Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Es Pisang Ijo Berasal dari Mana? Ini Sejarah dan Fakta Menariknya

Es Pisang Ijo Berasal dari Mana? Ini Sejarah dan Fakta Menariknya
Instagram.com/galerimasakanbundo
Intinya Sih
  • Es Pisang Ijo berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, dan sudah ada sejak masa kerajaan sebagai hidangan istimewa bagi bangsawan serta simbol penghormatan untuk tamu.
  • Warna hijau pada adonan pisang memiliki makna budaya Bugis-Makassar yang melambangkan kesuburan, keteduhan, dan sifat santun atau anggun.
  • Pisang Raja matang dipilih sebagai bahan utama karena teksturnya padat, rasanya manis legit, serta dianggap simbol kemakmuran dan kesejahteraan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Saat cuaca sedang terik atau saat momen berbuka puasa, Es Pisang Ijo memang selalu jadi primadona ya, Ma? Perpaduan pisang yang dibalut adonan hijau, bubur sumsum yang gurih, serta sirup merah yang manis memang sulit untuk ditolak.

Namun, di balik rasanya yang manis dan tampilannya yang cantik, ternyata ada cerita sejarah yang sangat kuat, lho. Bukan sekadar takjil biasa, es pisang ijo menyimpan nilai budaya dan tradisi yang sudah diturunkan dari generasi ke generasi. 

Biar nggak bingung, Popmama.com  sudah rangkum fakta menarik seputar asal-usul dan makna di balik kuliner segar yang satu ini. Yuk, simak! 

Table of Content

Asal-usul Es Pisang Ijo

Asal-usul Es Pisang Ijo

Es Pisang Ijo Berasal dari Mana_ Ini Sejarah dan Fakta Menariknya.jpg
plataran

Bagi Mama yang belum tahu, Es Pisang Ijo adalah kuliner khas yang berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Konon, hidangan ini sudah ada sejak zaman kerajaan di Makassar dan menjadi sajian istimewa bagi para bangsawan.

Hingga kini, masyarakat setempat tetap melestarikan kuliner ini, bahkan Es Pisang Ijo sudah sangat populer di seluruh pelosok Indonesia. Menariknya, di daerah asalnya, hidangan ini tidak hanya dianggap sebagai pencuci mulut biasa, tapi juga simbol penghormatan saat menyambut tamu.

Mengenal Filosofi Warna Hijau yang Punya Makna Mendalam

Es Pisang Ijo Berasal dari Mana_ Ini Sejarah dan Fakta Menariknya.jpg
Instagram.com/galerimasakanbundo

Kenapa harus warna hijau? Ternyata ada filosofinya lho, Ma! Dalam budaya masyarakat Bugis-Makassar, warna hijau melambangkan kesuburan, keteduhan, dan ketenangan.

Selain itu, warna hijau juga diidentikkan dengan sifat malabiri, yang artinya santun dan anggun. Jadi, selain tampilannya yang cantik dan menggugah selera, ada doa dan harapan baik di balik pemilihan warna kulit pisangnya tersebut.

Jenis Pisang yang Digunakan Tidak Boleh Sembarangan

Es Pisang Ijo Berasal dari Mana_ Ini Sejarah dan Fakta Menariknya.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Untuk membuat Es Pisang Ijo yang otentik dan lezat, pemilihan jenis pisang sangatlah penting. Biasanya, masyarakat Makassar menggunakan Pisang Raja yang sudah benar-benar matang.

Pisang raja dipilih karena teksturnya yang padat dan tidak mudah hancur saat dikukus, serta memberikan rasa manis yang legit. Penggunaan pisang raja ini juga dianggap sebagai simbol kemakmuran dan kesejahteraan bagi siapa pun yang menikmatinya.

Itulah asal-usul singkat mengenai Es Pisang Ijo. Jadi, makin nggak sabar kan ingin segera menyantap semangkuk Es Pisang Ijo? Jangan lupa nikmati selagi dingin agar rasanya makin mantap!

FAQ Seputar Es Pisang Ijo

Apakah es pisang ijo termasuk makanan khas Ramadan?

Ya, saat ini es pisang ijo sangat identik dengan bulan Ramadan karena sering dijadikan menu takjil berbuka puasa. Rasanya yang manis dan segar cocok untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.

Apakah es pisang ijo selalu disajikan dingin?

Secara tradisional, pisang dan buburnya disajikan hangat, lalu diberi es serut atau es batu saat akan dimakan.

Apakah kulit hijau es pisang ijo selalu dibuat dari daun pandan?

Biasanya warna hijau berasal dari campuran air pandan atau pasta pandan pada adonan tepung. Selain memberi warna alami, pandan juga menambah aroma harum.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More