Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Ciri-Ciri Kanker Darah Stadium Awal, Jangan Diabaikan!
Pixabay/geralt
  • Kanker darah stadium awal sering menyerupai keluhan sehari-hari, sehingga gejalanya kerap baru disadari setelah kondisi menjadi lebih serius.
  • Tanda yang perlu diperhatikan meliputi lelah berkepanjangan, kulit pucat, sesak saat aktivitas ringan, demam berulang, infeksi mudah terjadi, serta berat badan turun tanpa alasan jelas.
  • Keringat malam berlebihan dan nyeri tulang atau sendi yang menetap juga dapat muncul; keluhan tanpa sebab jelas sebaiknya diperiksakan ke dokter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tujuh gejala yang dapat muncul pada kanker darah stadium awal meliputi lelah berkepanjangan, kulit pucat, sesak napas saat aktivitas ringan, demam atau infeksi berulang, berat badan turun, keringat malam berlebihan, serta nyeri tulang dan sendi.
  • Who?
    Orang yang mengalami keluhan-keluhan tersebut, terutama bila gejala berlangsung lama atau berulang, perlu memperhatikan kondisi kesehatannya dan memeriksakan diri ke dokter.
  • Where?
    Gejala dapat terlihat pada kondisi tubuh sehari-hari, termasuk kulit, pernapasan, daya tahan tubuh, berat badan, tidur malam, serta tulang dan sendi.
  • When?
    Keluhan dapat muncul ketika kanker darah mulai berkembang, namun waktu pasti kemunculan dan durasi setiap gejala per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Kanker darah dapat mengganggu produksi dan fungsi sel darah sehat, mengurangi pasokan oksigen, melemahkan respons terhadap infeksi, memengaruhi metabolisme serta suhu tubuh, dan menimbulkan nyeri pada sumsum tulang.
  • How?
    Gejala muncul melalui rasa lemas meski cukup istirahat, pucat, napas terengah, demam berulang, infeksi sulit sembuh, penurunan nafsu makan dan berat badan, keringat malam, serta nyeri tulang atau sendi yang menetap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kanker darah bisa mulai dengan badan sangat capek walau sudah tidur. Kulit bisa pucat, napas pendek, dan sering demam. Berat badan dapat turun, malam hari banyak berkeringat, lalu tulang atau sendi sakit. Tanda-tanda ini kadang mirip sakit biasa. Kalau terus terjadi, orang perlu periksa ke dokter.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rasa lelah yang tidak kunjung hilang atau memar yang muncul tiba-tiba tanpa sebab jelas kadang dianggap hal sepele. Padahal, tubuh punya caranya sendiri untuk memberi sinyal kalau ada yang tidak beres, termasuk saat kanker darah baru mulai berkembang.

Sayangnya, ciri-ciri kanker darah stadium awal ini sering mirip dengan keluhan sehari-hari, sehingga banyak orang baru menyadarinya setelah kondisi makin serius. 

Supaya kamu bisa lebih waspada sejak dini, berikut Popmama.com mengulas 7 ciri-ciri kanker darah stadium awal, dikutip dari One Care Cancer. Yuk, simak sampai habis!

1. Sering lelah meski sudah cukup istirahat

Pexels/www.kaboompics.com

Salah satu tanda paling umum dari kanker darah stadium awal adalah rasa lelah yang tidak biasa. Bukan capek biasa setelah beraktivitas seharian, tapi lelah yang tidak hilang meski sudah tidur cukup. Tubuh terasa berat, dan hal-hal kecil pun jadi terasa melelahkan. 

Ini terjadi karena kanker darah mengganggu produksi sel darah merah yang sehat, padahal sel inilah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Ketika oksigen tidak tercukupi, wajar kalau tubuh jadi mudah lemas sepanjang hari.

2. Kulit terlihat lebih pucat dari biasanya

Pexels/Polina Hedzenko

Selain lelah, perubahan pada kulit juga bisa menjadi sinyal awal yang perlu diperhatikan. Mengutip sumber yang sama, kulit yang tampak pucat dan kurang bercahaya sering muncul karena jumlah sel darah merah dalam tubuh berkurang. 

Warna kulit jadi terlihat kusam, tidak sesegar biasanya. Kalau kamu atau orang terdekat tiba-tiba terlihat pucat tanpa sebab yang jelas, tidak ada salahnya untuk lebih memperhatikan kondisi yang dialami.

3. Sesak napas meski beraktivitas ringan

Pexels/Anastasia Shuraeva

Masih berkaitan dengan kurangnya sel darah merah sehat, sesak napas juga menjadi salah satu ciri yang perlu diwaspadai. Napas terasa terengah-engah meski hanya berjalan kaki sebentar atau naik beberapa anak tangga. 

Kondisi ini muncul disebabkan tubuh mengalami kekurangan oksigen yang cukup untuk mendukung aktivitas, sekalipun aktivitas itu terbilang ringan dan tidak seharusnya membuat kamu ngos-ngosan dan badan terasa berat.

4. Sering demam dan mudah terkena infeksi

Pexels/Monstera Production

Kalau belakangan ini kamu jadi lebih sering demam atau mudah terkena infeksi, jangan buru-buru menganggapnya sebagai daya tahan tubuh yang sekadar sedang menurun. 

Demam yang muncul tidak selalu tinggi, tetapi cenderung sering kambuh. Ini terjadi karena sel darah putih yang seharusnya melawan infeksi tidak bekerja dengan optimal. Alhasil, infeksi ringan pun jadi lebih lama sembuhnya dibanding biasanya.

5. Berat badan turun tanpa alasan yang jelas

Pexels/Andres Ayrton

Penurunan berat badan memang sering dianggap kabar baik oleh sebagian orang, tapi lain ceritanya kalau terjadi tanpa alasan jelas. Sel kanker menyerap banyak energi tubuh untuk terus berkembang, sehingga tubuh harus bekerja ekstra keras melawan sel-sel abnormal tersebut. 

Akibatnya, metabolisme berubah, nafsu makan pun ikut menurun, yang mengakibatkan berat badan turun perlahan meski pola makan tidak berubah sama sekali atau bahkan lebih.

6. Berkeringat berlebihan di malam hari

Pexels/Ron Lach

Pernah kebangun tengah malam dalam kondisi basah kuyup oleh keringat, padahal suhu ruangan sejuk? Ini juga termasuk salah satu ciri kanker darah stadium awal yang perlu diwaspadai. 

Keringat malam yang berlebihan muncul sebagai respons tubuh terhadap keberadaan sel-sel tidak normal, yang turut memengaruhi pengaturan suhu tubuh. Kalau kondisi ini sering terjadi dan cukup mengganggu tidur, sebaiknya jangan didiamkan begitu saja.

7. Nyeri di tulang dan sendi

Pexels/Towfiqu barbhuiya

Ciri terakhir yang tidak boleh disepelekan adalah nyeri pada tulang dan sendi. Kanker darah berkembang di sumsum tulang, sehingga wajar kalau area ini jadi terasa nyeri, baik yang sifatnya tumpul, dalam, maupun tajam. 

Rasa nyeri ini bisa hilang timbul atau menetap dalam waktu lama. Banyak orang mengiranya sebagai nyeri sendi biasa akibat faktor usia atau kelelahan, padahal jika nyeri terus berlanjut tanpa sebab yang jelas, ada baiknya segera diperiksakan ke dokter.

Nah, itulah pembahasan mengenai 7 ciri-ciri kanker darah stadium awal. Semoga informatif dan bermanfaat!

Curated For You

Editorial Team

Related Article