Gen Z Tak Lagi Suka Clubbing, Lebih Pilih Game Online Bareng Teman

Tren cara bersosialisasi generasi muda mulai berubah. Jika dulu nongkrong di bar atau club menjadi aktivitas populer, kini banyak anak muda justru memilih bermain game online bersama teman. Sebuah studi yang dilakukan oleh Antenna Insights for Logitech G terhadap 1.500 responden di Australia berusia 18-45 tahun menunjukkan adanya perubahan tersebut.
Ternyata saat ini banyak responden dari generasi muda yang merasa bermain game online lebih praktis, terjangkau, sekaligus membantu menjaga hubungan pertemanan.
Berikut Popmama.com rangkum riset yang menyebut Gen Z tak lagi suka clubbing, lebih pilih game online bareng teman nih!
1. Gen Z kini memilih bersosialisasi lewat game online

Hasil studi menunjukkan bahwa sebagian besar Gen Z lebih suka terhubung dengan teman melalui permainan online dibandingkan pergi ke bar atau clubbing.
Sebanyak 61 persen responden Gen Z berusia 18-24 tahun mengatakan mereka lebih memilih bermain game online bersama teman daripada menghabiskan waktu di bar atau klub malam. Bahkan sekitar 49 persen responden di kelompok usia ini secara aktif bermain game online bersama teman-teman mereka.
Jika rentangnya ditarik lebih luas, ada sekitar 34 persen responden berusia 18-45 tahun juga mengaku memiliki preferensi serupa. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa perubahan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu biaya yang lebih terjangkau, manfaat sosial, serta kemudahan berinteraksi secara digital.
2. Clubbing ditinggalkan karena biayanya mahal

Salah satu alasan utama perubahan kebiasaan ini adalah faktor ekonomi. Riset tersebut menyebut anak muda merasa biaya untuk pergi ke bar atau club semakin mahal, sehingga mereka mencari alternatif hiburan yang lebih terjangkau.
Sebaliknya, bermain game online dianggap lebih hemat karena hanya memerlukan perangkat seperti konsol, komputer, atau ponsel. Di Australia sendiri, platform game yang paling populer meliputi PlayStation, Xbox, PC, dan perangkat mobile.
Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa ruang sosial untuk bermain game kini menjadi salah satu tempat interaksi yang cukup populer. Bahkan, aktivitas ini disebut menempati posisi kedua sebagai tempat bersosialisasi setelah kafe dan restoran.
Tren ini sejalan dengan laporan industri game global yang menyebutkan bahwa permainan online kini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang komunitas digital bagi banyak orang.
3. Game online membantu menjaga pertemanan jarak jauh

Tidak hanya bersosialisasi secara umum, penelitian juga mengungkapkan bagi Gen Z bermain game online dapat memperkuat hubungan sosial. Terutama bagi teman yang tinggal berjauhan.
Sebanyak 73 persen pemain game mengaku menggunakan game online sebagai cara untuk mempertahankan persahabatan jarak jauh. Aktivitas ini memungkinkan mereka tetap berinteraksi secara rutin meskipun tidak bertemu secara langsung.
Selain itu, pemain game yang aktif juga diketahui memiliki waktu sosial yang lebih banyak. Studi tersebut mencatat bahwa pemain yang sering bermain game menghabiskan sekitar 3,8 jam lebih banyak waktu bersama teman setiap minggu dibandingkan mereka yang jarang bermain.
Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi lama yang menganggap bermain game sebagai aktivitas antisosial mulai berubah. Kini, game online justru dianggap sebagai salah satu cara baru untuk membangun dan mempertahankan hubungan sosial di era digital.
Itulah tadi informasi mengenai Gen Z lebih pilih game online untuk bersosialisasi dibanding clubbing. Wah, tren ini sangat bergeser ya!












-k45saV91jTIfXFW6njpH40sr4ukfKpKA.jpg)





