejala ini sering disertai batuk, bersin, demam, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Beberapa ciri lain yang bisa muncul, di antaranya:
- Kesulitan menelan.
- Kelenjar getah bening di leher atau rahang terasa nyeri atau bengkak.
- Amandel yang tampak merah dan bengkak.
- Suara serak atau teredam.
- Batuk, bersin, dan hidung meler.
- Demam.
Dikutip dari Harvard Health, faringitis akibat virus biasanya disertai tenggorokan merah, hidung meler atau tersumbat, batuk kering, suara serak, dan mata merah.
Sementara itu, radang tenggorokan akibat bakteri seperti strep throat cenderung menimbulkan gejala yang lebih berat, seperti demam tinggi, badan pegal, sakit kepala, amandel membesar dengan bercak putih, serta kelenjar getah bening di leher bagian depan yang bengkak dan nyeri saat disentuh.
Apakah Radang Tenggorokan Menular?

Pexels/Towfiqu barbhuiya Jawabannya tergantung pada penyebabnya. Dilansir dari HealthXchange, radang tenggorokan bersifat menular apabila disebabkan oleh infeksi virus. Dikutip dari Healthline, radang tenggorokan akibat bakteri juga menular, sementara yang dipicu oleh alergi atau faktor lingkungan seperti udara kering tidak menular.
Sekitar 85 hingga 95 persen infeksi tenggorokan disebabkan oleh virus, sedangkan sisanya oleh bakteri, dan proporsi infeksi bakteri lebih tinggi pada anak usia 5 hingga 15 tahun. Soal berapa lama masa penularannya, radang tenggorokan akibat flu biasa bisa menular mulai beberapa hari sebelum gejala muncul hingga 2 minggu setelahnya, dengan masa paling menular pada 2 sampai 3 hari pertama.
Sementara itu, radang tenggorokan akibat strep throat tetap menular hingga 24 jam setelah mulai minum antibiotik, jadi penting untuk tetap menjaga jarak dan menerapkan kebiasaan bersih selama masa itu.
Nah, itulah pembahasan mengenai radang tenggorokan disebabkan oleh apa? Semoga informatif dan bermanfaat!
-OdB3azCbrWXlk8pABO1Pw05ayZ3r39ZV.jpg)




















