Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Fakta Jembatan Kaca Seruni Point Bromo, Pemandangan 3  Gunung Indah
Youtube.com/Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur (BGTS)
  • Jembatan Kaca Seruni Point Bromo resmi dibuka untuk umum sejak 27 Juni 2026 di kawasan Seruni Point, Probolinggo, menawarkan pengalaman berjalan di atas kaca dengan panorama pegunungan.
  • Struktur jembatan sepanjang 130 meter dan tinggi 83 meter ini menggunakan kaca berlapis setebal lebih dari 25 mm, dirancang aman serta memiliki umur layanan hingga 50 tahun.
  • Tiket masuk berkisar Rp50.000–Rp55.000 untuk wisatawan domestik dan Rp110.000 bagi mancanegara, buka setiap hari pukul 08.00–18.00 WIB menjelang grand launching akhir Juli 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pembukaan Jembatan Kaca Seruni Point Bromo sebagai destinasi wisata baru yang menawarkan pengalaman berjalan di atas lantai kaca dengan panorama tiga gunung.
  • Who?
    Kementerian Pekerjaan Umum membangun jembatan ini sejak 2021, dan kini dikelola untuk umum bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
  • Where?
    Jembatan berada di kawasan Seruni Point, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
  • When?
    Dibuka untuk umum mulai 27 Juni 2026 dan direncanakan grand launching pada akhir Juli 2026.
  • Why?
    Pembangunan dilakukan untuk menambah daya tarik wisata Bromo serta meningkatkan kunjungan melalui pintu masuk wilayah Probolinggo.
  • How?
    Jembatan sepanjang 130 meter dan lebar 1,8 meter ini menggunakan kaca berlapis tebal lebih dari 25 mm serta dirancang memiliki umur layanan hingga 50 tahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ada jembatan baru di Bromo namanya Jembatan Kaca Seruni Point. Jembatannya tinggi sekali dan lantainya dari kaca bening. Orang bisa lihat tiga gunung cantik, Gunung Bromo, Batok, dan Semeru. Jalannya panjang banget, seru tapi aman. Sekarang jembatannya sudah dibuka buat orang datang dan jalan-jalan setiap hari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kawasan wisata Bromo kini memiliki daya tarik baru yang siap “memacu adrenalin” wisatawan. Jembatan Kaca Seruni Point Bromo mulai dibuka untuk umum sejak 27 Juni 2026.

Berlokasi di kawasan Seruni Point, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, jembatan ini menawarkan sensasi berjalan di atas lantai kaca dengan panorama pegunungan yang memukau.

Tak hanya menjadi destinasi wisata baru, kehadiran jembatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan Bromo melalui pintu masuk Probolinggo.

Berikut Popmama.com rangkum fakta Jembatan Kaca Seruni Point Bromo.

1. Membentang sepanjang 130 meter di atas jurang

Youtube.com/Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur (BGTS)

Jembatan Kaca Seruni Point memiliki panjang sekitar 130 meter dengan lebar 1,8 meter. Jembatan ini membentang di atas jurang sedalam kurang lebih 83 meter sehingga memberikan sensasi berjalan di ketinggian yang memacu adrenalin.

Meski terlihat menegangkan, struktur jembatan telah dirancang dengan mempertimbangkan aspek keamanan bagi para pengunjung.

2. Menawarkan panorama tiga gunung sekaligus

Youtube.com/Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur (BGTS)

Salah satu daya tarik utama jembatan ini adalah pemandangannya. Dari atas jembatan, pengunjung dapat menikmati panorama tiga gunung sekaligus, yaitu Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru.

Pemandangan tersebut menjadi daya tarik tersendiri, terutama saat cuaca cerah atau menjelang matahari terbit.

3. Menggunakan kaca berlapis dengan ketebalan lebih dari 25 mm

Youtube.com/Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur (BGTS)

Lantai jembatan dibuat menggunakan laminated glass yang terdiri dari dua lapis tempered glass setebal 12 mm dan dilengkapi lapisan Sentry Glass Plus (SGP) setebal 1,52 mm.

Secara keseluruhan, ketebalan lantai kaca mencapai 25,52 mm sehingga dirancang mampu memberikan keamanan bagi pengunjung yang melintas.

5. Dirancang memiliki umur layanan hingga 50 tahun

Youtube.com/Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur (BGTS)

Jembatan Kaca Seruni Point mulai dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum pada September 2021.

Dengan material dan struktur yang digunakan, jembatan ini diproyeksikan memiliki masa pakai hingga 50 tahun apabila dirawat sesuai standar operasional.

6. Tiket masuk mulai Rp50 ribuan

Youtube.com/Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur (BGTS)

Wisatawan domestik dapat menikmati pengalaman berjalan di atas jembatan kaca dengan harga tiket sekitar Rp50.000 hingga Rp55.000. Sementara itu, wisatawan mancanegara dikenakan tarif sebesar Rp110.000.

7. Buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB

Jembatan Kaca Seruni Point melayani pengunjung setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.

Saat ini operasional masih berada pada tahap pre-launching. Rencananya, grand launching akan digelar pada akhir Juli 2026 sebagai peresmian penuh destinasi wisata baru di kawasan Bromo.

Itulah tujuh fakta menarik mengenai Jembatan Kaca Seruni Point Bromo. Dengan perpaduan panorama alam dan sensasi berjalan di atas lantai kaca, destinasi ini menjadi salah satu pilihan wisata baru yang menarik untuk dikunjungi saat berlibur ke Bromo.

Curated For You

Editorial Team

Related Article

Apakah Kucing Bisa Kentut?29 Jul 2026, 15:38 WIB