Mimpi basah adalah fenomena alamiah yang memiliki penjelasan ilmiah. Secara biologis, mimpi basah terjadi karena tubuh memproduksi hormon testosteron yang lebih banyak, sehingga perlu dikeluarkan melalui mimpi basah.
Selain itu, mimpi basah juga dapat menjadi tanda bahwa tubuh kita berfungsi dengan baik dan sehat. Oleh karena itu, kita sepatutnya bersyukur jika mengalami mimpi basah, karena hal itu menunjukkan bahwa tubuh kita menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya.
Nah, itulah penjelasan terkait hukum mimpi basah saat puasa yang penting untuk diketahui. Semoga informasinya dapat bermanfaat ya, Ma.
Apakah mimpi basah termasuk hal yang membatalkan puasa? | Tidak. Mimpi basah tidak membatalkan puasa karena mimpi basah terjadi tanpa sengaja dan tanpa tindakan sadar memasukkan sesuatu ke dalam tubuh. Puasa hanya batal oleh makan/minum/hubungan suami‑istri yang dilakukan secara sadar saat siang hari puasa. |
Jika keluar mani saat tidur siang di bulan puasa, apakah puasa hari itu batal? | Tidak. Selama keluar mani itu terjadi dalam mimpi atau tanpa ada hubungan fisik yang disengaja saat siang hari, puasa tetap sah. Mimpi basah saja tidak membatalkan puasa. |
Apakah seseorang yang mengalami mimpi basah tetap mendapatkan pahala puasa? | Ya, pahala puasa tetap utuh. Mimpi basah adalah kejadian biologis yang tidak disengaja dan tidak termasuk dosa atau pembatal puasa; jadi pahala puasamu tidak berkurang karena mimpi basah. |