Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

6 Gejala Herpes yang Sering Disangka Sepele, Namun Sangat Menular!

6 Gejala Herpes yang Sering Disangka Sepele, Namun Sangat Menular!
Istockphoto/PonyWang
Intinya sih...
  • Munculnya lepuhan kecil berisi cairan (Blisters)Lepuhan biasanya dimulai sebagai bintik merah yang kemudian berkembang menjadi kantung cairan. Saat pecah, cairan yang keluar dapat menularkan virus, sehingga ini merupakan fase paling menular.
  • Rasa gatal, panas, atau kesemutan sebelum lepuhan munculPada fase ini, Mama mungkin merasakan sensasi gatal, panas, atau kesemutan di area yang akan terinfeksi. Gejala ini sering terjadi pada penderita yang mengalami kambuh berulang.
  • Luka terbuka setelah lepuhan pecahLuka ini sering kali tampak seperti goresan dangkal atau borok kecil yang berwarna kemerahan atau
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Herpes sering dianggap sebagai masalah kulit biasa karena gejalanya bisa sangat halus, mulai dari lepuh kecil hingga rasa perih ringan yang mirip iritasi.

Padahal, di balik tanda-tanda yang tampak sepele itu, virus herpes simplex (HSV) dapat menular dengan sangat cepat, bahkan sebelum gejalanya benar-benar muncul.

Banyak orang baru menyadari infeksinya ketika luka mulai mengganggu atau muncul kembali secara berulang. Itulah mengapa mengenali gejala awal herpes menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran dan mendapatkan penanganan lebih cepat. 

Berikut Popmama.com akan membahas tentang 6 gejala herpes yang sering disangka sepele, namun sangat menular. Simak pembahasannya dibawah ini.

1. Munculnya lepuhan kecil berisi cairan (Blisters)

Istockphoto/Olegmalyshev
6 Gejala Herpes yang Sering Disangka Sepele, Namun Sangat Menular!

Gejala yang paling dikenal dari herpes adalah munculnya lepuhan kecil berisi cairan. Lepuhan ini biasanya berkelompok dan terasa nyeri ketika disentuh.

Pada herpes mulut, lepuhan sering muncul di sekitar bibir, hidung, atau dagu. Sementara pada herpes genital, lepuhan dapat muncul di area vagina, penis, selangkangan, anus, atau paha bagian dalam.

Lepuhan biasanya dimulai sebagai bintik merah yang kemudian berkembang menjadi kantung cairan. Saat pecah, cairan yang keluar dapat menularkan virus, sehingga ini merupakan fase paling menular.

Lepuhan juga dapat berubah menjadi luka terbuka yang memerlukan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu sampai sembuh.

2. Rasa gatal, panas, atau kesemutan sebelum lepuhan muncul

6 Gejala Herpes yang Sering Disangka Sepele, Namun Sangat Menular!
Istockphoto/Doucefleur

Salah satu ciri khas herpes adalah adanya fase peringatan dini yang disebut prodromal symptoms. Pada fase ini, Mama mungkin merasakan sensasi gatal, panas, atau kesemutan di area yang akan terinfeksi.

Sensasi ini dapat muncul 1–2 hari sebelum lepuhan terlihat. Gejala ini sering terjadi pada penderita yang mengalami kambuh berulang.

Karena tubuh sudah sebelumnya terpapar virus, sistem saraf dapat memberikan sinyal awal bahwa infeksi akan aktif kembali. Meski tidak terlihat dari luar, fase prodromal ini termasuk masa ketika virus mulai berkembang dan risiko penularan tetap ada.

3. Luka terbuka setelah lepuhan pecah

6 Gejala Herpes yang Sering Disangka Sepele, Namun Sangat Menular!
Istockphoto/Giawgoi

Ketika lepuhan herpes pecah, cairan di dalamnya keluar dan meninggalkan luka terbuka. Luka ini sering kali tampak seperti goresan dangkal atau borok kecil yang berwarna kemerahan atau kekuningan.

