Sering Mimpi Pekerjaan, Ini Kata Psikolog dan Cara Mengatasinya

Ada yang seringkali mimpi mengenai pekerjaan?

12 Agustus 2019

Sering Mimpi Pekerjaan, Ini Kata Psikolog Cara Mengatasinya
Freepik/jcomp

Pekerjaan yang belum selesai atau seringkali terlalu semangat dalam mengerjakan berbagai tugas-tugas kantor, tak jarang bisa sampai terbawa mimpi. Sebagian orang terkesan mengeluh karena pekerjaan kantor bisa sampai mengusik hingga terbawa sampai ke bunga tidur.  

Perlu disadari bahwa mimpi sedang menyelesaikan pekerjaan kantor, bukan berarti tidak memiliki faktor pemicunya. Apapun yang terjadi di dunia nyata bisa saja muncul di dalam mimpi tanpa disadari. 

"Kondisi ini bisa dikarenakan karena adanya obsesi. Seseorang seolah ingin sedang mengejar target pribadinya di kantor atau mungkin merasa khawatir akan respon dari atasannya," ucap psikolog Alexandra Gabriella A., M.Psi, C.Ht saat diwawancarai Popmama.com.

Jika Mama seringkali mengalami kondisi seperti ini hingga semakin tertekan dengan pekerjaan kantor, kali ini Popmama.com telah merangkum beberapa cara untuk mengatasi mimpi buruk ini. 

Penasaran apa saja? Simak hasil wawancara eksklusif bersama psikolog Alexandra Gabriella berikut ini yuk, Ma! 

1. Berusaha menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu di kantor

1. Berusaha menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu kantor
Pixabay/ernestoeslava
Sekarang Mama bisa bekerja tanpa meninggalkan rumah, lho!

Pekerjaan yang belum terselesaikan di kantor terkadang harus memaksa seseorang harus membawanya hingga ke rumah. Padahal kondisi ini tidak seharusnya terjadi saat semuanya sudah bisa diselesaikan di kantor. 

Untuk mengatasi pekerjaan kantor tidak sampai terbawa mimpi, usahakan sebisa mungkin hindari membawa pekerjaan ke rumah. Batasi diri sendiri untuk bekerja di jam kerja sesuai batasan seperti mengikuti jam kantor. Jika memiliki pekerjaan freelance, usahakan juga untuk tidak bekerja terlalu larut.

Perlu diingat bahwa pekerjaan yang sudah selesai dikerjakan di kantor dapat membantu diri sendiri untuk lebih tenang, sehingga tidak sampaikan terbawa ke dalam mimpi. 

Mulai sekarang cobalah untuk membuat batasan untuk diri sendiri agar kehidupan menjadi lebih nyaman dan seimbang ya, Ma. 

2. Berusaha untuk melakukan relaksasi sebelum tidur 

2. Berusaha melakukan relaksasi sebelum tidur 
Pixabay.com/asundermeier

Psikolog Alexandra Gabriella berpendapat kalau relaksasi sebelum tidur sangat diperlukan demi kenyamanan diri sendiri. Sebelum terlelap tidur, tubuh dan pikiran harus tenang agar kualitas tidur menjadi lebih nyaman. 

Kurangi berbagai beban pikiran seperti pekerjaan di kantor yang tak kunjung selesai. Perlu disadari saat memikirkan mengenai pekerjaan, ini akan membuat kondisi pikiran menjadi stres. 

Sebelum ini terjadi, sebaiknya relaksasi menggunakan aroma terapi, membaca buku atau sekadar mendengarkan lantunan musik yang menenangkan. Relaksasi seperti ini dapat membantu pikiran menjadi lebih jernih dari berbagai pikiran negatif. 

“Tetaplah makukan relaksasi sebelum tidur agar kerja otak bisa lebih ringan sebelum tidur. Jika tidak, otak kita akan sulit masuk ke tahap deepsleep sehingga banyak terjadi mimpi-mimpi yang tidak diinginkan,” ucap Alexandra Gabriella. 

Editors' Picks

3. Melakukan diskusi menyenangkan sebelum tidur

3. Melakukan diskusi menyenangkan sebelum tidur
Freepik/Yanalya

Melakukan sesuatu yang menyenangkan sebelum tidur bisaa membantu pikiran menjadi lebih jernih nih, Ma. 

Seringkali seseorang yang tiba-tiba bermimpi sedang bekerja di dalam alam mimpinya dapat terjadi karena tidak melakukan relaksasi terlebih dahulu sebelum tidur. Kondisi inilah yang membuat pikiran negatif mudah sekali hadir ke dalam mimpi, termasuk saat seseorang memikirkan mengenai pekerjaannya yang belum terselesaikan. 

Dalam mengatasi kondisi tersebut, Mama bisa melakukan diskusi kecil mengenai topik-topik yang menyenangkan sebelum beranjak tidur. Ajaklah pasangan, anak atau anggota keluarga lainnya untuk membahas topik tertentu.

Saat melakukan diskusi menyenangkan sebelum tidur secara tidak langsung bertujuan untuk mendistraksi pikiran agar terhindari dari pikiran mengenai berbagai pekerjaan kantor. 

4. Membuat jadwal prioritas untuk diri sendiri agar semua lebih teratur

4. Membuat jadwal prioritas diri sendiri agar semua lebih teratur
Pexels/Tookapic

Ma, sebuah jadwal keseharian bisa dibuat untuk membantu berbagai priotitas yang perlu dikerjakan di hari tersebut. Selain itu, sebuah jadwal rutinitas ini tidak hanya sebuah tulisan saja karena dapat membantu diri sendiri dalam mengenal waktu. 

Sebuah jawal prioritas dapat membuat seeorang lebih beraktivitas lebih teratur dari biasanya. Setidaknya ini dapat mengingatkan diri sendiri mengenai kapan waktu yang tepat untuk bekerja, bercanda hingga istirahat. 

Psikolog Alexandra Gabriella mengingatkan bahwa saat pikiran mengenai pekerjaan di kantor tiba-tiba muncul, cobalah ingatkan diri sendiri kalau sekarang bukanlah waktu yang tepat untuk memikirkan pekerjaan kantor. 

Baca juga: Lewat Kebiasaan Menulis Jurnal, Andra Alodita Selalu Bisa Bersyukur

5. Memahami arti mimpi mengenai pekerjaan 

5. Memahami arti mimpi mengenai pekerjaan 
Freepik/Rawpixel.com

Ma, perlu diingat bahwa selama mimpi pekerjaan yang terlintas itu bermakna positif seperti naik jabatan, target kantor yang tercapat atau mampu mengerjakan tugas dengan baik. Ini seolah menjadi motivasi tersendiri untuk membawa dampak positif. 

Lalu jika memang mimpi yang muncul terkesan negatif, sebaiknya perlu digali lebih dalam mengenai konflik yang sedang dialami oleh diri sendiri. Kenali dulu permasalahan yang ada hingga kondisi tersebut dapat masuk ke dalam mimpi. Konflik yang terjadi bisa karena masalah eksternal karena tuntutan orang lain atau bahkan internal dari dalam diri sendiri. 

Jika ingin mendapatkan berbagai masukan positif mengenai mimpi, Mama pun dapat meminta bantuan psikolog profesional untuk memberikan berbagai solusi.

Itulah beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menghentikan munculnya mimpi-mimpi mengenai pekerjaan. Bila mimpi ini membuatmu terusik dan tidak nyaman, semoga beberapa tips di atas bisa membantu.

Baca juga: 

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!

;