Luka terbuka inilah yang biasanya menyebabkan rasa perih hebat, terutama saat bergesekan dengan pakaian atau terkena air. Pada sebagian orang, luka bisa bertahan beberapa hari sampai akhirnya mengering dan membentuk kerak tipis.

Luka herpes dapat membuat aktivitas harian jadi tidak nyaman, seperti aktivitas makan (jika herpes di mulut), berjalan (jika herpes di area genital), atau buang air kecil.

4. Nyeri saat buang air kecil (Khusus Herpes Genital)

6 Gejala Herpes yang Sering Disangka Sepele, Namun Sangat Menular!
Freepik/freepik

Pada herpes genital, luka dan peradangan di sekitar vagina, penis, atau uretra dapat menyebabkan rasa perih saat buang air kecil. Urin yang menyentuh area luka dapat menimbulkan sensasi terbakar yang sangat tidak nyaman.

Gejala ini lebih sering terjadi pada wanita karena struktur anatomi yang lebih sensitif dan luasnya area yang bisa terinfeksi. Pada pria, keluhan ini juga mungkin terjadi jika luka berada dekat dengan saluran kemih.

Nyeri saat buang air kecil merupakan salah satu gejala yang sering membuat penderita herpes genital segera mencari pertolongan medis.

5. Pembengkakan kelenjar getah bening & gejala mirip flu

6 Gejala Herpes yang Sering Disangka Sepele, Namun Sangat Menular!
Freepik/freepik

Gejala ini biasanya muncul saat seseorang mengalami infeksi herpes pertama kali, bukan pada kekambuhan berikutnya. Ketika virus masuk ke tubuh untuk pertama kalinya, sistem imun akan memberikan respons yang lebih kuat.

Akibatnya, penderita dapat mengalami demam ringan, lemas, sakit kepala, nyeri otot, dan pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau selangkangan

Pembengkakan kelenjar getah bening merupakan tanda bahwa tubuh sedang bekerja keras melawan infeksi. Gejala “mirip flu” ini sering membuat orang mengira mereka sedang terkena penyakit biasa, padahal itu merupakan bagian dari infeksi herpes yang baru muncul.

6. Ruam atau luka di mulut, wajah, atau area genital

6 Gejala Herpes yang Sering Disangka Sepele, Namun Sangat Menular!
Istockphoto/Asiavision

Tidak semua orang mengalami lepuhan yang jelas. Beberapa penderita hanya mengalami ruam merah, iritasi, atau kulit mengelupas yang terasa perih.

Pada herpes mulut, ruam dapat muncul di sekitar bibir dan wajah, sementara pada herpes genital, ruam bisa muncul di area kemaluan, bokong, hingga paha bagian dalam.

Ruam ini bisa terlihat seperti kulit kering atau pecah-pecah, tetapi jika disertai rasa perih, gatal, atau sensasi terbakar, Mama perlu lebih berhati-hati.

Ruam herpes dapat berkembang menjadi lepuhan jika tidak ditangani dengan tepat atau jika daya tahan tubuh sedang melemah.

6 gejala herpes yang sering disangka sepele, namun sangat menular di atas merupakan tanda paling spesifik dan paling sering muncul pada infeksi herpes, baik herpes mulut maupun genital.

Mama mungkin tidak mengalami semua gejala sekaligus, karena kondisi setiap orang berbeda. Ada yang mengalami gejala sangat ringan, ada pula yang merasa cukup parah, terutama saat infeksi pertama kali muncul.

Dengan mengenali tanda-tanda khas seperti lepuhan berisi cairan, sensasi panas sebelum luka muncul, dan ruam di area tertentu Mama dapat lebih cepat menyadari kemungkinan infeksi dan mengambil langkah yang tepat.

Semakin cepat dikenali, semakin mudah infeksi dikelola dan risiko penularan pun bisa ditekan. Semoga bermanfaat ya, Ma!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More

TVRI Resmi Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Bisa Ditonton Gratis di TV

02 Jan 2026, 09:33 WIBLife